Operasi Patuh 2022, Ini 8 Prioritas Pelanggaran yang Dikejar Polisi

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Petugas Kepolisian melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan bermotor dalam Operasi Patuh Jaya 2021 di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Senin, 20 September 2021. TEMPO/Daniel Christian D.E

TEMPO.CO, Jakarta -Selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 13 Juni 2022 lalu, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Patuh 2022.

Melalui operasi ini, terdapat 8 prioritas pelanggaran yang dikejar Polri.

Minggu lalu, 10 Juni 2022 akun Twitter @TMCPoldaMetro menjelaskan, “Pelaksanaan Ops Kepolisian Patuh Jaya tanggal 13 s/d 26 Juni 2022,” seperti yang dikutip dari laman korlantas.polri.go.id. 

Apa 8 Sasaran Prioritas?

Layaknya operasi-operasi lalu lintas sebelumnya, sasaran targetnya adalah pelanggaran lalu lalu-lintas. Adapun 8 sasaran prioritas dalam Operasi Patuh 2022 ini sebagai berikut:


1. Melawan arus

Perbuatan ini termasuk pelanggaran terhadap Pasal 287 Undang-undang No. 27 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Bila melanggar, maka ancaman sanksi berupa denda maksimal Rp 500 ribu.

2. Knalpot bising atau tidak sesuai standar.

Atas tindakan pelanggaran ini, akan dijerat dengan Pasal 285 ayat (1) juncto Pasal 106 ayat (3) UU LLAJ dengan ancaman pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda maksimal Rp 200 ribu.

3. Kendaraan memakai lampu rotator.

Terdapat pengkhususan bagi sasaran prioritas satu ini. Yakni ditujukan kepada kendaraan yang memakai plat hitam. Dimana sanksi pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda maksimal Rp 250 ribu bisa dikenakan kepada pelanggar sesuai Pasal 287 ayat (4) UU LLAJ.

4. Balap liar dan kebut-kebutan.

Aksi balap liar di jalanan umum juga menjadi sasaran prioritas pada Operasi Patuh 2022. Dimana hal ini termasuk dalam pelanggaran terhadap Pasal 297 juncto Pasal 115 huruf b UU LLAJ. Sanksinya, kurungan paling lama satu bulan atau denda maksimal Rp 3 juta.

5. Menggunakan HP saat berkendara.

Pelanggaran ini dikenai Pasal 383 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp 750 ribu.

6. Tidak menggunakan helm SNI

Tindakan ini bakal dikenakan Pasal 291 UU LLAJ dengan sanksi maksimal Rp 250 ribu.

7. Tidak memakai sabuk pengaman

Nah, terkhusus bagi pengemudi roda empat, bila tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara bakal dijerat Pasal 289 UU LLAJ dengan ancaman maksimal RP 250 ribu.

8. Berboncengan motor lebih dari satu orang

Sasaran prioritas terakhir dalam Operasi Patuh 2022 ini adalah pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang. Tindakan ini dikenai Pasal 292 UU LLAJ dengan ancaman denda maksimal Rp 250 ribu. 

RAHMAT AMIN SIREGAR
Baca : Naik Motor Pakai Sandal Jepit, Kakorlantas: Lebih Mahal Mana dengan Nyawa Kita?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.







Polda Metro Rekonstruksi Kecelakaan yang Tewaskan Mahasiswa UI Hari Ini, Ingin Transparan

29 menit lalu

Polda Metro Rekonstruksi Kecelakaan yang Tewaskan Mahasiswa UI Hari Ini, Ingin Transparan

Pertemuan antara keluarga mahasiswa UI Mohammad Hasya Athallah Syahputra dan Kapolda Fadil Imran menghasilkan beberapa titik terang.


Merunut Fakta-fakta Tewasnya Mahasiswa UI: Sudah Meninggal, Mengapa jadi Tersangka?

5 jam lalu

Merunut Fakta-fakta Tewasnya Mahasiswa UI: Sudah Meninggal, Mengapa jadi Tersangka?

Kasus meninggalnya mahasiswa UI dalam kecelakaan yang melibatkan Purnawirawan polisi menyita perhatian sejak beberapa waktu lalu. Simak 7 faktanya.


Polda Metro Rekonstruksi Kecelakaan yang Menewaskan Mahasiswa UI Besok, Gunakan CSI

12 jam lalu

Polda Metro Rekonstruksi Kecelakaan yang Menewaskan Mahasiswa UI Besok, Gunakan CSI

Polda Metro Jaya akan menggelar rekonstruksi insiden kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI Mohammad Hasya Athallah Syaputra.


Pelemparan Batu Suporter Persita ke Bus Persis Solo, Pasoepati: Kami Tak Ada Permusuhan

14 jam lalu

Pelemparan Batu Suporter Persita ke Bus Persis Solo, Pasoepati: Kami Tak Ada Permusuhan

Pihak suporter Persis Solo jelaskan tidak ada riwayat permusuhan dengan suporter Persita Tangerang.


Cerita 2 TKW Korban Wowon Serial Killer di Posko Cianjur, Rugi Rp 100 Juta dan Rp 288 Juta

16 jam lalu

Cerita 2 TKW Korban Wowon Serial Killer di Posko Cianjur, Rugi Rp 100 Juta dan Rp 288 Juta

Wowon Erawan alias Aki atau Wowon serial killer, 60 tahun, tersangka kasus pembunuhan berantai ternyata sering menebar teror kepada korbannya.


Bila Terbukti Selingkuhi Penumpang Audi A6 di Sidang Etik, Kompol D Dikenai Sanksi PDTH, Copot

17 jam lalu

Bila Terbukti Selingkuhi Penumpang Audi A6 di Sidang Etik, Kompol D Dikenai Sanksi PDTH, Copot

Kompol D melanggar etika kepribadian berupa melakukan perbuatan perzinaan atau selingkuh.


Tahan Kompol D karena Selingkuhi Penumpang Audi A6, Polda Metro: Ada Reward Ada Punishment

19 jam lalu

Tahan Kompol D karena Selingkuhi Penumpang Audi A6, Polda Metro: Ada Reward Ada Punishment

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko singgung insiden yang melibatkan Kompol D pada kecelakaan.


Dikabarkan Hilang, Satu TKW Korban Wowon Serial Killer Ditemukan Masih Bekerja di Libya

20 jam lalu

Dikabarkan Hilang, Satu TKW Korban Wowon Serial Killer Ditemukan Masih Bekerja di Libya

Polisi mengidentifikasi satu korban Wowon serial killer masih bekerja di Libya, dalam kondisi sehat. Para TKW jadi korban penipuan penggandaan uang.


Polda Metro Akan Rekonstruksi Ulang Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI Vs Pensiunan AKBP

1 hari lalu

Polda Metro Akan Rekonstruksi Ulang Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI Vs Pensiunan AKBP

Polisi menetapkan mahasiswa UI yang tewas dalam kecelakaan ini sebagai tersangka. Pensiunan AKBP dianggap tak bersalah. Polisi rekonstruksi ulang.


Mahasiswa UI Tewas, Polda Metro Minta Pakar dari Mitsubishi Cek Kondisi Pajero

1 hari lalu

Mahasiswa UI Tewas, Polda Metro Minta Pakar dari Mitsubishi Cek Kondisi Pajero

Mahasiswa UI Hasya Athallah Saputra tewas tertabrak Mitsubishi Pajero yang dikemudikan AKBP purnawirawan Eko Setia Budi