Rektor Universitas Ibnu Chaldun Diperiksa Polisi Soal Laporan Pencemaran Nama

Bersama puluhan mahasiswanya, Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar datangi Polda Metro Jaya atas pencemaran nama baiknya sebagai profesor gadungan pada Senin 28 Maret 2022. Tempo/Hamdan Ismail

TEMPO.CO, Jakarta - Rektor Univesitas Ibnu Chaldun Jakarta Musni Umar diperiksa Polda Metro Jaya sebagai pelapor dalam kasus pencemaran nama baik yang dialaminya. Laporannya tercatat bernomor LP/B/1691/IV/2022/SPKT/Polda Metro Jaya pada 1 April 2022.

Musni Umar melaporkan Direktur Pasca Sarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung berinisial YLH yang menudingnya telah memalsukan ijazah. YLH menyebut Musni sebagai profesor gadungan karena berijazah palsu dan memiliki pekerjaan menjilat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Jadi saya hari ini diundang oleh Polda Metro Jaya untuk klarifikasi sehubungan dengan laporan balik yang kita lakukan tanggal 1 April 2022," kata dia di Polda Metro Jaya, Selasa, 31 Mei 2022.

Akibat tudingan yang viral di media sosial itu, rektor itu merasa dirugikan. Begitu pula seluruh sivitas akademika Universitas Ibnu Chaldun. Musni mengatakan Universitas Ibnu Chaldun Jakarta adalah satu di antara universitas Islam tertua di Indonesia.

"Jadi saya terima kasih sudah di-follow up laporan kita dan kita lapor ini karena kita merasa khususnya saya dan sebagai rektor Universitas Ibnu Chaldun, dan seluruh sivitas akademika merasa sangat dirugikan," ucap Musni.

Kuasa hukum Musni, M. Husein Marasabessy menambahkan, Direktur Pasca Sarjana Institut Agama Kristen Negeri Tarutung YLH membuat cuitan di media sosial saat menyinggung kliennya. Padahal, dia mengatakan, kliennya sama sekali tak mengenal sosok YLH.

"Ada loh di akun twitter itu yang atas nama YLH itu dia membawa nama klien kami bahkan membawa nama Pak Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta. Bukan hanya diri klien kami tapi juga sivitas akademika tercemarkan nama baiknya," ujar dia.

Husein menerangkan, YLH menulis surat terbuka kepada Presiden Jokowi dan 11 lembaga lainnya termasuk Gubernur DKI  Jakarta. Dia turut melampirkan foto kliennya yang diselipkan keterangan-keterangan bernada tudingan seperti profesor gadungan.

YLH juga menulis "Selamatkan generasi muda Indonesia dari tipu muslihat Musni Umar dari pemakaian gelar "Profesor Gadungan "di @UIC Jakarta yang merugikan semua alumni @UIC Jakarta yang memiliki ijazah palsu", karena Rektor @UIC Jakarta bergelar " Profesor Gadungan " tak memiliki " Jabatan Fungsional.

Untuk menguatkan laporannya dalam pemeriksaan ini, Husein mengaku telah mengumpulkan barang bukti pencemaran nama baik rektor Universitas Ibnu Chaldun untuk diserahkan kepada penyidik. Dia juga menyatakan telah mengumpulkan keterangan saksi-saksi. "kita sudah print out hasil twitter itu, meme-memenya juga sudah kita print out, di tambah keterangan saksi-saksi yang kita sudah kita siapkan juga," kata Husein.

Baca juga: Dilaporkan Soal Gelar Profesor Palsu, Rektor Universitas Ibu Chaldun Musni Umar: Pembunuhan Karakter






Gerebek Lumpur Anies Baswedan Digencarkan sejak Jakarta Kerap Banjir

3 jam lalu

Gerebek Lumpur Anies Baswedan Digencarkan sejak Jakarta Kerap Banjir

Gerebek lumpur mulai digencarkan di masa Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Pemerintah daerah fokus mengeksekusi program itu sejak Jakarta sering banjir


Gerebek Lumpur Anies Baswedan Berlanjut, Anak Buah Heru Budi: Fokus di Lokasi Langganan Banjir

6 jam lalu

Gerebek Lumpur Anies Baswedan Berlanjut, Anak Buah Heru Budi: Fokus di Lokasi Langganan Banjir

Program gerebek lumpur yang dimulai di era Anies Baswedan mampu mengurangi titik banjir. Penjabat Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono melanjutkannya.


Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

6 jam lalu

Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

Hotman Paris sempat mengatakan sabu 5 kg yang disebut ditukar tawas oleh Teddy Minahasa masih ada dan disimpan kejaksaan


Anak Buah Heru Budi Sebut Gerebek Lumpur Anies Baswedan Harus Dilakukan Terus-menerus

7 jam lalu

Anak Buah Heru Budi Sebut Gerebek Lumpur Anies Baswedan Harus Dilakukan Terus-menerus

Gerebek lumpur berfungsi untuk memelihara saluran air. Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono akan melanjutkan program itu.


Kantor DPW NasDem Aceh Dilempari Telur Busuk dan Kaus Kaki, DPP: Nggak Perlu Ditanggapi

7 jam lalu

Kantor DPW NasDem Aceh Dilempari Telur Busuk dan Kaus Kaki, DPP: Nggak Perlu Ditanggapi

DPP NasDem membenarkan ada pelemparan telur busuk dan kaos kaki ke kantor DPW NasDem Aceh saat Anies Baswedan melakukan safari politik.


Anies Baswedan Besok Sambangi Pekanbaru, Kapolresta Kerahkan 1.140 Personel Gabungan

8 jam lalu

Anies Baswedan Besok Sambangi Pekanbaru, Kapolresta Kerahkan 1.140 Personel Gabungan

Anies Baswedan akan safari politik ke Pekanbaru Ahad, 4 Desember 2022. Untuk pengamanan, Kapolresta Pekanbaru kerahkan 1.140 personel gabungan.


Setelah Aceh, Anies Baswedan Lanjutkan Safari Politik ke Padang Hari Ini

13 jam lalu

Setelah Aceh, Anies Baswedan Lanjutkan Safari Politik ke Padang Hari Ini

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dijadwalkan bertandang ke Padang, Sumatera Barat, pukul 13.00 WIB hari ini.


Anies Baswedan Safari ke Aceh, NasDem Targetkan Bisa Menang 85 Persen

14 jam lalu

Anies Baswedan Safari ke Aceh, NasDem Targetkan Bisa Menang 85 Persen

Anies Baswedan, menyambangi Aceh sejak Jumat 2 Desember hingga hari ini. i NasDem mengklaim sambutan masyarakat Aceh menyambut Anies luar biasa.


Bertemu Wali Nanggroe Aceh, Anies Baswedan Harap Masyarakat Rawat Perdamaian

17 jam lalu

Bertemu Wali Nanggroe Aceh, Anies Baswedan Harap Masyarakat Rawat Perdamaian

Anies Baswedan berharap Aceh terus berikhtiar menjaga perdamaian dengan selalu menghadirkan keadilan sosial kepada masyarakat.


Ferry Mursyidan Baldan Ditemukan Meninggal, Keluarga Tolak Autopsi

1 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Ditemukan Meninggal, Keluarga Tolak Autopsi

Polda Metro Jaya mengatakan pihak keluarga mantan Menteri ATR Ferry Mursyidan Baldan menolak autopsi