Terdakwa Investasi Emas Skema Ponzi Budi Hermanto Dituntut 17 Tahun Penjara

Senin, 23 Mei 2022 20:56 WIB

Sidang penipuan penggelapan dan pencucian uang berkedok investasi emas dengan skema ponzi di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu, 16 Maret 2022. FOTO: AYU CIPTA

TEMPO.CO, Tangerang - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Budi Hermanto, terdakwa kasus penipuan investasi emas skema ponzi, dihukum 17 tahun penjara. Pembacaan tuntutan berlangsung di Pengadilan Negeri Tangerang, hari ini setelah sempat ditunda enam kali.

JPU Devina dan Desi Marjanti juga menuntut  terdakwa didenda Rp 2 miliar.

Terdakwa disebut terbukti melanggar Pasal 378 KUHP juncto Pasal 372 KUHP juncto Pasal 379a KUHP dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU).

Kuasa hukum korban investasi emas skema ponzi, Rasamala Aritonang menyambut baik tuntutan JPU agar aset terdakwa yang telah disita dikembalikan pada korban.

"JPU juga meminta pada Majelis Hakim agar aset terdakwa yang pernah disita sebelumnya dikembalikan pada 22 orang korban," kata Rasamala pada Senin, 23 Mei 2022.

Rasamala mengatakan permintaan pengembalian aset kepada korban menjadi salah satu langkah penting agar penegakan hukum mulai serius memperhatikan aspek pemulihan kerugian korban. Bukan sekadar menangkap dan menghukum pelaku saja.

"Kami apresiasi tuntutan agar aset terdakwa yang disita dikembalikan pada korban, khususnya 8 orang korban yang kami dampingi," kata Rasamala.

Pengacara dari kantor hukum Visi Law Office itu menyatakan ada dua hal yang menunjukkan hasil pengajuan gugatan Pasal 98 KUHAP dalam kasus ini, yaitu diakuinya posisi 6 korban tambahan. Para korban ini belum pernah diperiksa saat proses penyidikan atau di luar berkas dan tuntutan pengembalian aset kepada korban.

Kuasa hukum korban penipuan investasi emas skema ponzi itu juga berharap majelis hakim dapat memperkuat upaya membangun praktik penegakan hukum yang meletakkan korban pada posisi penting dan tidak terabaikan. Sebelumnya, kuasa hukum korban telah mengajukan gugatan pemulihan kerugian korban skema ponzi menggunakan mekanisme Pasal 98 KUHAP pada persidangan pidana yang sedang berjalan.

Hakim menerima pengajuan gugatan penggabungan ganti kerugian tersebut. Tim kuasa hukum 8 korban juga diizinkan hadir, mengajukan bukti dan pertanyaan dalam kapasitas sebagai pihak penggugat.

"Gugatan ini diajukan agar para korban kejahatan lebih mendapatkan perhatian yang adil dalam penegakan hukum dan bertujuan pada pemulihan kerugian korban," kata Rasamala.

Pada 11 April 2022, majelis hakim juga mengabulkan permohonan sita jaminan dan menerbitkan penetapan agar penyidik dengan pendampingan JPU melakukan penyitaan terhadap 20 kilogram emas yang diduga telah dialihkan pada pihak lain sebelum dilakukan penyitaan secara pidana dilakukan.

Namun penyitaan gagal dilakukan. Pada sidang 18 Mei lalu, JPU mengatakan penyitaan gagal dilakukan oleh penyidik karena pemilik toko emas tempat barang yang akan disita itu keberatan. Meski demikian JPU dalam amar tuntutan perkara penipuan investasi emas itu tetap meminta sita jaminan dilaksanakan.

AYU CIPTA

Baca juga: Kasus Investasi Emas Bodong, Korban: 8 Orang Rugi Rp 53 Miliar






Kuasa Hukum Korban DNA Pro Bantah Rendahkan Profesi Tukang Ojek

14 jam lalu

Kuasa Hukum Korban DNA Pro Bantah Rendahkan Profesi Tukang Ojek

Bayu Wicaksono, kuasa hukum korban penipuan investasi DNA Pro, mengklarifikasi pemberitaan yang menyebutkan dirinya merendahkan profesi tukang ojek.


