BEM UI Soroti Polusi Udara Jakarta Terburuk di Dunia: Masalah yang Belum Pantas Disyukuri

Reporter

Antara

Editor

Sunu Dyantoro

Kamis, 23 Juni 2022 06:39 WIB

Deretan gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Selasa, 20 April 2021. Berdasarkan data "World Air Quality Index" pada 20 April pukul 10.00 WIB tingkat polusi udara di Jakarta berada pada angka 174 yang menunjukkan bahwa kualitas udara di Ibu Kota termasuk kategori tidak sehat. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

TEMPO.CO, Jakarta - Departemen Lingkungan Hidup Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia mengkritisi persoalan polusi udara di Ibu Kota di HUT ke-495 DKI Jakarta. "Ada tiga penyebab utama permasalahan udara di Ibu Kota," kata salah satu Tim Kajian dan Advokasi Lingkungan Departemen Lingkungan Hidup Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (DLH BEM UI) Panji Raharjo melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 22 Juni 2022.

Tiga penyebab itu, yakni kemacetan lalu lintas, penggunaan energi tidak terbarukan yang dominan dan persampahan yang tak kunjung usai sehingga kian menimbulkan persoalan bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat. Guna mengatasi itu, DLH BEM UI merekomendasikan kebijakan strategis dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengatasi tiga akar penyebab tersebut.

Pertama, permasalahan kemacetan Ibu Kota yang dapat ditangani dengan mempertegas peraturan mengenai pembatasan penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil, meningkatkan kualitas layanan umum untuk menerapkan sistem "pull and push" dan mendorong elektrifikasi kendaraan bermotor sebagai mode transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Kedua, penggunaan energi tidak terbarukan yang dominan dapat ditangani dengan mengakselerasi penyusunan peraturan pelaksanaan yang mendukung pengembangan energi baru terbarukan (EBT) melalui Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan tersebut, menurut Panji, dapat melibatkan masyarakat dalam pengembangan dan penerapan EBT serta mengintensifkan riset dan pengembangan yang dapat mendukung progres lokalisasi EBT.

Ketiga, permasalahan sampah yang tak kunjung usai yang dapat ditangani dengan menerapkan konsep "circular economy" untuk mengurangi timbulan sampah dan meningkatkan tingkat daur ulang serta meningkatkan kapasitas penyediaan Unit Pengelolaan Sampah (UPS) yang lebih merata. Kemudian mengkaji potensi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) serta meningkatkan edukasi terhadap masyarakat sekitar mengenai pemilahan sampah dan "food waste".

Koordinator Bidang Sosial Lingkungan BEM UI Amira Widya Damayanti menyatakan, pihaknya berkomitmen mengawal permasalahan polusi udara di DKI Jakarta. Amira menilai UI sebagai kampus yang berada di sekitar Ibu Kota memiliki kewajiban untuk turut berperan menanggulangi permasalahan yang melanda DKI Jakarta.

BEM UI pun merupakan bagian dari civitas UI bertanggung jawab secara moral untuk menaruh perhatian terhadap permasalahan polusi udara Jakarta yang kian hari semakin mengkhawatirkan. Amira berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mempertimbangkan rekomendasi DLH BEM UI menjadi bagian dari rumusan kebijakan pada masa mendatang. "Diharapkan dapat menjadi pertimbangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam perumusan kebijakan ke depannya," kata Amira.

Pada kesempatan itu, DLH BEM UI merilis infografis berjudul “Di Balik Hajatan Warga Ibu Kota: Terdapat Permasalahan Udara yang Belum Pantas Untuk Disyukuri” bertepatan dengan peringatan HUT ke-495 DKI Jakarta pada Rabu. DKI Jakarta sempat menduduki peringkat sebagai Ibu Kota dengan kualitas udara terburuk di dunia oleh situs AQI (Air Quality Index) pada Rabu, 15 Juni 2022.

Bahkan, konsentrasi partikel pengotor udara mencapai 23.6 kali dari panduan kualitas udara yang diizinkan oleh WHO. Fenomena kabut tebal yang juga menyelimuti perkotaan menjadi indikator buruk terhadap sistem pengelolaan polusi udara yang belum ditangani dengan baik.

