Penyelundup Narkoba Bandar Malaysia Dibongkar, Barang Dikamuflase Teh Cina Gua Yingyang

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan memberikan keterangan pers saat rilis pengungkapan kasus narkotika di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 12 Juli 2022. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar jaringan pengedar narkoba yang melibatkan bandar Malaysia hingga Jakarta. Dalam pengungkapan di kurun waktu tiga bulan Mei-awal Juli 2022, ditemukan banyak barang bukti berbagai jenis narkoba.

Barang bukti yang berhasil disita adalah sabu 86,27 kilogram; heroin 241 gram; ekstasi 135 butir; ganja 4,02 kilogram; erimin 5 mikrogram sebanyak 3.800 butir; tembakau sintetis 202 gram; cannabinoid 3,74 kilogram; dan alat serta bahan pembuatan tembakau sintetis.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Kombes Endra Zulpan menjelaskan dengan jumlah barang bukti tersebut, berdasarkan perhitungan Ditresnarkoba Polda Metro, pengungkapan kasus menyelamatkan 404.452 jiwa.

“Artinya kami bisa menyelamatkan hampir setengah juta orang. Apabila barang bukti yang ada di depan kami ini tidak berhasil diungkap maka orang tersebut bisa mengkonsumsi narkoba,” ujar dia dalam konferensi pers, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 12 Juli 2022.

Menurut Zulpan, pengungkapan kasus itu merupakan wujud nyata Polda Metro Jaya, di bawah Pimpinan Direktur Reserse Narkoba. Karena, kata dia, pihaknya memiliki komitmen memberantas narkoba di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Pemerintah, Zulpan berujar, juga sudah menyatakan narkoba ini sangat berbahaya. Sehingga dikategorikan sebagai extraordinary crime atau kejahatan yang sangat membahayakan. “Karena bisa merusak semua sendi-sendi kebangsaan termasuk di antaranya generasi muda yang nanti akan menjadi penerus bangsa kita ini,” tutur Zulpan.

35 pelaku penyelundukan narkoba ditangkap

Dalam kasus selama periode tiga bulan itu, Kombes Endra Zulpan mengatakan pihaknya telah menangkap 35 pelaku. Pengungkapan kali ini dilakukan bekerja sama dengan Bea Cukai di Bandara Soekarno Hatta. "Dari kejahatan ini, penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap 35 orang yang terdiri dari 19 kasus," kata Zulpan.

Mereka dikenakan adalah pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 susider pasa 111 ayat dua jo pasal 132 kemudian juga berpatokan dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Dengan ancaman pidana minimal 5 tahun, dan juga maksimal hukumam mati,” ujar dia dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 12 Juli 2022.

Modus dibungkus teh cina dan makanan kripik

Dalam kejahatan ini, kata Zulpan, modus yang digunakan para pelaku, pertama adalah barang bukti jenis sabu sebagian besar dikamuflasekan seperti teh Cina bermerek Gua Yingyang. "Kemudian ini disembunyikan dan diselundupkan di dalam koper atau tas koper," tutur Zulpan.

Modus yang kedua adalah barang bukti narkoba jenis sabu juga dikamuflasekan seperti kapsul yang disembunyikan di dalam minuman kemasan, tepatnya Hydrococo. Modus ketiga yang digunakan adalah diselundupkan melalui jasa ekspedisi dan dikamuflasekan dalam bungkus makanan kripik.

Menurut Zulpan, sinergitas Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan juga Bea Cukai di lapangan tidak bisa dipisahkan. "Sehingga kami berhasil mengungkap kejahatan narkotika ini," kata dia.

Baca juga: 35 Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Jakarta Ditangkap, Polisi Bicara Ancaman Hukuman Mati






Operasi Zebra Jaya 2022, Dirlantas Polda Metro Jaya: Tilang Adalah Pilihan Terakhir

5 jam lalu

Operasi Zebra Jaya 2022, Dirlantas Polda Metro Jaya: Tilang Adalah Pilihan Terakhir

Berbeda dengan razia Operasi Zebra Jaya, tidak ada toleransi bagi pelanggar lalu lintas yang tertangkap kamera tilang elektronik atau ETLE.


Sultan Sulu Minta Belanda Sita Aset, Malaysia: Petronas Bukan Milik Negara

6 jam lalu

Sultan Sulu Minta Belanda Sita Aset, Malaysia: Petronas Bukan Milik Negara

Pemerintah Malaysia menyatakan aset Petronas bukan milik pemerinta. Ahli waris Sultan Sulu meminta aset pemerintah Malaysia termasuk Petronas disita.


PM Malaysia Selidiki Mantan Jaksa Agung yang Tangani Kasus Korupsi Petinggi UMNO

8 jam lalu

PM Malaysia Selidiki Mantan Jaksa Agung yang Tangani Kasus Korupsi Petinggi UMNO

PM Malaysia memerintahkan penyelidikan atas kemungkinan pelanggaran oleh mantan jaksa agung yang menangani kasus korupsi beberapa anggota senior UMNO


UMNO Galang Mandat Lebih Besar, Pemilu Malaysia Digelar Tahun Ini

9 jam lalu

UMNO Galang Mandat Lebih Besar, Pemilu Malaysia Digelar Tahun Ini

UMNO, yang merupakan komponen terbesar dari koalisi berkuasa di Malaysia, setuju untuk mengadakan pemilihan umum tahun ini.


Polisi Temukan Unsur Kekerasan dalam Laporan KDRT yang Dialami Lesti Kejora

14 jam lalu

Polisi Temukan Unsur Kekerasan dalam Laporan KDRT yang Dialami Lesti Kejora

Polres Metro Jakarta Selatan menemukan adanya unsur kekerasan dalam laporan KDRT yang dialami Lesti Kejora. Polisi segera periksa Rizky Billar.


Top 3 Dunia: Pengakuan Putin, Sultan Sulu Versus Malaysia, dan Krisis Energi Jerman

18 jam lalu

Top 3 Dunia: Pengakuan Putin, Sultan Sulu Versus Malaysia, dan Krisis Energi Jerman

Berita Top 3 Dunia soal Putin akui kesalahan perekrutan wamil, Sultan Sulu gugat Malaysia, dan Jerman anggarkan Rp2,9 kuadriliun untuk krisis energi


Dugaan KDRT ke Lesti Kejora, Rizky Billar Terancam 5 Tahun Penjara

1 hari lalu

Dugaan KDRT ke Lesti Kejora, Rizky Billar Terancam 5 Tahun Penjara

Muhammad Rizky alias Rizky Billar terancam pidana 5 tahun penjara dan denda 15 juta atas dugaan KDRT yang dilakukannya pada istrinya, Lesti Kejora


Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

1 hari lalu

Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru yang mengacu pada aturan purchasing power parities (PPP) 2017.


Kasus KDRT Lesti Kejora, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Terhadap Rizky Billar

1 hari lalu

Kasus KDRT Lesti Kejora, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Terhadap Rizky Billar

Pedangdut Lestiani atau Lesti Kejora melaporkan suaminya, Muhammad Rizky alias Rizky Billar, ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan KDRT


Polisi: KDRT Lesti Kejora dari Rizky Billar Kekerasan Nyata, Bukan Settingan

1 hari lalu

Polisi: KDRT Lesti Kejora dari Rizky Billar Kekerasan Nyata, Bukan Settingan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan Rizky Billar diduga mendorong, membanting, dan mencekik Lesti Kejora