Nasib Laporan Balik Iko Uwais di Polda Metro Bergantung Pembuktian di Polres Metro Bekasi

Iko Uwais saat berbagi cerita dengan wartawan terkait keterlibatannya dalam film Hollywood bertajuk Stuber di Eicentrum Cinema XXI, Jakarta, Senin malam, 24 Juni 2019. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan menjelaskan status laporan balik Iko Uwais atas kasus dugaan pencemaran nama baik. Laporan itu dilayangkan pada Selasa, 14 Juni 2022, dan ditujukan ke pelapor kasus dugaan penganiayaan atas nama Rudi dan Vitria Mahardika Inda.

“Ya nanti kita lihat penanganan di Polres Metro Bekasi Kota karena laporan yang diberikan ke Polda Metro ini kan adanya pencemaran nama baik,” ujar dia di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Senin, 27 Juni 2022.

Zulpan akan melihat apakah kasus yang dilaporkan lebih dulu oleh Rudi di Polres Metro Bekasi Kota itu terbukti adanya pidana yang dilakukan oleh Iko Uwais. Aktor laga itu juga dijadwalkan diperiksa kembali pada Kamis, 30 Juni 2022.

“Nanti Kamis, setelah yang bersangkutan datang, ketentuannya kan kalau enggak datang dua kali bisa disertai dengan penjemputan begitu ya,” tutur Zulpan.

Sebelumnya, pemain film The Raid itu dilaporkan oleh seseorang bernama Rudi di Polres Metro Bekasi Kota dengan nomor LP/B/1737/VI/2022/SPKT: Sat Reskrim/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya. Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi Hengki, membenarkan adanya laporan tersebut. 

"Iya benar, laporan sudah kami terima," ujar Hengki dalam keterangannya pada Senin 13 Juni 2022.

Iko Uwais lapor balik

Iko Uwais membuat laporan balik terhadap Rudi dan istrinya, Vitria Mahardika Inda. Laporan dilayangkan Iko pada dini hari ini, Selasa 14 Juni 2022 di Polda Metro Jaya dan terregirtrasi dengan nomor LP/B/2895/VI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya.

"Laporan tindak pidana dan atau pencemaran nama baik dan atau fitnah. Pelapor Uwais Qorny, terlapor Rudi dan Vitria Mahardika Inda," ujar Kepala Bidang Humad Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Endra Zulpan dalam keterangannya pada, Selasa 14 Juni 2022.

Menurut Zulpan, pihaknya sedang menyelidiki laporan tersebut. Dalam laporannya, dijelaskan bahwa kasus berawal saat Rudi menawarkan jasa desain interior kepada aktor laga itu. Lalu, keduanya sepakat bekerja sama dengan nilai uang sebesar Rp 300 juta dan pembayarannya dilakukan dengan termin 20 persen, 30 persen, dan 50 persen.

Pemeran film The Raid itu mengikuti kesepakatan tersebut. Iko sudah membayarkan termin satu dan dua. Namun, dalam laporan juga dijelaskan, Rudi tidak memenuhi kewajibannya karena gambar atau desain yang disodorkan tidak sesuai. Iko Uwais lalu menyuruh seseorang menghubungi Rudi untuk proses revisi.

Sayangnya, revisi tidak dilakukan, dan Rudi justru menghina Audy Item, yang merupakan istri Iko. "Menyebut istri Iko menggunakan jin dan babi ngepet yang disampaikan kepada saksi, ART (Asisten Rumah Tangga) korban dan ART terlapor sendiri," tertulis dalam laporan Iko.

Pada Sabtu 11 Juni 2022, Iko kembali meminta seseorang untuk kembali menghubungi Rudi, dan dijawab sedang berada di luar kota. Iko juga berupaya mencari tahu apakah benar Rudi di luar kota, sampai akhirnya Rudi diketahui melintas di depan rumah Iko di Jalan Boulevard Barat, Cluster Vernonia Residence, Kota Bekasi.

Pertemuan di rumah Iko Uwais direkam

Proses pertemuan di kediaman Iko Uwais itu direkam, tapi Rudi merasa tidak terima, sehingga meneriaki Iko dan keluarganya. Di saat yang sama, istri Rudi, Vitria ikut merekam. Tapi yang direkam hanya keributan, dan mengancam akan menyebarkannya ke media sosial. Iko lalu mencoba untuk menghentikan aksi perekaman, tapi malah ditendang oleh Rudi di bagian rusuk kiri dan mengalami luka.

