Skimming ATM, WNA Latvia Berhasil Curi Rp 1,2 Miliar

Jumat, 20 Mei 2022 20:52 WIB

Ilustrasi Skimming Kartu Kredit. naplesnews.com

TEMPO.CO, JakartaPolda Metro Jaya berhasil meringkus RM, 46 tahun, warga negara asing (WNA) asal Latvia yang diduga melakukan kejahatan skimming kepada para nasabah bank di Indonesia. Total kerugian akibat perbuatannya itu mencapai Rp1,2 miliar.

"Ini dia beraksi (melakukan skimming) dari April, Mei, kurang lebih dua bulan. Dari hasil perhitungan penyidik dan hasil cek ke pihak bank yang dirugikan total kerugian semua Rp1,2 miliar," Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat, 20 Mei 2022.

Diduga Terhubung dengan Jaringan Internasional

Zulpan mengatakan pelaku tidak beraksi sendiri dan diduga memiliki jaringan internasional. Pasalnya pelaku mengaku hanya mendapatkan bagian 1,5 persen dari total uang yang dicuri dan dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Tim penyidik masih mendalami kasus skimming ini dan tidak mau langsung mempercayai pengakuan pelaku yang hanya mendapatkan keuntungan sebesar 1,5 persen saja.

"Tersangka dapat 1,5 persen dari jumlah yang yang berhasil dikirimkan dari kartu binance yang sudah tersangka isi dengan data informasi elektronik ke rekening tujuan sesuai perintah yang akan dikirimkan oleh pimpinan tersangka," ucap Zulpan.

Cara Pelaku Melakukan Skimming

Menurut Zulpan, pelaku skimming menjalankan aksinya dengan cara menggesekkan kartu-kartu yang dimilikinya ke mesin ATM. Kartu ini sebagai sarana untuk menampung data elektronik nasabah. Selanjutnya pelaku memindahkan data nasabah tersebut ke laptop yang sudah terpasang aplikasi proton.

"Setelah data dan informasi nasabah tersebut diakses dengan kartu binance yang telah terisi melalui ATM bank tersebut ke rekening bank yang diperintah pimpinannya melalui telegram," ucap Zulpan.

Adapun barang bukti yang berhasil disita polisi di antaranya beberapa unit ponsel, beberapa kartu ATM, dan buku tabungan dari bank swasta nasional maupun bank BUMN. Selain itu, disita pakaian yang digunakan tersangka dalam aksinya.

"Ini tentunya didapat dari gambar yang ditemukan penyidik dari rekaman CCTV saat melakukan aksi tindak pidana, kemudian juga ada satu unit sepeda motor," kata Zulpan.

Pelaku berhasil ditangkap polisi di salah satu bank di Beji, Depok, pada Rabu, 18 Mei 2020 sekitar pukul 21.00 WIB. Pelaku menggunakan sepeda motor berwarna merah merk Lexi saat melaksanakan aksi skimming-nya di sejumlah ATM. Pelaku sendiri tinggal di Firdaus Mansion, Kemang.

Penyidik menetapkan pelaku sebagai tersangka dengan menjerat menggunakan pasal 363 KUHP dan atau pasal 30 jo pasal 46 UU ITE dan atau pasal 3, 4, dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegaham dan Pemberantasan TPPU.

Dalam pasal 363 KUHP, tersangka terancam pidana 7 tahun, kemudiam pasal 30 jo pasal 46 UU ITE pidana paling lama 6 tahun dan denda 600 juta. Dengan pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU ini terdangka terancaman pidana 20 tahun penjara dan denda 5 miliar, pasal 5 UU TPPU pidana 5 tahun dan denda paling banyak 1 miliar.

"Penydik fokus kepada kejahatan yang dilakukan pelaku walaupun statusnya WNA sudah ditersangkakan dan proses akan berlanjut serta naik ke tahap sidik untuk pemberkasan," ucap dia.

