Anies Ganti Nama Jalan, Disdukcapil DKI: Layanan Perubahan Dokumen Kependudukan Gratis

Reporter

Antara

Kamis, 23 Juni 2022 17:57 WIB

Kendaraan melintasi Jalan H Bokir Bin Dji'un yang sebelumnya bernama Jalan Raya Pondok Gede ruas Jalan Raya Bogor - Tamini di Jakarta, Selasa, 21 Juni 2022. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta memastikan proses perubahan alamat rumah atau data dokumen kependudukan akibat pergantian nama jalan tidak dipungut biaya alias gratis.

Masyarakat yang tinggal di jalan-jalan yang namanya diganti menjadi nama tokoh Betawi oleh Gubernur DKI Anies Baswedan, mau tidak mau harus mengganti data dokumen kependudukan, yang pastu berubah adalah perubahan alamat rumah. 

Kepala Dinas Dukcapil DKI Budi Awaluddin memastikan layanan perubahan data dokumen kependudukan itu tidak ada pungutan biaya alias gratis.  "Kami tidak akan segan memberikan tindakan tegas bagi petugas yang masih memakai cara lama seperti itu," ucapnya seperti dikutip dari Antara, Kamis, 23 Juni. 

Budi mengatakan layanan perubahan data dokumen kependudukan ini dibuka hingga satu pekan kedepan. Warga yang terdampak bisa datang ke loket-loket dukcapil di setiap kantor kelurahan. 

Ia menjelaskan layanan perubahan data kependudukan ini tidak hanya menyangkut perubahan alamat rumah, tapi warga juga bisa memanfaatkannya untuk memperbarui data kependudukan lainnya  seperti golongan darah atau gelar yang ingin dicantumkan.

Setelah masyarakat mengganti dokumen kependudukan, maka secara bertahap bisa melakukan pergantian dokumen lainnya.

Disdukcapil DKI juga sudah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri untuk menginventarisasi pendataan dan kebutuhan blangko.

Budi Awaluddin meminta masyarakat tak perlu gusar saat akan mengurus perubahan dokumen kependudukan. Ia mengatakan layanan kependudukan tidak lagi sulit dan bisa dengan cepat dilakukan. Saat ini, kata dia, sudah berjalan layanan kampung sadar administrasi kependudukan, layanan keliling dan jemput bola tetap berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu merasa bahwa mengurus KTP itu sulit.

Sebelumnya, sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 565 tahun 2022 tentang Penetapan Nama Jalan, Gedung dan Zona Dengan Nama Tokoh Betawi dan Jakarta terdapat 22 nama jalan baru dengan nama yang berasal dari tokoh Betawi.

Perubahan nama jalan dengan nama tokoh betawi tersebut, berdampak terhadap perubahan nama jalan di kolom alamat di KTP, KIA dan Kartu Keluarga.

Warga di RT 04 RW 05 Kelurahan Cililitan, Kramat Jati Jakarta Timur merupakan salah satu yang terdampak pergantian nama jalan ini. Mereka yang selama ini bertempat tinggal di Jalan Budaya, harus mengubah alamat runah di KTP dan KK karena jalan tersebut berganti nama jadi Jalan Entong Gendut.

Ketua RT 04 Kamal, tak mempermasalahkan pergantian nama tersebut, namun para warga, sekitar 30 keluarga yang terdampak, meminta ada kemudahan dalam mengurus perubahan dokumen kependudukan. 

"Kita tidak keberatan dengan istilah nama, akan tetapi dibantu kejelasan dan keringanan pengurusan (dokumen) agar tidak mengeluarkan uang dan waktu untuk kepengurusan," tutur Kamal.

Kamal mengaku ia dan warga lainnya tidak tahu menahu soal perubahan nama jalan tersebut. Tahu-tahu, Jalan Budaya telah diganti menjadi Jalan Entong Gendut. Selama ini tidak pemberitahuan, atau sosialisasi ke warga. 

Seharusnya, kata dia, setidaknya ada rembuk warga di tingkat RT. "Tidak ada pemberitahuan itu (pergantian nama jalan), musyawarah, ya rembuk warga gitu, minimal ke RT atau RW, jadinya yang salah itu yang mengusul," kata Kamal.

Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan pergantian nama jalan ini pada Senin, 20 Juni 2022 lalu. Nama-nama yang dijadikan nama jalan tersebut merupakan orang-orang yang telah berjasa pada Kota Jakarta.

