Lokalisasi Gunung Antang Digusur untuk Proyek Double-double Track Manggarai-Cikarang

Reporter

Antara

Kamis, 23 Juni 2022 19:55 WIB

Rangkaian kereta melintas di samping Lokalisasi Gunung Antang di Jakarta Timur, Senin, 20 Juni 2022. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Rencana penggusuran lokalisasi Gunung Antang, Matraman semakin menguat setelah terjadi penyerangan preman ke permukiman warga sekitar.

Namun rupanya, penggusuran itu lebih karena lahan lokalisasi itu akan digunakan untuk pembangunan jalur dobel ganda (double-double track) Manggarai - Cikarang. "Terkait rencana program pembangunan double-double track," kata Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 23 Juni 2022.

Saat ini Pemkot Jaktim dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan rapat koordinasi teknis penertiban lokalisasi Gunung Antang dan rencana program setelah penertiban dilakukan.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan penertiban lokalisasi Gunung Antang dijadwalkan pada Juli 2022. "Sebenarnya ini ke depannya akan masuk area penataan untuk kepentingan double double track. Tapi tahapannya masih membutuhkan waktu," ujar Eva.

Wacana penertiban lokalisasi Gunung Antang mencuat setelah adanya aksi penyerangan oleh sekelompok orang bersenjata tajam diduga dari kawasan Gunung Antang menyerang warga di Jalan Kemuning, RT 05/01, Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Ahad malam, 12 Juni 2022.

Suasana Lokalisasi Gunung Antang di Jakarta Timur, Senin, 20 Juni 2022. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Akibat penyerangan itu, sejumlah warga mengalami lebam akibat pukulan benda tumpul dan dua lainnya luka terkena senjata tajam.

Bahkan sejumlah rumah warga juga rusak akibat penyerangan itu. Warga juga menemukan benda diduga proyektil peluru dari salah satu warung yang dirusak saat penyerangan tersebut terjadi.

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur telah menangkap terduga pelaku penyerangan tersebut bernama Suardi. Pelaku diringkus petugas di Tambun, Bekasi, pada Jumat, 17 Juni 2022 sekitar pukul 02.15 WIB. Dua pelaku lain masih dalam pengejaran.

Preman yang berasal dari Gunung Antang melakukan penyerangan karena adiknya dikeroyok warga setempat akibat ketahuan mencuri kotak amal. Akibat pengeroyokan ini, pihak keluarga menyerang warga Jatinegara. Salah satu keluarga yang dituduh mencuri tersebut tidak terima sehingga melakukan penyerangan kepada salah satu kelompok di wilayah Kemuning.

Pelaku yang dikenal sebagai preman di lokalisasi Gunung Antang diketahui menggunakan senjata api. Dia mengaku membeli senjata api itu secara daring, sehingga polisi turut berkoordinasi dengan marketplace yang menjual barang tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Endra Zulpan mengatakan, pelaku berinsial SRD itu membeli senjata api (senpi) secara daring di marketplace Shopee pada 2019. Senjata api ini dia beli dengan harga hanya Rp2 juta dengan peluru yang dijual secara terpisah.

"Maka kami koordinasi juga dengan pihak Shopee soal barang bukti senpi jenis Revolver," kata Zulpan dikutip dari keterangannya, Selasa, 21 Juni 2022.

Setelah membeli senjata api itu, preman di lokalisasi Gunung Antang ini merakit sendiri senjata apinya sehingga menjadi berjenis revolver. Dia membeli lagi peluru untuk senjata apinya secara daring berjumlah 8 butir.

"Senjata dirakit menjadi jenis revolver dengan biaya Rp 1 juta dan memesan amunisi peluru delapan butir dengan harga Rp 700 ribu," ucap Zulpan.