Jadi Brand Ambassador, Angel Lelga Beberkan Kronologi Kena Tipu Bisnis Kripto

1 hari lalu

Jadi Brand Ambassador, Angel Lelga Beberkan Kronologi Kena Tipu Bisnis Kripto

Angel Lelga kena tipu proyek kripto currency. Namanya dijadikan brand ambassador oleh salah satu perusahaan aset kripto.


Sungai Cisadane Penuh Lumpur Akibat Banjir Cisarua, Pasokan Air PAM di Tangerang Terhenti

1 hari lalu

Sungai Cisadane Penuh Lumpur Akibat Banjir Cisarua, Pasokan Air PAM di Tangerang Terhenti

Perumdam Kabupaten Tangerang menyiapkan mobil tanki untuk mendistribusikan air PAM ke pelanggan. Berdampak pada 100 ribu lebih pelanggan.


Selain Ivan Gunawan, Polisi Juga Kembali Periksa DJ Una dalam kasus DNA Pro

2 hari lalu

Selain Ivan Gunawan, Polisi Juga Kembali Periksa DJ Una dalam kasus DNA Pro

Pemeriksaan Ivan Gunawan telah usai sementara pemeriksaan DJ Una masih berjalan.


Simak, inilah 4 Cara Mengenali Modus Penipuan di WhatsApp

2 hari lalu

Simak, inilah 4 Cara Mengenali Modus Penipuan di WhatsApp

Sebagai aplikasi yang jamak digunakan masyarakat, WhatsApp tidaklah aman dari modus penipuan daring. Bagaimana cara mengenali penipuan di WA?


Imigrasi Deportasi WNA Jepang Tersangka Penipuan Dana Bansos via Bandara Soekarno-Hatta

3 hari lalu

Imigrasi Deportasi WNA Jepang Tersangka Penipuan Dana Bansos via Bandara Soekarno-Hatta

Sebelum menjalani proses deportasi, izin tinggal WNA Jepang itu juga telah dinyatakan gugur karena paspornya dicabut oleh Kudubes Jepang.


BNI Tanam 2 Ribu Pohon Rayakan 20 Tahun Anti Cuci Uang dan Terorisme

3 hari lalu

BNI Tanam 2 Ribu Pohon Rayakan 20 Tahun Anti Cuci Uang dan Terorisme

Sebanyak 2.000 bibit pohon di beberapa wilayah dalam negeri BNI dan beberapa cabang luar negeri BNI.


BNI Tanam 2 Ribu Pohon Rayakan 20 Tahun Anti Cuci Uang dan Terorisme

3 hari lalu

BNI Tanam 2 Ribu Pohon Rayakan 20 Tahun Anti Cuci Uang dan Terorisme

Sebanyak 2.000 bibit pohon di beberapa wilayah dalam negeri BNI dan beberapa cabang luar negeri BNI.


Hati-hati Jebakan Love Scamming di Dating Apss Sosmed, ini 6 Cara Menghindarinya

6 hari lalu

Hati-hati Jebakan Love Scamming di Dating Apss Sosmed, ini 6 Cara Menghindarinya

Baru-baru ini seorang warga Indonesia terkena penipuan love scamming sampai menghabiskan uang Rp 2,4 miliar. Bagaimana cara menghindari modus ini?


Eksklusif: Melihat dari Dekat Perkuliahan Narapidana di Lapas Pemuda Tangerang

6 hari lalu

Eksklusif: Melihat dari Dekat Perkuliahan Narapidana di Lapas Pemuda Tangerang

Kesan penjara yang seram, kumuh, dan menakutkan hilang seketika begitu kaki melangkah memasuki Lapas Pemuda Tangerang