Tersangka Kasus Sopir Truk Pencuri 25 Ton Gula Pura-pura Dibegal Jadi 12 Orang

Ilustrasi gula pasir. ANTARA/Adiwinata Solihin

TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya menetapkan 12 tersangka dalam kasus sopir truk yang berpura-pura dibegal untuk mencuri 25 ton gula muatan truk itu.

Kasubdit Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Hari Agung Julianto mengatakan, para tersangka ini bersama-sama merekayasa kasus pembegalan itu karena ingin mencuri 25 ton gula muatan truk itu. Mereka melakukan kontrak kerja sama dalam kasus pencurian itu.

Para tersangka itu adalah sopir truk MI, 29 tahun dan ABU, 54 tahun,  yang membantu menyusun rencana dan mencari pembeli gula hasil pencurian. Sejumlah tersangka lain, yaitu R, IA (36), H (47), IK (55) berperan menawarkan gula curian itu. Ada dua tersangka yang membeli gula dari H, yaitu IN (55) dan AS (38). 

Selain mereka, masih ada tersangka lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), yaitu: M dan D, yang berperan membawa truk MI ke lokasi penjualan gula di Cianjur. Tersangka H yang menyusun rencana membuang tersangka MI di Gunung Sindur serta R pembeli gula dari tersangka IA dan menyalurkan ke toko-toko lain.

"Tersangka MI bekerja sama dengan pelaku lainnya untuk melakukan penggelapan 1 unit truk bermuatan 25 ton gula pasir dengan cara berpura-pura dibegal dan membuat laporan polisi dengan keterangan palsu," ucap Agung saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa, 19 Juli 2022.

Kronologi kasus penggelapan dan pencurian ini bermula pada 23 Januari 2022 sore saat tersangka MI bersiap menjemput muatan gula di Lampung. Kala itu, MI sudah dihubungi tersangka lain untuk berpura-pura diikat dan membuat laporan palsu ke polisi dengan kasus pembegalan. Saat itu MI mengaku menolak karena takut ketahuan.

Tapi pada 24 Juni 2022, MI kembali ditelpon oleh para tersangka lain yang merencanakan sandiwara ini. Mereka menyakinkan MI bahwa sandiwara pembegalan ini tidak akan diketahui polisi.

Baru pada 26 Juni 2022 saat sudah sampai di PT Janani Abadi, tempat mengambil truk, MI yakin sandiwaranya tidak akan terungkap dan mengiyakan ajakan tersangka lain.

"Pada 28 Juni 2022, MI sepakat melakukan penggelapan 1 unit truk bermuatan gula 25 ton. Lalu tersangka MI berangkat dari PT Janani Abadi menuju ke PT Berkah Manis Makmur di Cikande, Serang, untuk mengangkut gula menuju Pelabuhan Tanjung Priuk," ujar Agung.

Saat melewati Gerbang Tol Cikupa, MI kemudian dijemput tersangka lain dengan minibus berwarna silver bersama tersangka H yang masih DPO dan tersangka ABU. Dia pun diikat dan dilakban mulutnya serta ditaruh di warung kosong kawasan Gunung Sindur, sedangkan truk muatan gulanya dibawa tersangka M dan D yang masih DPO. 

Setelah itu, MI pun ditemukan warga dan membuat cerita dirinya dibegal serta melaporkan kasusnya ke Polresta Tangerang. Dari hasil laporan ini, polisi pun curiga karena apa yang dilaporkan dengan bukti-bukti CCTV di tol tidak ada yang cocok. 

Polisi mengejar sopir truk pencuri muatan gula itu setelah laporannya diterima dengan nomor laporan TBL/B/562/VI/2022/SPKT/Polresta Tangerang/Polda Banteng pada 29 Juni 2022. "Para tersangka dikenakan pasal 169 ayat 1 KUHP dan atau pasal 372 KUHP dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan 4 tahun," ujar Agung.

Baca juga: Polisi Tetapkan Tersangka Sopir Truk Pertamina dan Kernetnya dalam Kasus Kecelakaan di Cibubur






Putri Pedangdut Imam S Arifin Jadi Tersangka Pencurian Belasan Sepeda Motor

2 hari lalu

Putri Pedangdut Imam S Arifin Jadi Tersangka Pencurian Belasan Sepeda Motor

Putri mendiang Imam S Arifin, berinisial RDA, ditangkap polisi karena diduga mencuri belasan sepeda motor.


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

3 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Diinjak Lehernya Saat Dihukum Push Up, Sopir Truk Akhirnya Berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Depok

4 hari lalu

Diinjak Lehernya Saat Dihukum Push Up, Sopir Truk Akhirnya Berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Depok

Sopir truk Ahmad Misbah akhirnya berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri. Polisi menyatakan kasus ini telah selesai.


Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

5 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

DPD Partai Golkar Kota Depok menjadwalkan pemanggilan terhadap Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri, Senin petang, 26 September 2022.


Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

7 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri menginjak sopir truk dan menghukumnya untuk push up


Hukum Supir Truk Berguling di Jalan, Anggota DPRD Depok Tajudin: Saya Emosi

7 hari lalu

Hukum Supir Truk Berguling di Jalan, Anggota DPRD Depok Tajudin: Saya Emosi

Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri mengaku khilaf atas perlakuannya terhadap supir truk, setelah videonya viral.


Viral Wakil Ketua DPRD Kota Depok Suruh Push Up Hingga Tendang Supir Truk

8 hari lalu

Viral Wakil Ketua DPRD Kota Depok Suruh Push Up Hingga Tendang Supir Truk

Wakil Ketua DPRD Kota Depok terekam melakukan perbuatan semena-mena terhadap seorang sopir truk.


Polisi Tangkap 2 Pencuri Kabel BCC Penangkal Petir di Kota Tangerang

13 hari lalu

Polisi Tangkap 2 Pencuri Kabel BCC Penangkal Petir di Kota Tangerang

Kedua pencuri kabel penangkal petir di apartemen itu dikenakan dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.


Polisi Tangkap Jambret Spesialis Handphone di Tangerang, Incar Emak-Emak Bermotor Bawa Tas

16 hari lalu

Polisi Tangkap Jambret Spesialis Handphone di Tangerang, Incar Emak-Emak Bermotor Bawa Tas

Para korban mengalami luka pada kaki dan tangan karena terjatuh dari sepeda motor usai tasnya dirampas jambret itu.


Tawuran Maut Pelajar di Depok Sebabkan Satu Tewas, Polisi: Ngakunya Korban Begal

17 hari lalu

Tawuran Maut Pelajar di Depok Sebabkan Satu Tewas, Polisi: Ngakunya Korban Begal

Tawuran maut antar kelompok pelajar di Kota Depok kembali terjadi, akibatnya seorang pelajar berinisial AZS (20) meninggal dunia terkena sabetan celurit.