Baca juga: WNA Latvia Pelaku Skimming Kumpulkan Data Nasabah Bank Swasta dan BUMN






Warga Estonia Jadi Tukang Skimming di Indonesia, Dua Pengendalinya di Luar Negeri Jadi DPO

22 menit lalu

Warga Estonia Jadi Tukang Skimming di Indonesia, Dua Pengendalinya di Luar Negeri Jadi DPO

Polisi memburu dua orang yang membayar dan mengendalikan WNA Estonia yang disuruh ke Indonesia untuk menjadi tukang skimming data nasabah bank.


Ke Indonesia Jadi Tukang Skimming, Begini Cara Warga Estonia Sedot Data Nasabah Bank

37 menit lalu

Ke Indonesia Jadi Tukang Skimming, Begini Cara Warga Estonia Sedot Data Nasabah Bank

Polisi menangkap warga Estonia yang dibayar untuk menjadi tukang skimming di Indonesia. Baru mendarat Juni ini dan langsung beraksi di tiga kota.


Warga Estonia Terbang ke Indonesia Jadi Tukang Skimming, Dibayar Pakai Bitcoin

9 jam lalu

Warga Estonia Terbang ke Indonesia Jadi Tukang Skimming, Dibayar Pakai Bitcoin

Seorang warga Estonia disewa jadi tukang skimming untuk menyedot data elektronik nasabah bank. Baru tiba Juni ini, kasusnya langsung terbongkar.


WNA Estonia Jadi Tersangka Skimming, Beraksi di Jakarta, Bogor dan Yogyakarta

9 jam lalu

WNA Estonia Jadi Tersangka Skimming, Beraksi di Jakarta, Bogor dan Yogyakarta

Seorang WNA Estonia berusia 24 tahun menjalankan aksi skimming. Menyedot dana elektronik nasabah. bank.


Dua Pekan Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Jaya Tindak 38.738 Pengendara

15 jam lalu

Dua Pekan Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Jaya Tindak 38.738 Pengendara

Menurut Polda Metro Jaya, tidak ada keistimewaan bagi pengguna rotator dan pelat khusus dalam Operasi Patuh Jaya 2022.


14 Hari Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Tilang dan Tegur 38.738 Pengendara

17 jam lalu

14 Hari Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Tilang dan Tegur 38.738 Pengendara

TEMPO.CO, Jakarta- Polda Metro Jaya telah menggelar Operasi Patuh Jaya yang dimulai pada 13-26 Juni 2022. Selama kurang lebih 14 hari operasi digelar polisi telah melakukan penegakan hukum berupa tilang dan teguran simpatik kepada 38.738 pengendara.


Kasus Pemerkosaan Warga Pluit oleh WNA Asal Cina Naik ke Penyidikan

2 hari lalu

Kasus Pemerkosaan Warga Pluit oleh WNA Asal Cina Naik ke Penyidikan

Polda Metro Jaya telah menaikkan status ke penyidikan terhadap kasus dugaan pemerkosaan seorang perempuan warga Pluit oleh WNA asal Cina.


Polisi Dalami Laporan soal Holywings Promo Miras untuk Muhammad-Maria

3 hari lalu

Polisi Dalami Laporan soal Holywings Promo Miras untuk Muhammad-Maria

Manajemen Holywings Indonesia dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena promo miras bagi yang bernama Muhammad dan Maria


Kemendagri Sebut Dana APBD DKI Terbanyak Mengendap di Bank

5 hari lalu

Kemendagri Sebut Dana APBD DKI Terbanyak Mengendap di Bank

Kemendagri mencatat dana APBD dari seluruh Indonesia mengendap di bank sebesar Rp 183,32 triliun. Terbanyak APBD DKI.


Polda Metro Jaya Apresiasi Khilafatul Muslimin Bekasi Deklarasi Setia Pancasila

5 hari lalu

Polda Metro Jaya Apresiasi Khilafatul Muslimin Bekasi Deklarasi Setia Pancasila

Deklarasi tersebut menandakan kesadaran para korban Khilafatul Muslimin di Bekasi bahwa pemahamannya selama ini salah.