500-1.000 Mahasiswa Demo di DPR Hari Ini Tolak RKUHP, Polisi Antisipasi Penyusup

Mahasiswa menampilkan poster kritikan untuk DPR saat aksi demo Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) di Kawasan Istana Negara, Kota Bogor, Senin, 27 Juni 2022. Tempo/Magang/Muhammad Syauqi Amrullah

TEMPO.CO, Jakarta - Mahasiswa akan kembali turun ke jalanan untuk demo di DPR, Jakarta Pusat, menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Polisi pun telah menerima surat pemberitahuan demontrasi dari aliansi mahasiswa tersebut.  

Direktur Intelijen Keamanan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Hirbak Wahyu Setiawan mengatakan, berdasarkan surat pemberitahuan rencana unjuk rasa yang diterimanya, demo mahasiwa di depan Gedung DPR/MPR itu akan diikuti 500 orang dari Aliansi Nasional Reformasi RKUHP.  

"Mereka sampaikan ada 500 orang mengatasnamakan Aliansi Nasional Reformasi KUHP. Mahasiswa saja" kata Hirbak dikutip dari keterangannya, Selasa, 28 Juni 2022.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Komarudin menambahkan, aliansi itu terdiri dari beberapa elemen mahasiswa yang tergabung dalam BEM UI, BEM UNJ, BEM UKI, FISIP UI, termasuk dari blok politik pelajar. Dengan begitu, dia memperkirakan massa demo mahasiswa ini bisa bertambah dari 500 orang menjadi 1.000 orang.

"Makanya kita akan turunkan personel sesuai kebutuhan dan potensi kerawanan ya. Sementara kita masih buatkan rencana pemgamanan," ucap Komarudin.

Mahasiswa akan berkumpul di kawasan Gedung DPR/MPR sekitar pukul 11.00. Mereka datang dari berbagai wilayah di sekitaran luar Jakarta, seperti Tangerang ataupun Depok.

"Kita masih melakukan mapping di wilayah-wilayah karena yang akan gabung juga ada dari teman-teman mahasiswa dari Tangerang juga dan beberapa di luar Jakarta," kata dia.

Mahasiswa Diminta Ikut Awasi Penyusup

Komarudin mengimbau supaya mahasiswa tertib dan menaati aturan yang berlaku dalam demo menentang RKUHP itu. Dia juga berharap mahasiswa turut mengawasi bersama-sama kepolisian terhadap para penyusup yang berusaha mengotori unjuk rasa siang nanti.

"Karena yang tahu itu mereka-mereka juga, siapa yang temennya atau bukan. Kami juga sampai saat ini masih memetakan ikut antisipasi sekiranya ada dari kelompok lain yang akan bergabung," ujar Komarudin.

Pada 21 Juni 2022, para mahasiswa telah berunjuk rasa menyampaikan pernyataan sikap soal RKUHP di depan kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Namun, hingga kini mereka menganggap, apa yang menjadi tuntutan mereka saat itu tak digubris Presiden Joko Widodo maupun para anggota DPR.

Mahasiswa Minta Draf RKUHP Dibuka

Mereka mengatakan, tuntutan yang tak direspons itu, adalah draf RKUHP yang belum dapat diakses oleh publik dan pembahasan pasal-pasal yang melanggar kebebasan berpendapat dan berekspresi warga negara masih tidak dibuang. 

"Kami tetap menuntut atas keterbukaan draf RKUHP, keterlibatan masyarakat yang sejati dalam perancangan RKUHP, dan segera membuang pasal-pasal bermasalah dalam RKUHP yang turut mengancam HAM dan demokrasi," dikutip dari pernyataan sikap Aliansi Nasional Reformasi KUHP.

Para mahasiswa pun kembali demo di DPR pada hari ini untuk kembali menyuarakan tuntutan mereka. Demonstrasi ini akan digelar mulai pukul 13.00 di depan gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. 