“Mereka adalah pribadi-pribadi yang kami kenang karena mereka telah memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Anies dalam sambutannya di Kantor Unit Pengelola Perkampungan Budaya Betawi Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Anies mengatakan para tokoh Betawi diabadikan menjadi nama jalan ini merupakan pribadi-pribadi yang dikenang dan diingat karena hidupnya dihibahkan untuk kemajuan. Ada nama-nama yang sudah menjadi pahlawan nasional, tapi masih banyak yang lain nama-nama berjasa yang belum dicatat sebagai pahlawan Nasional.

Baca juga:  Anies Ganti Nama Jalan, Warga Cililitan Minta Pengurusan KTP, KK dan SIM Dipermudah






Dampak Formula E: Riset Indef Dipamerkan, Studi Kelayakan Jakpro Ditutupi

20 menit lalu

Dampak Formula E: Riset Indef Dipamerkan, Studi Kelayakan Jakpro Ditutupi

Gubernur Anies memamerkan riset INDEF tentang dampak penyelenggaraan Formula E. Di sisi lain DPRD mendesak dokumen studi kelayakan dibuka


Mengenal Pajak Progresif Kendaraan dan Cara Menghitungnya

34 menit lalu

Mengenal Pajak Progresif Kendaraan dan Cara Menghitungnya

Pajak progresif merupakan tarif pungutan pajak dengan persentase yang didasarkan pada jumlah atau kuantitas objek pajak dan berdasarkan harga atau nilai objek pajak.


Cara Ikut Program Bedah Rumah Pemprov DKI Jakarta, Ini Alurnya

2 jam lalu

Cara Ikut Program Bedah Rumah Pemprov DKI Jakarta, Ini Alurnya

Masyarakat berpenghasilan rendah bisa ikut program bedah rumah dari Pemprov DKI Jakarta


Waspada, Pasien TBC di DKI Jakarta Didominasi Kelompok Usia Produktif

13 jam lalu

Waspada, Pasien TBC di DKI Jakarta Didominasi Kelompok Usia Produktif

Kelompok usia produktif paling rentan terpapar penyakit TBC karena aktif di luar rumah. Bisa menulari ke anak-anak anggota keluarga lain di rumah.


Dinas Lingkungan Hidup DKI: Antusiasme Uji Emisi Turun Gara-gara Sanksi Tilang Ditunda

13 jam lalu

Dinas Lingkungan Hidup DKI: Antusiasme Uji Emisi Turun Gara-gara Sanksi Tilang Ditunda

Kendaraan menjadi sumber terbesar polusi udara di Jakarta. Jumlah kendaraan terus bertambah di saat yang sanksi tilang uji emisi ditunda.


Anies Baswedan: 45 Persen Penonton Formula E Jakarta Generasi Milenial

14 jam lalu

Anies Baswedan: 45 Persen Penonton Formula E Jakarta Generasi Milenial

Anies Baswedan menyebut ajang balap Formula E Jakarta efektif menyampaikan pesan ramah lingkungan dan ekonomi berkelanjutan.


Soal Keuntungan Formula E Jakarta, Anies: Tunggu Finalisasi Laporan Audit

15 jam lalu

Soal Keuntungan Formula E Jakarta, Anies: Tunggu Finalisasi Laporan Audit

Anies Baswedan akan membuka laporan audit soal Formula E Jakarta. Karena menggunakan dana publik, ia memastikan akan melaporkan ke publik.


Anies Baswedan: Jakarta E-prix Terbaik Selama 8 Tahun Penyelenggaraan Formula E

15 jam lalu

Anies Baswedan: Jakarta E-prix Terbaik Selama 8 Tahun Penyelenggaraan Formula E

Anies Baswedan mengatakan tidak ada keluhan soal Formula E Jakarta. Jumlah penonton terbanyak di televisi, streaming maupun yang datang langsung.


Dampak Ekonomi Formula E Rp 2,6 Triliun, Anies: Menggerakkan Perekonomian Jakarta

15 jam lalu

Dampak Ekonomi Formula E Rp 2,6 Triliun, Anies: Menggerakkan Perekonomian Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Formula E mampu menyumbang kontribusi ekonomi yang signifikan terhadap PDRB Ibu Kota.


Waspada Penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Jakarta Barat Galakkan Pemberantasan Sarang Nyamuk

23 jam lalu

Waspada Penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Jakarta Barat Galakkan Pemberantasan Sarang Nyamuk

Pemerintah Kota Jakarta Barat meningkatkan Pemberantasan Sarang Nyamuk untuk menekan angka penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah itu.