Berkas Perkara Kasus Pemerkosaan Anak oleh Ayah Kandung di Depok Sudah P21

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati berbincang langsung dengan tersangka pemerkosaan anak kandung di Polres Metro Depok, Selasa 1 Maret 2022. TEMPO/ADE RIDWAN

TEMPO.CO, Depok - Berkas perkara kasus pemerkosaan anak oleh ayah kandung yang terjadi di Kota Depok telah dilimpahkan dari kepolisian ke kejaksaan. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok Andi Rio Rahmatu mengatakan berkas tersebut telah dinyatakan lengkap atau P21.

"Telah dinyatakan lengkap oleh teman-teman jaksa penuntut umum atau penyidik telah menerima berkas perkara dan telah P21," kata Andi dalam keterangannya, Kamis, 19 Mei 2022.

Andi mengatakan, pihak kejaksaan pun telah menunjuk 3 jaksa penuntut umum, yakni Alfa Dera, Adhi Prasetya Handono, dan Charles Hengky Pangaribuan untuk mengawal kasus ayah perkosa anak tersebut. "Tersangka A (48) akan segera dihadapkan ke persidangan oleh Kejari Depok dalam waktu dekat untuk diadili," kata Andi.

Andi mengatakan, pihaknya akan bekerja maksimal dalam membuktikan perbuatan tersangka dalam persidangan nanti.

"Berdasarkan laporan jaksa peneliti, tersangka dalam modus melakukan perbuatannya sangat sadis, menggunakan senjata tajam untuk melakukan persetubuhan terhadap anaknya serta perbuatan tersebut dilakukan secara berulang kali," kata Andi.

Andi Rio mengungkapkan, tersangka A diduga melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pada Pasal 81 ayat (1), Ayat (3) jo pasal 76D UU No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, sebagaimana diubah terakhir dengan UU No 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi UU jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP dari Penyidik Polres Metro Depok.

“Kami akan mendakwakan undang-undang perlindungan anak atas kasus ini,” ucapnya.

Kasus pemerkosaan anak oleh ayah kandung ini terungkap pada Selasa, 1 Maret 2022. Satreskrim Polres Metro Depok menangkap menetapkan tersangka kepada Agus alias Ateng, 48 tahun.

Agus alias Ateng ini diduga melakukan pemerkosaan terhadap putri kandungnya sendiri yang masih berusia 11 tahun selama kurang lebih 20 kali dalam kurun waktu Januari 2021 hingga Februari 2022.

Kejadian ini pun sempat menjadi sorotan nasional, hingga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati datang langsung ke Kota Depok untuk memberi perhatian terhadap kasus pemerkosaan tersebut.

ADE RIDWAN YANDWIPUTRA

Baca juga: 5 Fakta Seputar Kasus Pemerkosaan Ayah terhadap Anak Kandung di Depok

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Anak Citayam Main ke Dukuh Atas, Pemkot Depok Segera Bangun Depok Open Space

15 jam lalu

Anak Citayam Main ke Dukuh Atas, Pemkot Depok Segera Bangun Depok Open Space

Pemkot Depok akan membangun Depok Open Space sebagai wadak ekspresi anak-anak muda. Dibangun di depan Balai Kota tanpa pakai APBD.


Kekerasan Seksual Anak di Bogor, Kementerian PPPA Desak Polisi Tangkap Pelaku

18 jam lalu

Kekerasan Seksual Anak di Bogor, Kementerian PPPA Desak Polisi Tangkap Pelaku

Kasus kekerasan seksual anak ini telah dilaporkan ke Polres Bogor dan naik ke tahap penyidikan, namun belum ada penahanan terhadap terlapor.


Proyek Underpass Dewi Sartika Depok Rusak Jaringan Internet, Layanan Disdukcapil Terdampak

1 hari lalu

Proyek Underpass Dewi Sartika Depok Rusak Jaringan Internet, Layanan Disdukcapil Terdampak

Jaringan internet milik PT Telkom Indonesia rusak akibat pembangunan underpass Dewi Sartika di Kota Depok.


ASN Depok Ditahan karena Potong Upah Honorer, setelah Viral Poster Minta Tolong Jokowi

1 hari lalu

ASN Depok Ditahan karena Potong Upah Honorer, setelah Viral Poster Minta Tolong Jokowi

ASN Depok ditahan karena memotong upah tenaga honorer dengan dalih buat bayar BPJS. Terungkap setelah viral poster minta tolong Jokowi.


3 Ustad dan 1 Santri Senior Tersangka Pencabulan Santriwati Depok, Kuasa Hukum: Ada Dipersi

1 hari lalu

3 Ustad dan 1 Santri Senior Tersangka Pencabulan Santriwati Depok, Kuasa Hukum: Ada Dipersi

Kuasa hukum 3 ustad dan 1 santri tersangka pencabulan santriwati berinisial P alias A di Depok mengaku belum berkomunikasi dengan pelapor:


Kuasa Hukum Terduga Pelaku Pencabulan Santriwati Minta Sebutan Santri Senior Tidak Disalahartikan

2 hari lalu

Kuasa Hukum Terduga Pelaku Pencabulan Santriwati Minta Sebutan Santri Senior Tidak Disalahartikan

Tim kuasa hukum P alias A, kakak kelas yang disebut terlibat kasus pencabulan santriwati di Depok menyatakan kliennya baru 15 tahun.


Kasus Pencabulan Santriwati di Depok, Kuasa Hukum Santri P Sebut Kliennya Masih Saksi

2 hari lalu

Kasus Pencabulan Santriwati di Depok, Kuasa Hukum Santri P Sebut Kliennya Masih Saksi

Kuasa hukum santri P minta pemeriksaan kasus pencabulan santriwati di Depok dilakukan sesuai undang-undang tentang Pidana Anak.


Kasus Pelecehan Seksual 11 Santriwati di Depok, Kuasa Hukum Minta bantuan DPR

2 hari lalu

Kasus Pelecehan Seksual 11 Santriwati di Depok, Kuasa Hukum Minta bantuan DPR

Sejak polisi menetapkan empat tersangka kasus pencabulan santriwati, baru satu yang diamankan sedangkan 3 tersangka lain masih bebas.


Fase Pengeboran Underpass Dewi Sartika, Ada Perubahan Rekayasa Lalu Lintas

2 hari lalu

Fase Pengeboran Underpass Dewi Sartika, Ada Perubahan Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah Kota Depok kembali mengubah rekayasa lalu lintas di sekitar area pembangunan underpass Dewi Sartika.


Resmi Ditahan, Komisioner KPU Jawa Barat Titik Nurhayati Ditempatkan di Rutan Sukamiskin

4 hari lalu

Resmi Ditahan, Komisioner KPU Jawa Barat Titik Nurhayati Ditempatkan di Rutan Sukamiskin

Penahanan mantan Ketua KPU Depok Titik Nurhayati di rutan khusus koruptor tersebut dilakukan sejak hari ini.