Puncak Varian Baru Covid-19 Diperkirakan Pertengahan Juli, Begini Antisipasi Pemprov DKI

Warga mengikuti vaksin bosster di Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat 17 Juni 2022. Adanya virus omicron subvarian baru yaitu BA.4 dan BA.5 yang berpotensi membuat lonjakan kasus Covid-19. Tempo/Muhammad Syauqi Amrullah

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan antisipasi Pemerintah Provinsi DKI untuk mengatasi lonjakan kasus varian baru Covid-19, Omicron BA4 dan BA5. Kementerian Kesehatan memprediksi gelombang kasus Covid-19 itu akan terjadi pada pertengahan Juli 2022.

Menurut Riza, dari sekarang yang harus diantisipasi adalah masa libur panjang sekolah. Dengan pembukaan semua tempat wisata, seperti Monas, Ragunan, dan Ancol, bisa membuat masyarakat dari Bodetabek hingga kota lain menyerbu Ibu Kota.

“Yang penting sekarang dalam rangka mengantisipasi seperti yang kita ketahui bersama yang perlu kita tingkatkan adalah protokol kesehatan,” ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin, 4 Juli 2022.

Pemprov DKI meminta agar semua masyarakat taat dan patuh menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan, serta menghindari kerumunan. Sekali pun sudah ada pelonggaran, jangan sampai subvarian Omicron itu menimbulkan penularan yang lebih parah.

“Karena memang angkanya kan ada peningkatan tapi perlu diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat, patuh, dan disiplin,” tutur Riza.

Wagub DKI menambahkan, selain protokol kesehatan yang harus didorong adalah percepatan pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster. Riza menilai, selama ini DKI selalu terdepan dalam pelaksanaannya vaksinasi mulai dari dosis pertama, kedua, hingga ketiga.

Wagub DKI Riza mengatakan Pemprov DKI tidak pernah berhenti mendorong, memotivasi, dan mengajak masyarakat untuk mendapatkan vaksin ketiga. “Dan mari kita ajak orang tua kita apa lagi yang lansia, anak-anak kita segera mendapatkan vaksin ketiga,” kata Riza.

Menkes prediksi puncak kasus varian baru Covid-19 pertengahan Juli 2022

Sebelumnya Menteri Kesehatan Budi Gunadi menyebut varian baru Covid-19 yakni BA4 dan BA5, telah menyebabkan kenaikan kasus di beberapa negara hingga 30 persen dibanding masa puncak kasus Omicron. Kondisi ini, menurut Budi, diprediksi juga bakal dialami oleh Indonesia. 

"Data dari Afrika Selatan, puncak kasus BA-4/5 di kisaran 30 persenan dari puncak omicron. Di Indonesia Omicron 58.000-an, estimasi kenaikan 17.400-an, dengan puncak fatality di kisaran 10 persenan puncak Omicron," ujar Budi Gunadi dalam keterangannya, Minggu, 26 Juni 2022.

Merujuk pada kasus di Afrika Selatan, Budi mengatakan puncak kasus varian BA4 dan BA5 bakal terjadi dalam 30 hari sejak ditemukannya kasus pertama. Sehingga jika mengikuti pola Afrika Selatan, Budi memperkirakan puncak kasus di Indonesia akan tercapai di pekan kedua dan ketiga Juli 2022. 

"Kenaikan kasus konfirmasi harian sudah mencapai 2.000-an kasus per hari. Batas atas Level-1 WHO adalah 7.800 kasus per hari," kata Budi 

Budi mengatakan tingkat reproduksi kasus di bawah 1 persen atau masih terkendali. Tingkat kasus positif juga cukup rendah di angka 3,61 persen atau masih berada di bawah standar WHO 5 persen. Namun, Budi mengatakan beberapa provinsi seperti Jakarta dan Banten sudah di atas 5 persen.

Sebagai tindak pencegahan lonjakan kasus varian baru Covid-19 yaitu BA.4 dan BA.5, Budi mengatakan pemerintah bakal mempertahankan standar protokol kesehatan yang ada, mempercepat vaksinasi booster, melakukan Sero Survey-3 di akhir Juni dan awal Juli, terakhir mereview status di awal Juli 2022.

