Syahganda Nainggolan Sebut Rizieq Shihab Bebas karena Amerika, Aziz: Saya Harus Punya Bukti

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Rizieq Shihab disambut oleh istri dan putri-putrinya setelah dinyatakan bebas bersyarat dan tiba di kediamannya di Petamburan, Jakarta, Rabu, 20 Juli 2022. Foto: Isitmewa

TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara Rizieq Shihab atau HRS, Aziz Yanuar menjawab tudingan Ketua Lembaga Kajian Publik Sabang Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan ihwal adanya campur tangan Amerika Serikat dalam pembebasan bersyarat Rizieq Shihab.

Aziz mengatakan, tudingan itu tidak berdasar karena pembebasan bersyarat yang diterima Rizieq Shihab sesuai dengan prosedur hukum yang jelas. Berdasarkan administrasi hukum, kata dia, Rizieq memang telah nemenuhi syarat keluar dari Rumah Tahanan Cipinang.

"Jadi habib ini memenuhi syarat. Tim kuasa hukum dan habib mengambil 2 fasilitas sebagaimana diatur di Permenkumham Nomor 7 Tahun 2022 mengenai Remisi," kata Aziz di kawasan Jakarta Selatan, Ahad, 24 Juli 2022.

Menurut Aziz, pihaknya telah mengambil fasilitas remisi 2 kali serta pembebasan bersyarat. Pengambilan fasilitas itu, kata dia, dihitung dari 3 perkara yang dilakukan Rizieq hingga akhirnya dia dijebloskan ke penjara.

Pertama perkara kerumunan di Megamendung yang telah dibayar dendanya, dan ditahan sejak Agustus 2021. Dari situ, kata Aziz, Rizieq menjalani masa kurungan selama 1 tahun hingga Agustus 2022. 

"Karena kami dapat remisi maka maju 2 bulan. Kemudian ada juga di situ kalau sudah menjalani dua per tiga masa tahanan maka kami bisa ajukan pembebasan bersyarat. Semua prosedur kami penuhi," ucap dia.

Karena itu, dia mengatakan, Rizieq mendapatkan pembebasan bersyarat pada 20 Juli 2022. Setelah itu, dia mengatakan masa ekspirasi Rizieq dijadwalkan berakhir pada 10 Juli 2023 dan setelahnya memasuki masa percobaan sampai 10 Juli 2024.

"Artinya semua sesuai prosedur. Jadi kalau ada informasi spekulasi, ada tebak-tebak buah manggis, dugaan-dugaa tadi (dibantu AS) ya sebenarnya adalah hak dari setiap warga negara," ucapnya.

Kubu Rizieq tak bisa bantah tudingan Syahganda Nainggolan

Meski begitu, Aziz mengaku tidak bisa membantah tudingan bahwa Rizieq bisa bebas bersyarat karena tekanan pemerintah Amerika Serikat terhadap pemerintah Indonesia sebagaimana disampaikan Syahganda Nainggolan. Sebab dia tidak punya buktinya.

"Kalau membantah itu kan pasti saya harus punya bukti, nah saya bukti hukum saja. Adapun misalnya saya dapat informasi bantahan dari Amerika resmi atau apa, nah itu mungkin bisa saya sampaikan," ujar Aziz.

Syahganda Nainggolan melemparkan tudingan itu dalam diskusi webinar bertajuk 'Pembebasan HRS dan Masa Depan Keadilan Indonesia' yang diselenggarakan Narasi Institut, Jumat, 22 Juli 2022.

Aktivis ITB era 80-an yang pernah dipenjara oleh rezim Soeharto dan Jokowi itu mengatakan, dugaannya itu didasari dari adanya rilis HAM yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat awal tahun ini, yang meliputi kasus HRS selaku pemimpin besar umat Islam sekaligus pemimpin politik untuk umat Islam.

"Jadi, HRS dikeluarkan guna merespon rilis Kementerian Luar Negeri AS atas persoalan HAM dan juga sangkut paut terhadap kasus penembakan laskar FPI di KM 50," ujar Syahganda Nainggolan seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Rizieq Shihab Belum Ditemui Anies dan Tokoh Politik Lain Sejak Bebas






Setelah Hancurkan Florida, Badai Ian Hantam Carolina Selatan

3 jam lalu

Setelah Hancurkan Florida, Badai Ian Hantam Carolina Selatan

Badai Ian menghantam Carolina Selatan, Amerika Serikat, setelah menghancurkan Florida.


Kedubes AS di RI Buka Lowongan Kerja untuk 13 Posisi, Gaji Berkisar Rp 96 Juta - 745 Juta per Tahun

6 jam lalu

Kedubes AS di RI Buka Lowongan Kerja untuk 13 Posisi, Gaji Berkisar Rp 96 Juta - 745 Juta per Tahun

Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) untuk Indonesia membuka lowongan kerja sebanyak 13 posisi.


Biden Ingatkan Badai Ian Bisa Jadi Sejarah Mematikan di Florida

1 hari lalu

Biden Ingatkan Badai Ian Bisa Jadi Sejarah Mematikan di Florida

Presiden AS Joe Biden memperingatkan ancaman badai Ian yang menerjang Florida.


China Terbitkan Sertifikat Jet C919, Pesaing Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX?

1 hari lalu

China Terbitkan Sertifikat Jet C919, Pesaing Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX?

Pihak berwenang di China memberikan sertifikat pesawat jet penumpang produksi lokal C919, sekelas Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX.


Ramai Eks Jubir KPK Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Apa Perbedaan Advokat dengan Pengacara?

2 hari lalu

Ramai Eks Jubir KPK Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Apa Perbedaan Advokat dengan Pengacara?

Berdasarkan UU Advokat, baik advokat maupun pengacara tidak memiliki perbedaan apabila dilihat dari tugas yang dijalankan.


AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

2 hari lalu

AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

AS menyambut dengan tangan terbuka warga Rusia yang ingin meninggalkan negaranya.


Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

2 hari lalu

Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

Korea Utara melakukan uji coba rudal sehari sebelum Wapres Amerika Serikat Kamala Harris tiba di Korea Selatan.


Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

2 hari lalu

Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

Sebuah kapal migran dari Kuba telah tenggelam karena Badai Ian di Florida, Amerika Serikat.


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

2 hari lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

3 hari lalu

Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

AppStore milik Apple memutuskan memblokir hampir semua aplikasi yang diterbitkan Russian VK ecosystrm.