Warga Jakarta Pusat Tolak Perubahan Nama Jalan, Anak Buah Anies Gelar Rapat Sosialisasi

Plang nama jalan yang baru yakni jalan A Hamid Arief dan spanduk penolakan perubahan nama jalan terpasang di kawasan Tanah Tinggi 1 gang 5, Jakarta, Senin, 4 Juli 2022. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta Pemerintah Kota Jakarta Pusat menggelar rapat sosialisasi perubahan nama jalan, setelah muncul penolakan warga setempat. Rapat sosialisasi yang diikuti perwakilan warga yang terdampak perubahan nama jalan itu digelar secara tertutup di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Senin, 4 Juli 2022.

Ketua Rukun Tetangga (RT) 10 Tanah Tinggi, Fajri menyatakan menolak perubahan nama jalan di wilayah tempat tinggalnya. Dengan Pergub 565 Tahun 2022 tentang Penetapan Nama Jalan, Gedung, dan Zona dengan Nama Tokoh Betawi dan Jakarta, Anies Baswedan mengganti nama Jalan Tanah Tinggi I Gang 5 menjadi Jalan A. Hamid Arief.

"Kami menolak karena banyak dokumen kami yang harus diganti, itu perlu dana dan waktu," ujar Fajri seperti dikutip Antara, Senin, 4 Juli 2022.

Fajri juga menyatakan warga RT 10 RW 06 Tanah Tinggi, Johar Baru, tidak pernah dilibatkan dalam sosialisasi perubahan nama jalan itu sebelumnya. 

Warga melihat plang nama jalan yang baru yakni jalan A Hamid Arief dan spanduk penolakan perubahan nama jalan terpasang di kawasan Tanah Tinggi 1 gang 5, Jakarta, Senin, 4 Juli 2022. Penolakan tersebut terjadi karena warga merasa tidak ada jaminan kemudahan apabila seluruh data yang dimiliki harus diubah. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Menanggapi penolakan dari sejumlah warga tersebut, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi memimpin rapat sosialisasi perubahan nama jalan menjadi nama tokoh Betawi itu. "Sosialisasi ini agar warga paham perihal Pergub 565 Tahun 2022 tentang Penetapan Nama Jalan, Gedung, dan Zona dengan Nama Tokoh Betawi dan Jakarta," kata Irwandi di kantornya.

Irwandi mengatakan sosialisasi ini bertujuan supaya masyarakat mengerti isi Peraturan Gubernur Anies Baswedan yang mengatur perubahan nama jalan di 22 titik tersebut.

Berdasarkan catatan Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Pusat, ada 654 warga yang terdampak kebijakan perubahan nama jalan itu.

Ada 8 jalan di Jakarta Pusat yang  berubah nama, yaitu: 
1. Jalan Srikaya (Kebon Sirih) menjadi Jalan Mahbub Djunaidi
2. Jalan Buntu (Jalan Musi) menjadi Jalan Raden Ismail
3. Jalan Tanah Tinggi I Gang 5 menjadi A. Hamid Arief
4. Jalan Senen Raya menjadi H. Imam Sapi'e

5. Jalan SMP 76 (Percetakan Negara) menjadi Jalan Abdullah Ali
6. Jalan Kebon Kacang Raya sisi Utara menjadi M. Mashabi
7. Jalan Kebon Kacang Raya sisi Selatan menjadi Jalan M. Saleh Ishak
8. Jalan Cikini VII menjadi Jalan Tino Sidin.

Warga membentangkan spanduk penolakan perubahan nama jalan di Batu Ampar, Jakarta Timur, Kamis, 30 Juni 2022. ANTARA/Yogi Rachman

Selain penolakan perubahan nama jalan dari warga Jakarta Pusat, penolakan juga terjadi di Jakarta Timur serta Jakarta Barat. 

Baca juga: Warga Batu Ampar Tolak Perubahan Nama Jalan Budaya Jadi Jalan Entong Gendut






Jajal Sistem Tarif Integrasi Jakarta, Terhambat di Pembayaran dan Scan Barcode

8 jam lalu

Jajal Sistem Tarif Integrasi Jakarta, Terhambat di Pembayaran dan Scan Barcode

Tempo mendapati sejumlah kendala saat menjajal penerapan sistem tarif integrasi antarmoda ini


Anies Belum Cabut Pergub Penggusuran Warisan Ahok, PSI: Cuma Retorika

11 jam lalu

Anies Belum Cabut Pergub Penggusuran Warisan Ahok, PSI: Cuma Retorika

Politikus PSI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, menilai Anies Baswedan sebenarnya masih membutuhkan pergub penggusuran warisan Ahok


Thomas Lembong Bocorkan Alasan Perombakan Direksi Ancol: Pecah Belah, Tidak Kompak

13 jam lalu

Thomas Lembong Bocorkan Alasan Perombakan Direksi Ancol: Pecah Belah, Tidak Kompak

Thomas Lembong memberikan bocoran siapa saja pihak-pihak yang akan menempati kursi baru Dewan Direksi Ancol.


Thomas Lembong Sebut Anies Baswedan Restui Perombakan Direksi dan Komisaris Ancol

13 jam lalu

Thomas Lembong Sebut Anies Baswedan Restui Perombakan Direksi dan Komisaris Ancol

Komut PT Pembangunan Jaya Ancol Thomas Lembong menyebut Dewan Direksi saat ini terlalu berpolitik untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok


Anies Baswedan Bakal Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Plaza Selatan Monas

14 jam lalu

Anies Baswedan Bakal Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Plaza Selatan Monas

Upacara HUT Kemerdekaan RI di Monas dilaksanakan sebelum kirab Bendera Merah Putih yang menjadi rangkaian upacara HUT RI ke-77 di Istana Merdeka.


Poin-poin Aturan Tentang Penerapan Tarif Integrasi di Jakarta

14 jam lalu

Poin-poin Aturan Tentang Penerapan Tarif Integrasi di Jakarta

Anies Baswedan mengeluarkan Keputusan Gubernur tentang pemberlakuan tarif integrasi di 3 angkutan umum massal, Transjakarta, MRT dan LRT.


RUPS Ancol Pekan Depan Rombak Direksi, Thomas Lembong: Diisi Profesional

15 jam lalu

RUPS Ancol Pekan Depan Rombak Direksi, Thomas Lembong: Diisi Profesional

Komisaris Utama Pembangunan Jaya Ancol Thomas Lembong mengatakan Anies Baswedan dan Grup Jaya sepakat mengembalikan manajemen Ancol murni profesional.


Pergub Penggusuran Era Ahok Belum Dicabut, PSI Anggap Anies Baswedan Ingkar Janji

16 jam lalu

Pergub Penggusuran Era Ahok Belum Dicabut, PSI Anggap Anies Baswedan Ingkar Janji

Hingga menjelang akhir masa tugasnya pada 16 Oktober 2022, Anies tidak kunjung mencabut Pergub Penggusuran era Ahok.


Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta pada Hari Ini

21 jam lalu

Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta pada Hari Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah di DKI Jakarta diguyur hujan pada Jumat, 12 Agustus 2022.


Penjelasan Alur Perpindahan Orang dalam Sistem Tarif Integrasi di Jakarta

1 hari lalu

Penjelasan Alur Perpindahan Orang dalam Sistem Tarif Integrasi di Jakarta

Tarif Integrasi membuat penumpang yang ingin berpindah moda transportasi antara MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta cukup bayar Rp 10 ribu