Iko, kata Zulpan, mencoba membela diri dengan mendorong Rudi hingga terjatuh, kemudian adik Iko, Firmansyah mencoba melerai. "Bagian rusuk sebelah kiri Iko mengalami luka memar dan terlapor Rudi berusaha membanting korban. Rudi juga sempat mengambil tong sampah dan memukulkan ke kepala Firmansyah. Melihat hal itu, saudara Iko Uwais merespons dan menendang terlapor," kata laporan itu.

Baca juga: Kembali Tak Hadiri Panggilan Penyidik, Polisi Harap Iko Uwais Kooperatif






Tersangka Penganiayaan 3 Bocah di Musala di Tebet Ditahan, Kesal Anaknya Dipukuli

16 jam lalu

Tersangka Penganiayaan 3 Bocah di Musala di Tebet Ditahan, Kesal Anaknya Dipukuli

AKP Nurma Dewi mengatakan pihaknya telah menetapkan F, 51 tahun sebagai tersangka penganiayaan 3 bocah di musala kawasan Tebet, Jakarta Selatan.


Penyidik Polda Metro Serahkan Kembali Berkas Teddy Minahasa ke Kejaksaan Tinggi DKI

1 hari lalu

Penyidik Polda Metro Serahkan Kembali Berkas Teddy Minahasa ke Kejaksaan Tinggi DKI

Kejaksaan Tinggi DKI telah menerima kembali berkas perkara Irjen Teddy Minahasa dalam kasus narkoba. Akan diteliti kembali oleh tim jaksa.


Anggota TNI Disebut-sebut Terlibat Penganiayaan Karyawan Karaoke di Boyolali

1 hari lalu

Anggota TNI Disebut-sebut Terlibat Penganiayaan Karyawan Karaoke di Boyolali

Akibat penganiayaan itu, 6 orang karyawan mengalami luka-luka. Dua di antaranya perempuan yang merupakan kasir.


1 Ton Makanan Kedaluwarsa Siap Edar Digerebek Polisi di Cikarang

2 hari lalu

1 Ton Makanan Kedaluwarsa Siap Edar Digerebek Polisi di Cikarang

Polisi menangkap 7 pelaku kasus peredaran makanan kedaluwarsa di Kampung Bojong Koneng, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.


Viral Video Nenek Dianiaya Pelajar di Sumut, Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka

2 hari lalu

Viral Video Nenek Dianiaya Pelajar di Sumut, Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka

Dalam video, nenek dianiaya dengan tendangan dan pemukulan benda tumpul. Hingga saat ini, polisi belum menahan kedua tersangka.


Prajurit Tewas Diduga Alami Kekerasan di Makoopsud III Biak, TNI AU Tahan 4 Anggota

3 hari lalu

Prajurit Tewas Diduga Alami Kekerasan di Makoopsud III Biak, TNI AU Tahan 4 Anggota

TNI AU telah menahan empat orang prajurit untuk mendalami dugaan kekerasan yang menewaskan Prada Muhammad Indra Wijaya di Makoopsud III, Biak


Tiga Remaja Acungkan Celurit Hendak Tawuran, Ditabrak Pemotor di Bekasi

4 hari lalu

Tiga Remaja Acungkan Celurit Hendak Tawuran, Ditabrak Pemotor di Bekasi

Polisi menangkap tiga pemuda yang diduga hendak tawuran di Jalan Raya Pilar Sukatani, Kecamatan Karangbahagia, Bekasi.


Prajurit Meninggal Misterius di Makoopsud III Biak, TNI AU Lakukan Pendalaman

4 hari lalu

Prajurit Meninggal Misterius di Makoopsud III Biak, TNI AU Lakukan Pendalaman

Satpom Koopsud III TNI AU Biak, Papua mendalami dugaan kasus kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya seorang prajurit.


Kasus Penikaman Pengendara Motor di Jatiasih Bekasi, Polisi Pastikan Pelaku Bukan Begal

4 hari lalu

Kasus Penikaman Pengendara Motor di Jatiasih Bekasi, Polisi Pastikan Pelaku Bukan Begal

Pelaku penikaman di Jatiasih Bekasi tiba-tiba mengejar pengendara motor itu dan menusuknya.


Handphone Keluarga yang Meninggal di Kalideres Banyak Memuat Kata Bernada Emosi Negatif

5 hari lalu

Handphone Keluarga yang Meninggal di Kalideres Banyak Memuat Kata Bernada Emosi Negatif

Anggota keluarga yang meninggal di Kalideres hanya memiliki dua handphone, digunakan secara bergantian dan jarang interaksi dengan pihak lain.