Baca juga: Pemkot Jaktim dan KAI Targetkan Penggusuran Lokalisasi Gunung Antang Bulan Depan






Pemkot Jaktim dan KAI Targetkan Penggusuran Lokalisasi Gunung Antang Bulan Depan

1 hari lalu

Pemkot Jaktim dan KAI Targetkan Penggusuran Lokalisasi Gunung Antang Bulan Depan

Pemkot Jaktim dan PT KAI telah berkoordinasi untuk melakukan penggusuran lokalisasi Gunung Antang di Matraman pada Juli bulan depan.


Stasiun Matraman dan Jejak Area Matraman: Dari Penyerbuan Mataram hingga Pendudukan Inggris

2 hari lalu

Stasiun Matraman dan Jejak Area Matraman: Dari Penyerbuan Mataram hingga Pendudukan Inggris

Asal muasal penamaan Matraman, lokasi Stasiun Matraman, memiliki berbagai versi dan selalu dikaitkan seorang pangeran dari Kerajaan Mataram.


Lokalisasi Gunung Antang Muncul Lagi Usai Digusur Jadi Alasan KAI Libatkan Aparat

3 hari lalu

Lokalisasi Gunung Antang Muncul Lagi Usai Digusur Jadi Alasan KAI Libatkan Aparat

Penggusuran lokalisasi Gunung Antang sebetulnya sudah tuntas dilakukan saat PT KAI menggarap proyek double-double track (DDT) pada 2016.


Kecelakaan Mobil Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Liar di Bekasi, Pengemudi Tewas

3 hari lalu

Kecelakaan Mobil Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Liar di Bekasi, Pengemudi Tewas

Seorang pengendara minibus tewas dalam kecelakaan kereta di Tambun, Bekasi setelah mobilnya tertabrak KA Argo Sindoro di perlintasan sebidang liar.


PT KAI Daop 1: Pembukaan Paksa Perlintasan yang Sudah Ditutup Perbuatan Ilegal dan Melanggar Hukum

3 hari lalu

PT KAI Daop 1: Pembukaan Paksa Perlintasan yang Sudah Ditutup Perbuatan Ilegal dan Melanggar Hukum

Perlintasan itu sebelumnya ditutup PT KAI imbas kecelakaan antara KRL dengan Mobilio yang menerobos perlintasan itu pada 20 April 2022.


Ditutup KAI, Perlintasan Kereta Api Rawageni Depok Dibuka Paksa Warga

4 hari lalu

Ditutup KAI, Perlintasan Kereta Api Rawageni Depok Dibuka Paksa Warga

Warga Depok membuka paksa perlintasan kereta ilegal di Rawageni, Cipayung yang telah ditutup PT KAI itu karena akses mereka terhambat.


Stasiun Matraman Dibuka, KAI Sebut Kepadatan di Manggarai dan Jatinegara Terurai

4 hari lalu

Stasiun Matraman Dibuka, KAI Sebut Kepadatan di Manggarai dan Jatinegara Terurai

Stasiun Matraman mulai dibangun pada 2016 oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.


Stasiun Matraman Beroperasi, Menhub: Layani 10 Ribu Penumpang KRL per Hari

5 hari lalu

Stasiun Matraman Beroperasi, Menhub: Layani 10 Ribu Penumpang KRL per Hari

Stasiun Matraman mulai dibangun pada 2016 oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub dengan anggaran senilai Rp 34 miliar.


Seniman Haji Bokir dan Mpok Nori Jadi Nama Jalan di Jakarta Timur

7 hari lalu

Seniman Haji Bokir dan Mpok Nori Jadi Nama Jalan di Jakarta Timur

Pemerintah Kota Jakarta Timur mengganti dua ruas jalan utama di wilayah itu dengan nama seniman Betawi, Haji Bokir dan Mpok Nori.


Mpok Nori hingga Bokir Diabadikan Jadi Nama Jalan di Jakarta Timur

7 hari lalu

Mpok Nori hingga Bokir Diabadikan Jadi Nama Jalan di Jakarta Timur

Pemkot Jaktim mengabadikan sejumlah tokoh dan seniman Betawi seperti Haji Bokir dan Mpok Nori menjadi nama jalan. Di mana Jalan Mpok Nori