Baca juga: Kualitas Udara Jakarta Memburuk, ICEL: Sumber Pencemaran Berasal dari Luar Jakarta






Cara Ikut Program Bedah Rumah Pemprov DKI Jakarta, Ini Alurnya

1 jam lalu

Cara Ikut Program Bedah Rumah Pemprov DKI Jakarta, Ini Alurnya

Masyarakat berpenghasilan rendah bisa ikut program bedah rumah dari Pemprov DKI Jakarta


Malam Puncak HUT Jakarta: Ini 12 Titik Bus Gratis Tujuan JIS

2 jam lalu

Malam Puncak HUT Jakarta: Ini 12 Titik Bus Gratis Tujuan JIS

Pemprov DKI mengimbau warga yang ingin hadir di malam puncak HUT Jakarta di JIS agar menggunakan transportasi umum


Cara Mengukur Ambang Batas Polusi Udara dari Aman Hingga Berbahaya?

3 jam lalu

Cara Mengukur Ambang Batas Polusi Udara dari Aman Hingga Berbahaya?

Pada 24 Juni, polusi udara Jakarta di pagi hari menyentuh nilai 191. Bagaimana cara mengukur kualitas udara?


Kenali 5 Bahaya Polusi Udara Bagi Kesehatan, Akibatkan Kelahiran Prematur sampai Kanker Paru-paru

3 jam lalu

Kenali 5 Bahaya Polusi Udara Bagi Kesehatan, Akibatkan Kelahiran Prematur sampai Kanker Paru-paru

Berdasarkan Air Quality Indeks per 24 Juni 2022, polusi udara Jakarta di level ungu atau tidak sehat untuk dihirup. Apa dampaknya bagi kesehatan?


Malam Puncak HUT Jakarta, Dishub Tutup 3 Jalan di Sekitar JIS

4 jam lalu

Malam Puncak HUT Jakarta, Dishub Tutup 3 Jalan di Sekitar JIS

Malam Puncak HUT Jakarta atau Jakarta Hajatan di JIS bakal diramaikan sejumlah artis mulai dari Padi Reborn hingga Mahalini


BEM UI Bakal Gelar Unjuk Rasa 28 Juni 2022 untuk Pembahasan RKUHP

4 jam lalu

BEM UI Bakal Gelar Unjuk Rasa 28 Juni 2022 untuk Pembahasan RKUHP

BEM UI mendesak Presiden dan DPR membuka draf terbaru RKUHP. Juga, membahas kembali pasal-pasal bermasalah.


Waspada, Pasien TBC di DKI Jakarta Didominasi Kelompok Usia Produktif

12 jam lalu

Waspada, Pasien TBC di DKI Jakarta Didominasi Kelompok Usia Produktif

Kelompok usia produktif paling rentan terpapar penyakit TBC karena aktif di luar rumah. Bisa menulari ke anak-anak anggota keluarga lain di rumah.


Dinas Lingkungan Hidup DKI: Antusiasme Uji Emisi Turun Gara-gara Sanksi Tilang Ditunda

12 jam lalu

Dinas Lingkungan Hidup DKI: Antusiasme Uji Emisi Turun Gara-gara Sanksi Tilang Ditunda

Kendaraan menjadi sumber terbesar polusi udara di Jakarta. Jumlah kendaraan terus bertambah di saat yang sanksi tilang uji emisi ditunda.


Soal Keuntungan Formula E Jakarta, Anies: Tunggu Finalisasi Laporan Audit

14 jam lalu

Soal Keuntungan Formula E Jakarta, Anies: Tunggu Finalisasi Laporan Audit

Anies Baswedan akan membuka laporan audit soal Formula E Jakarta. Karena menggunakan dana publik, ia memastikan akan melaporkan ke publik.


Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DKI Genjot Lagi Uji Emisi Kendaraan

18 jam lalu

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DKI Genjot Lagi Uji Emisi Kendaraan

Kewajiban uji emisi kendaraan ini diharapkan dapat mengurangi polutan yang menyebabkan kualitas udara Jakarta menurun.