Top 3 Metro: Rusunawa Jatinegara Barat Usir 1 Keluarga, Polisi Cilik Kampanye di Bundaran HI

Sejumlah Polisi Cilik tampil memperagakan aksi baris berbaris saat car free day di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu, 3 Juli 2022. Aksi ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 Bhayangkara. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Tiga berita terpopuler metropolitan pada Senin pagi dimulai dari penjelasan pengelola rusunawa Jatinegara Barat yang usir satu keluarga. Pengusiran itu terjadi karena anak penghuni rusunawa itu diketahui membuang bayi ke Kali Ciliwung.  

Berita lain adalah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) menggelar tes jalur prestasi bagi calon mahasiswa Seleksi Mandiri 2022 bidang hafiz Al-Quran dan YouTube Content Creator. Para calon minimal memiliki hafalan Al-Quran 20 juz, sedangkan YouTube Content Creator minimal memiliki 10 ribu subscribers.

Berita ketiga adalah puluhan polisi cilik kampanye keselamatan berlalu lintas (road safety campaign) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Ahad kemarin. Puluhan polisi cilik ini adalah binaan Polres Metro Bekasi Kota. 

Berikut 3 berita terpopuler kanal metropolitan pada Senin, 4 Juli 2022:     

1. Satu Keluarga Diusir dari Rusunawa Jatinegara Barat, Ini Penjelasan Pengelola

Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Rusunawa Jatinegara Barat berkukuh mengusir keluarga AM dari huniannya di Tower A, Lantai 8. Ini karena buntut dari proses hukum yang tengah dijalani anaknya, MS, 19 tahun, yang membuang bayi di Kali Ciliwung.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta Sarjoko, yang membawahi UPRS Rusunawa Jatinegara Barat menjelaskan pengusiran ini merupakan bentuk sanksi terhadap warga Rusunawa yang melakukan pelanggaran hukum.

Sarjoko menuturkan penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Aanak Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur telah menetapkan MS sebagai tersangka karena membuang bayinya di sungai Ciliwung. Bayi MS pun ditemukan warga sekitar pukul 02.00 WIB dan dibawa ke RS Polri Jatinegara.

"Ini terkait tindak pidana anak warga rusun yang membuang bayi hasil hubungan gelap. Yang bersangkutan melahirkan bayi di kamar mandi hunian rusun terus dibuang di pinggir kali dan ketahuan warga," kata Sarjoko saat dihubungi, Ahad, 3 Juli 2022.

Rusunawa Jatinegara Barat. Foto: timur.jakarta.go.id

Sanksi atas tindak pidana atau pelanggaran lainnya ini, kata Sarjoko, telah diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 111 Tahun 2014 tentang Mekanisme Penghunian Rumah Susun Sederhana Sewa. Sarjoko berujar melahirkan bayi di kamar mandi rusun akibat hubungan gelap merupakan pelanggaran norma atau maksiat.

Sarjoko memastikan pihaknya tetap memperhatikan kepentingan bayi yang dibuang MS. Untuk itu pengelola sudah menawarkan alternatif solusi untuk membantu memfasilitasi keluarga AM pindah rusun. 

"Kami tetap memperhatikan kepentingan bayi tersebut. Untuk itu pengelola juga sudah menawarkan alternatif solusi untuk membantu memfasilitasi keluarga tersebut pindah rusun," ujar Sarjoko.

Selanjutnya UPNVJ tes calon mahasiswa jalur prestasi bidang hafiz Al-Qur’an dan YouTube Content Creator...






Terpopuler: Buwas Soal Modus Pedagang Beras Nakal, Jumlah Bandara Internasional Bakal Dipangkas

6 jam lalu

Terpopuler: Buwas Soal Modus Pedagang Beras Nakal, Jumlah Bandara Internasional Bakal Dipangkas

Berita terpopuler sepanjang Jumat, 3 Februari 2023 dimulai dari permintaan Dirut Bulog Buwas ke bos Food Station Tjipinan soal pedagang beras nakal.


Kasus Polisi Peras Polisi, Polda Metro Jelaskan Kronologi Penjualan Tanah Milik Orang Tua Bripka Madih

7 jam lalu

Kasus Polisi Peras Polisi, Polda Metro Jelaskan Kronologi Penjualan Tanah Milik Orang Tua Bripka Madih

Polda Metro menjelaskan kronologi penjualan tanah yang dilakukan oleh orang tua Bripka Madih. Mengaku diperas sesama polisi.


Viral Polisi Mengaku Diperas Sesama Polisi Rp 100 Juta, Polda Metro Janji Dalami Pernyataan Bripka Madih

18 jam lalu

Viral Polisi Mengaku Diperas Sesama Polisi Rp 100 Juta, Polda Metro Janji Dalami Pernyataan Bripka Madih

Video Bripka Madih yang mengaku dimintai uang Rp 100 juta oleh polisi agar laporan soal penyerobotan tanah milik orang tuanya diusut.


Gereja di Kota Tua Yerusalem Jadi Sasaran Vandalisme

1 hari lalu

Gereja di Kota Tua Yerusalem Jadi Sasaran Vandalisme

Sebuah gereja di Kota Tua Israel menjadi sasaran vandalisme. Pelakunya diduga turis asal Amerika Serikat.


Puluhan Mahasiswa Unesa Magang Setahun di Bandara Internasional Tokyo

1 hari lalu

Puluhan Mahasiswa Unesa Magang Setahun di Bandara Internasional Tokyo

Sebanyak 29 mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Jepang, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengikuti program magang di Bandara Internasional Tokyo


3 Berita Terpopuler Sport: Ronaldo Jual Jet Pribadi, 9 Wakil di Thailand Masters, Proliga 2023

1 hari lalu

3 Berita Terpopuler Sport: Ronaldo Jual Jet Pribadi, 9 Wakil di Thailand Masters, Proliga 2023

Berikut ringkasan tiga berita terpopuler dari dunia olahraga pada Kamis, 2 Februari 2023.


Terpopuler: Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Soal F1 Powerboat, PayPal Akan PHK 2.000 Karyawan

1 hari lalu

Terpopuler: Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Soal F1 Powerboat, PayPal Akan PHK 2.000 Karyawan

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis, 2 Februari 2023 dimulai dari teguran Presiden Jokowi ke Luhut soal Event F1 Powerboat.


Dekan Fakultas Keolahragaan UNS Disomasi MWA, Ratusan Mahasiswa Gelar Demo

1 hari lalu

Dekan Fakultas Keolahragaan UNS Disomasi MWA, Ratusan Mahasiswa Gelar Demo

Mengapa mahasiswa UNS protes somasi MWA terhadap dekan?


Pakai Seragam Polisi, Pembom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Lolos Pemeriksaan

1 hari lalu

Pakai Seragam Polisi, Pembom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Lolos Pemeriksaan

Pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 101 orang di dalam sebuah masjid di sebuah markas polisi di Pakistan mengenakan seragam polisi dan helm


Aplikasi Penipuan Berkedok Undangan Pernikahan di WA, Polisi Tangkap Mahasiswa

2 hari lalu

Aplikasi Penipuan Berkedok Undangan Pernikahan di WA, Polisi Tangkap Mahasiswa

Seorang mahasiswa di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menjadi tersangka pembuat satu di antara file aplikasi yang sedang meresahkan di medsos.