Endus Sumber Dana Khilafatul Muslimin dari Luar Negeri, Polisi Gandeng PPATK

Sejumlah santri Khilafatul Muslimin bersiap menaiki bus untuk pulang di Pekayon, Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 16 Juni 2022. Pengurus pesantren memulangkan semua santri karena pendidikan ditutup sementara. ANTARA/ Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Hengki Haryadi mengatakan pihaknya sedang menyelidiki sumber dana dari kelompok Khilafatul Muslimin. Saat ini, polisi baru mengungkap asal-usul duit Rp 2,3 miliar yang ditemukan di kantor pusat kekhalifahan di Kota Bandar Lampung berasal dari infak dan sedekah.

“Kami terus selidiki bersama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), menyelidiki itu (pendanaan luar negeri),” ujar Hengki dalam keterangannya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 18 Juni 2022.

Sebelumnya, Hengki menjelaskan Khilafatul Muslimin mewajibkan warganya untuk infak atau sedekah Rp 1.000 setiap harinya. Infak ini diberikan seusai mereka dibaiat oleh khalifah atau amir wilayah. 

"Dari semua ini warga-warganya mulai dari tingkat paling bawah wajib memberikan infak, sedekah, per hari Rp 1.000," kata Hengki saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis, 16 Juni 2022. 

Namun, selain perolehan dana dari infak atau sedekah itu, polisi juga sudah mengendus adanya aliran dana yang mereka peroleh dari luar negeri. Tetapi, dugaan ini masih didalami tim penyidik bersama dengan PPATK. 

Khilafatul Muslimin merujuk ajaran Kartosoewirjo

Oleh sebab itu, Khilafatul Muslimin tidak menetapkan uang masuk ke lembaga pendidikan yang mereka naungi alias digratiskan. Meski begitu, kata Hengki, setelah seseorang dibaiat untuk menjadi warga Khilafatul Muslimin, baru kewajiban infak atau sedekah Rp 1.000 per hari dikenakan.  

"Mereka dalam pendidikannya ini didanai oleh warga. Untuk merekrut atau pengkaderan ini siswa-siswanya, pendidikannya bersifat gratis, jadi masuk gratis tapi wali muridnya akan dibaiat wajib memberikan infak," ucap Hengki.

Setelah dibaiat, para warga itu akan diberikan buku saku berjudul Latar Belakang Tegaknya Kembali Khilafatul Muslimin. Dalam catatan kaki buku saku itu terdapat rujukan ke buku Darul Islam dan ajaran-ajaran Kartosoewirjo tentang NII.  

"Ini buku saku mereka yang merujuk pada Islam Kartosoewirjo. Jadi rekan-rekan bisa menjabarkan sendiri bahwa acuan mereka ini mengacu pada ajaran Kartosoewirjo," ucap Hengki.

Baca juga: 21 Rekening Khilafatul Muslimin Dibekukan, Polisi: Kami Sedang Selidiki






KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe

1 jam lalu

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe

KPK memanggil 8 saksi yang dianggap mengetahui pencucian uang Gubernur Papua Lukas Enembe.


Viral Polisi Mengaku Diperas Sesama Polisi Rp 100 Juta, Polda Metro Janji Dalami Pernyataan Bripka Madih

1 jam lalu

Viral Polisi Mengaku Diperas Sesama Polisi Rp 100 Juta, Polda Metro Janji Dalami Pernyataan Bripka Madih

Video Bripka Madih yang mengaku dimintai uang Rp 100 juta oleh polisi agar laporan soal penyerobotan tanah milik orang tuanya diusut.


Kapan Awal Mula Kalender Jawa Digunakan?

5 jam lalu

Kapan Awal Mula Kalender Jawa Digunakan?

Orang Jawa mengenal kalender Jawa untuk menandai berbagai peristiwa penting dalam kehidupan. Berikut adalah sejarah penanggalan Jawa.


Gereja di Kota Tua Yerusalem Jadi Sasaran Vandalisme

7 jam lalu

Gereja di Kota Tua Yerusalem Jadi Sasaran Vandalisme

Sebuah gereja di Kota Tua Israel menjadi sasaran vandalisme. Pelakunya diduga turis asal Amerika Serikat.


Pakai Seragam Polisi, Pembom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Lolos Pemeriksaan

1 hari lalu

Pakai Seragam Polisi, Pembom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Lolos Pemeriksaan

Pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 101 orang di dalam sebuah masjid di sebuah markas polisi di Pakistan mengenakan seragam polisi dan helm


Bom Bunuh Diri di Pakistan, Polisi Fokus pada Cara Pelaku Masuk

2 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Pakistan, Polisi Fokus pada Cara Pelaku Masuk

Pelaku bom bunuh diri kemungkinan mendapatkan bPeantuan dari dalam.


KPK Dalami Peran Lukas Enembe Dalam Penentuan Pemenang Tender Proyek di Papua

2 hari lalu

KPK Dalami Peran Lukas Enembe Dalam Penentuan Pemenang Tender Proyek di Papua

KPK memeriksa dua saksi untuk mendalami peran Lukas Enembe dalam penentuan pemenang tender proyek di Papua.


Kompol D Ditahan Karena Berselingkuh dan Sedan Audi A6 yang Jadi Sorotan, Simak Besaran Gaji Kompol

2 hari lalu

Kompol D Ditahan Karena Berselingkuh dan Sedan Audi A6 yang Jadi Sorotan, Simak Besaran Gaji Kompol

Perselingkuhan Kompol D dengan Nur penumpang sedan Audi A6 terkuak setelah kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswi di Cianjur.


Polisi Tewas di Polres Metro Kepulauan Seribu, Hasil Autopsi Visum et Repertum Dipegang Penyidik

2 hari lalu

Polisi Tewas di Polres Metro Kepulauan Seribu, Hasil Autopsi Visum et Repertum Dipegang Penyidik

Jenazah polisi Aipda I telah diserahkan kepada keluarga pada Selasa malam. hasil autopsi berupa visum et repertum dipegang penyidik.


Polisi Aipda I Tewas di Kantor Perwakilan Polres Metro Kepulauan Seribu

3 hari lalu

Polisi Aipda I Tewas di Kantor Perwakilan Polres Metro Kepulauan Seribu

Direskrimum Kombes Hengki Haryadi turun langsung memeriksa lokasi tewasnya polisi Aipda I di Kantor Perwakilan Polres Metro Kepulauan Seribu.