Baca juga:  Partai Buruh Demo di DPR, Polisi: Surat Sudah Masuk, 6.000 Orang






Utusan Menteri Luar Negeri Malaysia Usulkan Islamofobia Masuk Kategori Kriminal

13 jam lalu

Utusan Menteri Luar Negeri Malaysia Usulkan Islamofobia Masuk Kategori Kriminal

Utusan khusus Menteri Luar Negeri Malaysia menyarankan agar Islamofobia masuk kategori tindakan kriminal


Buntut Demo, Kuasa Hukum MWA UNS Buka Suara tentang Somasi ke Dekan FKor

1 hari lalu

Buntut Demo, Kuasa Hukum MWA UNS Buka Suara tentang Somasi ke Dekan FKor

Langkah itu diambil MWA UNS tak lepas dari isi chat Dekan FKor di grup WhatsApp silaturahmi dosen.


Kementerian Luar Negeri Turki Disebut Waswas Bakal Ada Pembakaran Al Quran di Norwegia

2 hari lalu

Kementerian Luar Negeri Turki Disebut Waswas Bakal Ada Pembakaran Al Quran di Norwegia

Duta Besar Norwegia untuk Turki dipanggil karena unjuk rasa pada Jumat, 3 Februari 2023, dikhawatirkan bakal terjadi lagi pembakaran Al Quran


Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Dihadiri Sejumlah Petinggi Polda hingga BEM UI

2 hari lalu

Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Dihadiri Sejumlah Petinggi Polda hingga BEM UI

Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI (Universitas Indonesia) Mohammad Hasya Athallah Saputra


Merunut Fakta-fakta Tewasnya Mahasiswa UI: Sudah Meninggal, Mengapa jadi Tersangka?

3 hari lalu

Merunut Fakta-fakta Tewasnya Mahasiswa UI: Sudah Meninggal, Mengapa jadi Tersangka?

Kasus meninggalnya mahasiswa UI dalam kecelakaan yang melibatkan Purnawirawan polisi menyita perhatian sejak beberapa waktu lalu. Simak 7 faktanya.


Polda Metro Rekonstruksi Kecelakaan yang Menewaskan Mahasiswa UI Besok, Gunakan CSI

3 hari lalu

Polda Metro Rekonstruksi Kecelakaan yang Menewaskan Mahasiswa UI Besok, Gunakan CSI

Polda Metro Jaya akan menggelar rekonstruksi insiden kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI Mohammad Hasya Athallah Syaputra.


Bentuk Tim Konsultasi dan Asistensi Kasus Mahasiswa UI Tewas, Kapolda Metro Jaya: Bukan TGPF

4 hari lalu

Bentuk Tim Konsultasi dan Asistensi Kasus Mahasiswa UI Tewas, Kapolda Metro Jaya: Bukan TGPF

Tim ini dibentuk setelah Polda Metro Jaya menerima banyak protes karena mahasiswa UI yang tewas itu ditetapkan sebagai tersangka.


Fakta Penting Kasus Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka, BEM UI dan Fadli Zon Angkat Bicara

6 hari lalu

Fakta Penting Kasus Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka, BEM UI dan Fadli Zon Angkat Bicara

Ketua BEM Universitas Indonesia Melki Sedek Huang mengecam penetapan mahasiswa UI yang tewas tertabrak purnawirawan polisi sebagai tersangka.


Mahasiswa UI yang Tewas jadi Tersangka, BEM UI: Seperti Kasus Ferdy Sambo Jilid II

6 hari lalu

Mahasiswa UI yang Tewas jadi Tersangka, BEM UI: Seperti Kasus Ferdy Sambo Jilid II

BEM UI mengecam polisi yang sempat menetapkan Mohammad Hasya, mahasiswa UI yang tewas tertabrak, sebagai tersangka


100.000 Orang Israel Turun ke Jalan, Protes Pemerintahan Baru PM Netanyahu

13 hari lalu

100.000 Orang Israel Turun ke Jalan, Protes Pemerintahan Baru PM Netanyahu

Israel dilanda gelombang unjuk rasa besar-besaran yang memprotes rencana pemerintahan baru PM Benjamin Netanyahu.