BMKG Catat Kualitas Udara DKI Jakarta Pagi Ini Tidak Sehat

Seorang warga berjemur dengan latar belakang gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Selasa, 20 April 2021. Berdasarkan data "World Air Quality Index" pada 20 April pukul 10.00 WIB tingkat polusi udara di Jakarta berada pada angka 174 yang menunjukkan bahwa kualitas udara di Ibu Kota termasuk kategori tidak sehat. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kemayoran Jakarta mencatat konsentrasi partikel udara di bawah 2,5 mikron atau PM2.5 berada di atas 80 µg/m3 pada pukul 08.00-09.00 WIB, hari ini Jumat, 24 Juni 2022. Nilai itu mengartikan bahwa udara di DKI Jakarta tidak sehat.

Perban Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyediaan dan Penyebaran Informasi Kualitas Udara mengatur terkait pewarnaan dan rentang konsentrasi per jam PM2.5. Di aturan itu dijelaskan rentang nilai 0-15 µg/m3 artinya ‘Baik’; 16-65 µg/m3 ‘Sedang’; 66-150 µg/m3 ‘Tidak Sehat’; 151-250 µg/m3 ‘Sangat Tidak Sehat’; dan lebih dari 250 µg/m3 kategori ‘Berbahaya’.

“Menurunnya kualitas udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya disebabkan oleh kombinasi antara sumber emisi dari kontributor polusi udara. Dan faktor meteorologi yang kondusif untuk menyebabkan terakumulasinya konsentrasi PM2.5,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Bidang Klimatologi Urip Haryoko lewat keterangan tertulis pada Jumat, 24 Juni 2022.

PM2.5 merupakan salah satu polutan udara dalam wujud partikel dengan ukuran yang sangat kecil, yaitu tidak lebih dari 2,5 mikrometer. Karena ukurannya yang sangat kecil, PM2.5 dapat dengan mudah masuk ke dalam sistem pernapasan dan dapat menyebabkan gangguan infeksi saluran pernapasan serta gangguan pada paru-paru dalam jangka waktu yang panjang. 

Selain itu, PM2.5 dapat menembus jaringan peredaran darah dan terbawa oleh darah ke seluruh tubuh yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner. “Hasil pantauan konsentrasi PM2.5 di BMKG Kemayoran Jakarta menunjukkan bahwa sepanjang bulan Juni 2022 ini konsentrasi rata-rata PM2.5 berada pada level 49.07 µg/m3,” tutur dia.

Menurut Urip, konsentrasi PM2.5 memperlihatkan pola diurnal yang mengindikasikan perbedaan pola antara siang dan malam hari. Konsentrasi PM2.5 cenderung mengalami peningkatan pada waktu dini hari hingga pagi dan menurun di siang hingga sore hari. “Khusus pada beberapa hari terakhir PM2.5 mengalami lonjakan peningkatan konsentrasi dan tertinggi berada pada level 148 µg/m3 pada tanggal 15 Juni 2022,” katanya.

Tingginya konsentrasi PM2.5, dibandingkan hari-hari sebelumnya juga dapat terlihat saat kondisi udara di DKI Jakarta secara kasat mata terlihat cukup pekat atau gelap. Pada 16-17 Juni konsentrasi PM2.5 cenderung turun dibandingkan 15 Juni saat terjadi konsentrasi yang cukup tinggi. Dan kenaikan konsentrasi PM2.5 terjadi pada 18 Juni hingga mencapai 147,5 µg/m3. 

Baca juga: JIS Diusulkan Gunakan Nama MH Thamrin, Anies Baswedan: Setuju atau Tidak, Nanti Pertimbangannya






ACT Bermasalah: Riza Patria Akan Evaluasi Meski Anies Baswedan Pernah Memuji Organisasi Itu

44 menit lalu

ACT Bermasalah: Riza Patria Akan Evaluasi Meski Anies Baswedan Pernah Memuji Organisasi Itu

Riza Patria akan evaluasi kerja sama Pemerintah DKI dengan ACT yang belakangan bermasalah. Tahun 2020 lalu Anies Baswedan puji ACT bertindak cepat.


Kementan Siapkan Kebutuhan Ternak dan Pangan untuk Jakarta

1 jam lalu

Kementan Siapkan Kebutuhan Ternak dan Pangan untuk Jakarta

Kebutuhan hewan kurban untuk DKI Jakarta sebanyak 47 ribu.


Gaduh Penutupan Holywings, Ekonom: Pisahkan Masalah Izin dan Urusan Etika Usaha

3 jam lalu

Gaduh Penutupan Holywings, Ekonom: Pisahkan Masalah Izin dan Urusan Etika Usaha

Ekonom meminta kasus penutupan Holywings mengatakan izin usaha memang tidak mudah meski pemerintah berupaya memudahkannya.


Jumlah Wisatawan Asing ke Jakarta Naik, dari Malaysia dan Cina Masuk 5 Besar

3 jam lalu

Jumlah Wisatawan Asing ke Jakarta Naik, dari Malaysia dan Cina Masuk 5 Besar

Anggoro Dwitjahyono mengatakan, kunjungan wisatawan asing pada Mei 2022 melonjak sebesar 60,41 persen dibandingkan April 2022.


Izin Lingkungan Dicabut Pemprov DKI, PT KCN Bakal Bangun Green Port di Marunda

5 jam lalu

Izin Lingkungan Dicabut Pemprov DKI, PT KCN Bakal Bangun Green Port di Marunda

PT KCN tengah menyiapkan pembangunan pelabuhan ramah lingkungan atau green port di Marunda. Maret lalu, Pemprov DKI mencabut izin lingkungan KCN.


Uji Coba Pengalihan Lalu Lintas Bundaran HI Dimulai Sore Ini, Begini Rekayasanya

7 jam lalu

Uji Coba Pengalihan Lalu Lintas Bundaran HI Dimulai Sore Ini, Begini Rekayasanya

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan uji coba rekayasanya lalu lintas kawasan Bundaran HI sore ini.


Anies Pamer Wajah Baru Jakarta Melalui Foto dan Video Karya Pelajar

9 jam lalu

Anies Pamer Wajah Baru Jakarta Melalui Foto dan Video Karya Pelajar

Anies Baswedan memamerkan foto dan video karya pelajar se-Jabodetabek yang merekam wajah baru Jakarta. Kemunculan ruang ketiga.


Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Wilayah Hujan, Gelombang 6 Meter

12 jam lalu

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Wilayah Hujan, Gelombang 6 Meter

Wilayah yang diperkirakan dilanda hujan skala sedang adalah Serang, Bengkulu, Ambon dan Ternate.


BMKG Deteksi 33 Titik Panas di Kalimantan Timur

1 hari lalu

BMKG Deteksi 33 Titik Panas di Kalimantan Timur

BMKG mendeteksi sebanyak 33 titik panas (hot spot) yang tersebar di enam kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.


Pengakuan Pedagang Hewan Kurban di Tanah Abang, PMK Tak Turunkan Jumlah Penjualan

1 hari lalu

Pengakuan Pedagang Hewan Kurban di Tanah Abang, PMK Tak Turunkan Jumlah Penjualan

Para pedagang hewan kurban di Pasar Kambing Tanah Abang menyatakan hewan kurban yang dijual terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).