Ketua RT: Rumah Irjen Ferdy Sambo Ramai Didatangi Polisi Setelah Terdengar Letusan

Polisi berjaga di depan rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo pascaperistiwa baku tembak dua ajudannya di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa 12 Juli 2022 malam. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyerahkan penyelidikan dan penyidikan kasus baku tembak yang terjadi pada Jumat (8/7) antara dua ajudan di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo yakni Bharada E dan Brigadir J tersebut kepada tim gabungan yang akan bekerja secara profesional. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua RT 5 RW 1 Komplek Perumahan Polri, Duren Tiga, Seno Sukarto, 84 tahun, memberikan kesaksian atas kejadian penembakan di rumah Kadiv Propam Polri, Inspektur Jenderal Ferdy Sambo. Kejadian penembakan itu terjadi pada Jumat, 8 Juli 2022.

Jenderal purnawiran dengan pangkat bintang 2 itu mengatakan, saat peristiwa itu muncul di publik, dia langsung menanyakan ke satpam yang biasa berjaga di seberang rumah Ferdy kondisi.

Sebab, Seno mengaku saat kejadian itu dia memang mendengar suara letusan. Tapi, karena kejadian ini terjadi menjelang hari raya Idul Adha, dia mengatakan, suara letusan itu dianggap sebatas letusan petasan atau kembang api saja.

"Dan di sini biasanya menjelang tahun baru, Idul Adha, dan lain sebagainya itu biasanya membunyikan kembang api. Saya beli kembang api, saya letuskan dilapangan itu (depan pos satpam) supaya ramai," kata dia saat ditemui di rumahnya, Rabu, 13 Juli 2022.

Oleh sebab itu, dia mengatakan, satpam juga tidak menyadari bahwa suara letusan itu sebetulnya adalah suara tembakan, makanya tidak ada tindak lanjut dari mereka. Tapi, dia melanjutkan, satpam curiga rumah Ferdy Sambo malah makin banyak berdatangan orang setelah terdengar suara letusan.

Seno Sukarto, Ketua RT 5 RW 1 Komplek Perumahan Polri, Duren Tiga, memberikan kesaksian kejadian penembakan di rumah Kadiv Propam Polri, Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, Rabu, 13 Juli 2022. Tempo/ Arrijal Rachman

Karena melihat banyaknya orang yang datang ke rumah Ferdy, Seno mengatakan, satpam menghampiri rumah Ferdy dan menanyakan kepada orang-orang di lokasi ada kejadian apa. Namun, satpam kata dia malah menerima jawaban tidak ada kejadian apa-apa dari pihak yang datang ke rumah Ferdy.

"Satpam mulai bertanya-tanya kok yang datang itu makin lama makin banyak ke rumah itu. Ditanya lah sama satpam, ada apa? Enggak ada apa-apa. Jadi akhirnya ya sudah nggak ada apa-apa," ujar Seno.

Seno mengaku, setelah itu dia juga sempat bertanya ke satpam kenapa tidak sampai ikut memeriksa kondisi rumah di dalam karena dia bertugas sebagai pengaman kompleks. Namun satpam menjawab tidak berani karena takut disalahkan oleh orang-orang yang ada di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

"Kamu kok enggak mau periksa?, Nanti diperiksa (jawab satpam), saya disalahkan sama mereka. Jadi dia juga takut," ujar Seno.

Menurut keterangan satpam, Seno mengatakan, orang yang ramai-ramai datang ke rumah Ferdy adalah anggota kepolisian. "Ya rata-rata anggotanya beliau (Sambo). Itu katanya satpam ya, saya sendiri kaki saya begini jadi saya nggak ke sana memang. Saya hanya telepon aja, tanyain satpam bagaimana, ada apa," ujar Seno.

Baca juga: Brigadir J Tewas di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Polisi: Bharada E Penembak Nomor Satu






Soal Ancaman Hukuman Ferdy Sambo: Pidana Penjara Tidak Boleh Melebihi 20 Tahun?

