Baku Tembak Sesama Polisi di Rumah Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, CCTV Rusak Sejak Dua Pekan Lalu

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo memberikan keterangan saat konferensi pers di Kantor Komnas HAM RI, Jakarta, Selasa, 19 Oktober 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Budhi Herdi Susianto mengatakan tidak menemukan bukti CCTV kasus penembakan di rumah Kadiv Propam Polri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo. Menurut dia, kebetulan di rumah tersebut CCTV-nya sedang rusak sejak dua minggu yang lalu.

"Kami juga mendapatkan bahwa di rumah memang kebetulan CCTV-nya rusak sejak dua minggu lalu. Sehingga tidak kami dapatkan," ujar dia dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa, 12 Juli 2022.

Namun, Budhi melanjutkan, pihaknya tidak berhenti pada CCTV di dalam rumah yang rusak. Secara scientific crime investigation, polisi berusaha untuk mengungkap, membuat terang peristiwa ini dengan mencari alat bukti lain. Salah satunya CCTV yang berada di sekitar rumah tersebut.

"Tentunya yang bisa membuktikan petunjuk adanya proses atau orang-orang yang mungkin berada di rumah tersebut," tutur Budhi.

Menurut Budhi, sesuai dengan 184 KUHAP, pihaknya harus menemukan lima alat bukti yang dikumpulkan oleh Polri yakni transaksi, keterangan ahli, surat atau dokumen, petunjuk, dan keterangan terdakwa. "Jadi lima alat bukti ini sudah diatur dalam KUHP dan polisi tentunya akan berupaya untuk mencari alat bukti tersebut," tutur Budhi.

Kasus itu bermula pada Jumat, 8 Juli 2022, sekitar pukul 17.00 WIB, ada teriakam istri Kadiv Propam dan sempat minta tolong ke personel yang ada di rumah tersebut. "Jadi ibu teriak minta tolong kepada saudara Bharada RE dan saudara M," kata Budhi.

Teriakan itu, kata Budhi, rupanya membuat saudara Brigadir J panik, dan Bharada RE yang berada di lantai rumah langsung mencari sumber teriakan. Pada saat itu juga, Brigadir J mendengar suara langkah Bharada RE dengan saksi K yang turun dari tangga.

Baru setengah menuruni anak tangga Bharada RE melihat Brigadir J keluar dari kamar istri Kadiv Propam dan menanyakan ada kejadian apa. Namun, pertanyaan Bharda RE justru dijawab dengan tembakan yang dilakukan oleh Brigadir J. Tembakan itu tidak mengenai Bharada RE, hanya mengenai tembok, karena Bharada RE berlindung di balik tangga.

"Kemudian karena Bharada RE juga dibekali senjata, dia mengeluarkan senjata yang ada di pinggangnya. Nah ini kemudian terjadi penembakan," ujar Budhi.

Jika melihat kondisi TKP, Budhi berujar, pihaknya menemukan adanya bekas tembakan di tembok yang ada di tangga itu sebanyak tujuh titik tembakan. Selain itu berdasarkan olah otopsi sementara polisi mendapatkan ada tujuh luka tembak masuk, terdiri enam luka tembak keluar, dan satu proyektil bersarang di dada.

Dari hasil proses olah TKP, polisi juga menemukan beberapa barang bukti, mulai dari senjata, maupun slongsong serta proyektil peluru. "Kami melihat bahwa di tempat tersebut diduga terjadi peristiwa pidana, sehingga kemudian melakukan proses olah TKP secara teliti, di mana kami melihat bahwa proses ini dari saksi yang pertama kali melihat peristiwa tersebut," tutur Budhi.

Baca juga: Polisi Saling Tembak di Rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo , Jari Brigadir J Putus dan Alami Luka Sayat






Jebakan Batman Polisi Lalu Lintas Harus Dihentikan, Lemkapi: Tindak Tegas Pelanggar

22 jam lalu

Jebakan Batman Polisi Lalu Lintas Harus Dihentikan, Lemkapi: Tindak Tegas Pelanggar

Edi Hasibuan mengatakan, Polisi Lalu Lintas (Polantas) merupakan baromater pelayanan Polri sehingga jebakan batman pengguna jalan harus dihentikan.


Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

1 hari lalu

Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

Empat polisi bekas bawahan Irjen Ferdy Sambo diwajibkan menjalani pembinaan mental kepribadian, keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan


Sidang Etik Kasus Brigadir J Dilanjutkan Senin Mendatang, Giliran Ipda Arsyad Daiva Gunawan yang Hadapi KKEP

1 hari lalu

Sidang Etik Kasus Brigadir J Dilanjutkan Senin Mendatang, Giliran Ipda Arsyad Daiva Gunawan yang Hadapi KKEP

Ipda Arsyad Daiva Gunawan merupakan salah satu personil yang mengolah TKP pembunuhan Brigadir J.


Akademisi dan Amnesty International Minta Kejaksaan Gelar Penyelidikan Lanjutan Kasus Brigadir J

2 hari lalu

Akademisi dan Amnesty International Minta Kejaksaan Gelar Penyelidikan Lanjutan Kasus Brigadir J

Komnas HAM dinilai perlu mengoptimalkan wewenangnya dalam penyelidikan pro justitia atas kasus pembunuhan Brigadir J.


Kabar 3 Kapolda Dukung Skenario Ferdy Sambo, Polri: Tidak Ada Keterkaitan

2 hari lalu

Kabar 3 Kapolda Dukung Skenario Ferdy Sambo, Polri: Tidak Ada Keterkaitan

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa ketiga Kapolda tersebut tidak ada keterlibatan pada kasus yang menjerat Ferdy Sambo.


Mengungkap Konsorsium 303, Diduga Berperan di Jaringan Perdagangan Orang di Kamboja

2 hari lalu

Mengungkap Konsorsium 303, Diduga Berperan di Jaringan Perdagangan Orang di Kamboja

Konsorsium 303 beredar di media sosial sebagai sebuah bagan yang menunjukkan nama dan peran orang-orang yang diduga terlibat dalam suatu jaringan bisnis ilegal.


Ada Saksi Kunci Sakit, Polri: Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Tetap Digelar Pekan Depan

2 hari lalu

Ada Saksi Kunci Sakit, Polri: Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Tetap Digelar Pekan Depan

Meski salah satu saksi kunci sakit, sidang etik terhadap Brigjen Hendra Kurniawan akan tetap digelar pekan depan. Saksi kunci itu baru selesai operasi


Polri Sudah Serahkan Putusan Pemecatan ke Ferdy Sambo

2 hari lalu

Polri Sudah Serahkan Putusan Pemecatan ke Ferdy Sambo

Polri sudah kirimkan surat pemecatan hasil sidang banding Komisi Kode Etik Polri ke Ferdy Sambo.


Kapolda Metro Fadil Imran Tunjuk 11 Kapolsek Baru

2 hari lalu

Kapolda Metro Fadil Imran Tunjuk 11 Kapolsek Baru

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menunjuk 11 Kapolsek baru. Kapolsek Penjaringan Kompol Ratna Quratul Ainy jabat Kasubdit Renakta Direskrimum.


Ferdy Sambo Gugat Hasil Sidang Etik ke PTUN, Pengamat Waspadai Hakim Masuk Angin

2 hari lalu

Ferdy Sambo Gugat Hasil Sidang Etik ke PTUN, Pengamat Waspadai Hakim Masuk Angin

Gugatan Ferdy Sambo di PTUN disebut bisa dikabulkan jika hakimnya masuk angin.