Baca juga: Ada Lagi Varian Baru Covid-19 di Thailand, Dinkes DKI Terus Lakukan Tracing






Omicron Baru Lagi yang Lebih Menular: BA.4.6 Versus BA.5 dan BA.2.75

1 hari lalu

Omicron Baru Lagi yang Lebih Menular: BA.4.6 Versus BA.5 dan BA.2.75

Pemerintah dan masyarakat di Indonesia diminta tak cemas dengan adanya subvarian Omicron terbaru tapi jangan juga dipandang remeh.


YouTube Rilis Fitur Periksa untuk Lawan Hoaks di Bidang Kesehatan

2 hari lalu

YouTube Rilis Fitur Periksa untuk Lawan Hoaks di Bidang Kesehatan

Konten kesehatan salah satu konten yang paling banyak mengandung misinformasi. Fitur YouTube Periksa diharapkan bisa bantu promosi kesehatan.


Terdeteksi di 43 Negara, Ini yang Perlu Diketahui tentang Covid-19 Subvarian BA.4.6

2 hari lalu

Terdeteksi di 43 Negara, Ini yang Perlu Diketahui tentang Covid-19 Subvarian BA.4.6

Pakar mengatakan subvarian baru COVID-19 BA.4.6 saat ini telah terdeteksi di 43 negara. Berikut hal yang perlu diperhatikan.


Wagub DKI Berharap Kenaikan Tarif Ojek Online Bisa Mendongkrak Penumpang Transjakarta

2 hari lalu

Wagub DKI Berharap Kenaikan Tarif Ojek Online Bisa Mendongkrak Penumpang Transjakarta

Wagub DKI Riza Patria menyatakan kenaikan tarif ojek online bisa memindahkan pengguna transportasi ke angkutan umum seperti Transjakarta.


Cerita Lurah Bangka Soal PPSU Penganiaya Kekasih, Korban Masih Cinta

3 hari lalu

Cerita Lurah Bangka Soal PPSU Penganiaya Kekasih, Korban Masih Cinta

Lurah telah menyarankan Eti menjalani visum setelah menjadi korban penganiayaan kekasihnya sendiri, sesama anggota PPSU.


Rekrutmen PPSU Diperketat Imbas Viral Penganiayaan di Jalan Kemang Dalam Jaksel

3 hari lalu

Rekrutmen PPSU Diperketat Imbas Viral Penganiayaan di Jalan Kemang Dalam Jaksel

Tindakan kekerasan anggota PPSU yang dipicu kecemburuan dan emosi itu disebut Riza Patria tidak bisa ditoleransi dan barbar.


Wagub Riza Patria Telepon Lurah Minta Anggota PPSU Penganiaya Kekasih Dipecat

3 hari lalu

Wagub Riza Patria Telepon Lurah Minta Anggota PPSU Penganiaya Kekasih Dipecat

Imbas kasus penganiayaan PPSU yang viral itu, Wagub Riza juga meminta Lurah Rawa Barat Jakarta Selatan untuk mengevaluasi anggota PPSU lain.


Wagub DKI Pecat PPSU yang Aniaya Kekasihnya Sesama PPSU

3 hari lalu

Wagub DKI Pecat PPSU yang Aniaya Kekasihnya Sesama PPSU

Aksi PPSU yang menganiaya seorang PPSU yang merupakan kekasihnya itu terekam dalam video dan viral. Wagub DKI langsung memecatnya.


28 RT Jadi Zona Merah, Wagub DKI Minta Dinkes Percepat Vaksinasi Booster

3 hari lalu

28 RT Jadi Zona Merah, Wagub DKI Minta Dinkes Percepat Vaksinasi Booster

Wagub DKI Riza Patria meminta Dinas Kesehatan DKI untuk mempercepat vaksinasi booster agar zona merah tak terus bertambah.


Wagub DKI: Ibu Kota Pindah ke Kalimantan Kurangi Potensi Jakarta Tenggelam

3 hari lalu

Wagub DKI: Ibu Kota Pindah ke Kalimantan Kurangi Potensi Jakarta Tenggelam

Wagub DKI Riza Patria menilai keputusan untuk memindahkan ibu kota ikut mengurangi ancaman Jakarta Tenggelam.