Kabupaten Bogor Dilanda Bencana Hidrometeorologi Bertubi-tubi, Waspada Bencana Susulan

Seorang bocah berada di rumahnya yang rusak akibat diterjang banjir bandang di Desa Purasari, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 23 Juni 2022. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melaporkan sebanyak 602 Kepala Keluarga (KK) atau 2.407 jiwa terdampak banjir bandang yang disebabkan meluapnya Sungai Cisarua. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

TEMPO.CO, Jakarta - Wilayah Kabupaten Bogor dilanda bencana hidrometeorologi secara bertubi-tubi pada Kamis, 23 Juni 2022, mulai dari banjir bandang, longsor hingga puting beliung. Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, bencana hidrometeorologi itu terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Pamijahan dan Kecamatan Leuwiliang.

Hasil kaji cepat tim BPBD Kabupaten Bogor di lapangan, banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan. Peristiwa itu menyebabkan satu orang tewas. Satu warga lain masih dalam pencarian dan tiga orang mengalami luka ringan. Bencana hidrometeorologi itu berdampak pada 20 kepala keluarga dan sebanyak 52KK atau 175 jiwa mengungsi ke tempat kerabat.

Banjir dan longsor tersebut juga mengakibatkan 18 unit rumah rusak berat, 2 unit rumah rusak sedang dan 4 jembatan putus, sehingga tidak dapat dilalui.

Sehari sebelumnya, Rabu malam, angin puting beliung dilaporkan mengamuk di Desa Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan.

"Sedikitnya ada 44 KK terdampak. Sebanyak 40 unit rumah rusak ringan, 1 unit rumah rusak berat dan 3 unit rumah rusak sedang," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam pernyataan tertulis, Jumat 24 Juni 2022. 

Warga menyelematkan barang yang tersisa dari tumpukan bangunan rumah yang rusak akibat banjir bandang di Desa Purasari, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 23 Juni 2022. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melaporkan sebanyak 602 Kepala Keluarga (KK) atau 2.407 jiwa terdampak banjir bandang yang disebabkan meluapnya Sungai Cisarua. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Beberapa rumah tersebut mengalami kerusakan di bagian atap rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat ini masyarakat telah bergotong-royong memperbaiki kerusakan rumah mereka.

Banjir dan longsor di Leuwiliang

Selain di Kecamatan Pamijahan, bencana banjir dan longsor dilaporkan terjadi di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, akibat luapan Sungai Cisarua yang tak kuasa menampung debit air setelah terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Sebanyak 602 KK atau 2.407 terdampak, ada 20 jiwa yang terpaksa mengungsi ke tempat kerabat dan 3 warga mengalami luka ringan setelah sempat terseret arus banjir bandang. Mereka dapat diselamatkan dan tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu.

Hasil kaji cepat, sedikitnya ada 5 unit rumah rusak berat, 1 rumah rusak ringan dan 1 gedung pesantren Al-Insyiro terendam.

Dalam upaya percepatan penanganan bencana hidrometeorologi tersebut, BPBD Kabupaten Bogor bersama tim gabungan telah mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi dengan instansi terkait, membantu proses evakuasi dan pembersihan material yang masih menutup beberapa akses jalan dan jembatan.

Potensi Hujan Disertai Petir di Kabupaten Bogor Hari Ini 

Hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Bogor hingga Sabtu 25 Juni 2022, seperti prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Potensi hujan tersebut dapat terjadi mulai sore hari pukul 16.00 dan dini hari pukul 01.00.

Sejumlah warga mengevakuasi material bangunan yang terbawa arus banjir bandang di Desa Purasari, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 23 Juni 2022. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melaporkan sebanyak 602 Kepala Keluarga (KK) atau 2.407 jiwa terdampak banjir bandang yang disebabkan meluapnya Sungai Cisarua. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemangku kebijakan di daerah bersama masyarakat melakukan mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana susulan. Upaya seperti normalisasi sungai, susur sungai, pembersihan sungai dari sumbatan sampah, sosialisasi kepada masyarakat dan memantau perkembangan cuaca agar dilakukan secara berkala.

Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng tebing dan bantaran sungai agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometerorologi seperti banjir dan longsor. "Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi lebih dari satu jam, maka diimbau agar evakuasi sementara secara mandiri ke lokasi yang lebih aman," kata Abdul Muhari.

NADIYAH DZAKIRAH | TD

Baca juga: BMKG Peringatkan Bencana Hidrometeorologi, Begini Persiapan DKI






DKI Klaim Pelabuhan Muara Angke Aman dari Banjir Rob hingga 20 Tahun ke Depan

10 jam lalu

DKI Klaim Pelabuhan Muara Angke Aman dari Banjir Rob hingga 20 Tahun ke Depan

Pemprov DKI meninggikan dermaga di Pelabuhan Muara Angke hingga 1,5 meter


Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan, Siaga Bencana Hidrometeorologi Aceh dan Jawa Barat

11 jam lalu

Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan, Siaga Bencana Hidrometeorologi Aceh dan Jawa Barat

Ibu kota provinsi yang diperkirakan dilanda hujan disertai petir adalah Banda Aceh, Bengkulu, Yogyakarta, Banjarmasin, Samarinda dan Pekanbaru.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Hujan dan Siaga Bencana Hidrometeorologi, Tragedi Kanjuruhan

1 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Hujan dan Siaga Bencana Hidrometeorologi, Tragedi Kanjuruhan

Topik tentang perkiraan hujan dan siaga bencana hidrometeorologi di Bengkulu dan Jabar menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

1 hari lalu

Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

BPBD DKI Jakarta menyiagakan layanan darurat 112 sebagai salah satu antisipasi potensi cuaca ekstrem yang terjadi hingga 8 Oktober 2022.


Gempa Tapanuli Utara Merusak Bangunan di 9 Kecamatan

2 hari lalu

Gempa Tapanuli Utara Merusak Bangunan di 9 Kecamatan

Gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara menyebabkan kerusakan rumah warga dan fasilitas lainnya di 9 kecamatan.


Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan dan Siaga Bencana di Bengkulu dan Jawa Barat

2 hari lalu

Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan dan Siaga Bencana di Bengkulu dan Jawa Barat

Ibu kota provinsi yang diperkirakan dilanda hujan disertai petir adalah Bengkulu, Jambi, Bandung, Pontianak dan Kupang.


BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

2 hari lalu

BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

Hingga Agustus 2022, BPBD Kabupaten Bogor mencatat 524 bencana di wilayahnya.


Cuaca Hari Ini, BMKG: Sumatera Barat dan Bengkulu Siaga Bencana

3 hari lalu

Cuaca Hari Ini, BMKG: Sumatera Barat dan Bengkulu Siaga Bencana

Bengkulu juga dimasukkan BMKG dalam daftar ibu kota provinsi yang diperkirakan menerima guyuran hujan intensitas sedang dan bahkan disertai petir.


Cuaca Hari Ini: Peringatan Dini BMKG untuk Padang dan Sumatera Barat

4 hari lalu

Cuaca Hari Ini: Peringatan Dini BMKG untuk Padang dan Sumatera Barat

Tak ada lagi pantauan BMKG atas pengaruh Taifun Noru seperti hari-hari sebelumnya.


Cegah Banjir di Musim Hujan, PUPR Perbaiki Infrastruktur untuk Mitigasi Bencana

4 hari lalu

Cegah Banjir di Musim Hujan, PUPR Perbaiki Infrastruktur untuk Mitigasi Bencana

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah memperbaiki sejumlah infrastruktur pengendali banjir untuk mitigasi bencana alam.