2 jam lalu

Soal Ancaman Hukuman Ferdy Sambo: Pidana Penjara Tidak Boleh Melebihi 20 Tahun?

Ferdy Sambo terancam hukuman maksimal. Apabila vonis kepada terpidana lebih dari 20 tahun, satu-satunya cara memvonis yaitu hukuman seumur hidup.


Kejaksaan Agung akan Limpahkan Perkara Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jakarta Selatan

4 jam lalu

Kejaksaan Agung akan Limpahkan Perkara Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jakarta Selatan

Jaksa akan menggabungkan dua perkara Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J dan kasus obstruction of justice.


Putri Candrawathi Ditahan, Kak Seto Minta Negara Melindungi Anaknya

4 jam lalu

Putri Candrawathi Ditahan, Kak Seto Minta Negara Melindungi Anaknya

Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi akhirnya ditahan karena pembunuhan Brigadir J. Kak Seto minta negara melindungi anak Putri dan Sambo.


Putri Candrawathi Titipkan Anak ke Keluarganya, Komnas PA: Jika Tidak Mampu, Pemerintah Bisa Take Over

6 jam lalu

Putri Candrawathi Titipkan Anak ke Keluarganya, Komnas PA: Jika Tidak Mampu, Pemerintah Bisa Take Over

Jika keluarga Putri Candrawathi tidak mampu merawat anak tersebut, negara bisa mengambil alih peran orang tua.


Reportase Pasca Putri Candrawathi Ditahan, Jurnalis Tempo Diusir Penjaga Rumah Ferdy Sambo

7 jam lalu

Reportase Pasca Putri Candrawathi Ditahan, Jurnalis Tempo Diusir Penjaga Rumah Ferdy Sambo

Jurnalis Tempo mencoba melihat kondisi rumah Ferdy Sambo di Jalan Saguling setelah Putri Candrawathi ditahan. Diusir penjaga rumah.


Pengamat Ragukan Ketidaktahuan Fadil Imran soal Peran Jerry Siagian di Kasus Ferdy Sambo

7 jam lalu

Pengamat Ragukan Ketidaktahuan Fadil Imran soal Peran Jerry Siagian di Kasus Ferdy Sambo

Kapolri Listyo Sigit menyatakan tiga Kapolda yang dituduh ikut menyokong skenario Ferdy Sambo tidak terlibat, termasuk Fadil Imran.


Putri Candrawathi Baru Ditahan, Kamaruddin Heran Kenapa Perempuan Lain Diperlakukan Berbeda

10 jam lalu

Putri Candrawathi Baru Ditahan, Kamaruddin Heran Kenapa Perempuan Lain Diperlakukan Berbeda

Pengacara Brigadir J tetap menilai penahanan terhadap Putri Candrawathi terlambat.


Kapolri Pastikan Ferdy Sambo cs Diserahkan ke Kejaksaan Pekan Depan

11 jam lalu

Kapolri Pastikan Ferdy Sambo cs Diserahkan ke Kejaksaan Pekan Depan

Kapolri menyatakan penyerahan tahap kedua Ferdy Sambo cs akan dilakukan pada Senin atau Rabu pekan mendatang.


Siapa Saja Polisi yang Menjalani Sanksi Demosi Terseret Kasus Ferdy Sambo?

11 jam lalu

Siapa Saja Polisi yang Menjalani Sanksi Demosi Terseret Kasus Ferdy Sambo?

Kasus Ferdy Sambo menyeret banyak polisi dalam pelanggaran etik, sebagian menjalani sanksi demosi


Kriminolog UI Nilai Penahanan Putri Candrawathi Setelah P-21 Lebih Efisien, Ini Alasannya

14 jam lalu

Kriminolog UI Nilai Penahanan Putri Candrawathi Setelah P-21 Lebih Efisien, Ini Alasannya

Penahanan Putri Candrawathi setelah berkas dinyatakan lengkap dianggap lebih efisien karena beberapa alasan.