BPS Kabupaten Bogor Gelar Sensus Penduduk, 83 Pertanyaan Bakal Diajukan

Petugas Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pendataan secara tatap muka di kawasan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta, Selasa, 8 September 2020. BPS melakukan sensus penduduk secara tatap muka hingga 30 September 2020 untuk mendata penduduk yang belum tercatat saat sensus penduduk secara daring dalam rangka memperoleh satu data kependudukan nasional. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Cibinong - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor kembali melakukan sensus penduduk yang sempat tertunda karena pandemi Covid-19. Koordinator Statistik Sosial BPS Kabupaten Bogor Ujang Jaelani mengatakan sensus yang berlangsung hingga 30 Juni 2022 itu akan dilakukan terhadap 49.888 rumah tangga. 

Sebanyak 902 petugas telah direkrut BPS Kabupaten Bogor untuk mengajukan 83 pertanyaan kepada warga. "Hasil dari 83 pertanyaan itu nanti berupa parameter demografi, indikator SDGs, dan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional)," kata Ujang di Bogor, Rabu 1 Juni 2022.

Ujang mengatakan sensus ini adalah merupakan lanjutan sensus penduduk tahun 2020. Dari hasil sensus sebelumnya, BPS telah memperoleh angka jumlah penduduk beserta rinciannya seperti jenis kelamin dan usia masing-masing warga.

Pada sensus yang berlangsung sejak 15 Mei-30 Juni 2022, BPS menyasar 49.888 rumah tangga di 432 desa/kelurahan, yang ada di 40 kecamatan Kabupaten Bogor. Jumlah rumah tangga yang disensus tersebut akan menjadi sampel dari sekitar 1 juta rumah tangga di kabupaten itu.

Kepala BPS Kabupaten Bogor Sarwono mengatakan sensus penduduk tahun 2020 ini semula diselenggarakan tahun 2021. Namun sensus tidak berjalan mulus karena ada refocusing anggaran. Pada saat itu, kasus Covid-19 melonjak tinggi.

Untuk menuntaskan sensus tersebut, BPS Kabupaten Bogor mengerahkan 902 petugas. Sarwono menyampaikan terima kasih atas bantuan Pemkab Bogor merekrut para petugas sensus itu. 

“Sehingga dapat terpenuhi jumlah petugas sensus sebanyak 902 orang,” ujarnya.

BPS Kabupaten Bogor berharap para ASN dapat membantu petugas sensus penduduk memberikan penjelasan kepada warga sekitar tempat tinggal masing-masing tentang kegiatan tersebut.

Baca juga: Jumlah Petugas Sensus Penduduk 2020 Kabupaten Bogor Terbesar di Indonesia






Ancaman Resesi, Kemenperin Dorong Optimalisasi Pasar Dalam Negeri

16 jam lalu

Ancaman Resesi, Kemenperin Dorong Optimalisasi Pasar Dalam Negeri

Kemenperin beberkan sejumlah upaya mendorong penggunaan produk dalam negeri untuk memperkuat ekonomi nasional di tengah ancaman resesi global.


Kunjungan Turis Meningkat 364,31 Persen, Paling Banyak dari Malaysia

1 hari lalu

Kunjungan Turis Meningkat 364,31 Persen, Paling Banyak dari Malaysia

Data BPS menunjukkan jumlah wisatawan asing atau turis yang masuk ke Indonesia mencapai 678,5 ribu pada Oktober 2022.


Umur Harapan Hidup Orang Jakarta Bertambah 1,29 Tahun Selama Satu Dekade, Jadi 73,32 Tahun

2 hari lalu

Umur Harapan Hidup Orang Jakarta Bertambah 1,29 Tahun Selama Satu Dekade, Jadi 73,32 Tahun

Umur harapan hidup orang Jakarta pada 2022 meningkat menjadi 73,32 tahun. Menunjukkan derajat kesehatan yang semakin membaik.


BPS: Nilai Tukar Petani Nasional Naik 0,50 Persen Jadi 107,81 pada November 2022

2 hari lalu

BPS: Nilai Tukar Petani Nasional Naik 0,50 Persen Jadi 107,81 pada November 2022

BPS menyatakan peningkatan nilai tukar petani terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 0,66 persen.


PBSI Gelar Kejurnas Bulu Tangkis Usai Absen 2 Tahun, Ada Total Hadiah Rp 1,1 Miliar

2 hari lalu

PBSI Gelar Kejurnas Bulu Tangkis Usai Absen 2 Tahun, Ada Total Hadiah Rp 1,1 Miliar

PBSI menyatakan Kejurnas bulu tangkis untuk menjaring bakat-bakat baru yang akan mengisi Pelatnas Cipayung.


Inflasi November Turun jadi 5,42 Persen, BPS: Tertinggi di Tanjung Selor

2 hari lalu

Inflasi November Turun jadi 5,42 Persen, BPS: Tertinggi di Tanjung Selor

BPS mencatat inflasi per November 2022 sebesar 5,42 persen secara tahunan atau turun dari posisi Oktober 2022 sebesar 5,71 persen.


Pandemi dan Perang Ukraina Sebabkan Negara-negara Afrika Dilanda Krisis Pangan

2 hari lalu

Pandemi dan Perang Ukraina Sebabkan Negara-negara Afrika Dilanda Krisis Pangan

Negara-negara Afrika yang menghadapi krisis pangan, membutuhkan dukungan likuiditas. Dalam beberapa kasus ada negara yang membutuhkan keringanan utang


Ekonomi Mulai Bangkit, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Turun jadi Rp 598 T

2 hari lalu

Ekonomi Mulai Bangkit, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Turun jadi Rp 598 T

Sri Mulyani menyatakan Indonesia dapat menangani pandemi sekaligus mengelola dampak sangat baik dibandingkan banyak negara-negara lain di dunia.


Waspada Penguras Saldo Rekening dengan Modus Soceng Mobile Banking, Apa Itu?

3 hari lalu

Waspada Penguras Saldo Rekening dengan Modus Soceng Mobile Banking, Apa Itu?

Pakar keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengungkap salah satu modus pembobolan rekening bank.


Data Beras Kementan dan Bulog Berbeda? BPS Jelaskan Duduk Perkara: Sudah Clear

3 hari lalu

Data Beras Kementan dan Bulog Berbeda? BPS Jelaskan Duduk Perkara: Sudah Clear

BPS membeberkan bahwa pada dasarnya tidak ada yang berbeda soal data beras yang digunakan Kementan dan Bulog.