Belasan Orang di Tangerang Diserang Chikungunya, Waspadai Gejalanya

Pengasapan (fogging) oleh Juru Pengamat Jentik (Jumantik) Puskesmas mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD). TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang bergerak cepat menindaklanjuti kasus suspek chikungunya dengan mengunjungi langsung rumah warga yang terkena.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni mengatakan petugas Puskesmas juga menggiatkan kembali Jumantik (juru pemantau jentik) dan melakukan penyuluhan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) melalui 3 M plus yaitu Menguras, Menutup dan Mendaur Ulang barang-barang.

"Barang- Barang dapat dijadikan tempat perindukan nyamuk,  maka perlu  menghindari gigitan nyamuk (menjaga kebersihan rumah dan lingkungan)," kata Dini, Ahad, 24 Juli 2022.

Berdasarkan penyelidikan epidemiologi yang dilakukan oleh petugas di lapangan, Dini mengatakan pihaknya menemukan kasus yang mengarah pada gejala klinis chikungunya seperti badan kaku linu, demam, pusing, mual, dan timbul bercak dan bintik merah di tangan kaki.

"Hasil pemeriksaan darah rutin dari beberapa pasien yang dirawat dalam batas normal. Rata-rata yang dirawat karena lemas dan ada gejala muntah," kata Dini.

Dini menyebutkan  dari 14  orang suspek  chikungunya rata-rata sudah mendapatkan penanganan medis dan sudah membaik bahkan sembuh. 

Dini menjelaskan bahwa chikungunya merupakan penyakit  'Self Limiting Disease' (dapat sembuh sendiri dalam kurun waktu 1-2 minggu gejala hilang dan cenderung tidak parah), maka yang diutamakan adalah pencegahannya agar tidak berkembang dan menular  lebih banyak lagi dengan cara memberantas perindukan nyamuk sebagai pembawa virus.

"Penyakit chikungunya disebabkan virus chikungunya yang dibawa oleh nyamuk dengue atau nyamuk albopictus yang terinfeksi," kata Dini.

Oleh karena itu masyarakat ditekankan untuk melakukan PSN, 3 M plus dan menghindari gigitan nyamuk serta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.

Selain melakukan penyuluhan, pihak Dinkes juga melakukan pemeriksaan kesehatan warga dan juga membagikan bubuk abate untuk memberantas jentik nyamuk. Dinas kesehatan pun telah mengeluarkan surat edaran  terkait kewaspadaan berkembangnya penyakit-penyakit yang berbasis lingkungan.

Baca juga: Penyakit Chikungunya Serang Warga Malang






Polisi Bekuk Komplotan Perampasan Motor dengan Modus Leasing di Tangerang

2 hari lalu

Polisi Bekuk Komplotan Perampasan Motor dengan Modus Leasing di Tangerang

Unit Reskrim Polsek Ciledug menangkap dua dari empat komplotan perampasan motor dengan modus leasing.


978 Lowongan Kerja Dibuka di Bursa Kerja Kota Tangerang, Ada Posisi di BCA Multi Finance

3 hari lalu

978 Lowongan Kerja Dibuka di Bursa Kerja Kota Tangerang, Ada Posisi di BCA Multi Finance

Kota Tangerang membuka peluang kerja lewat bursa kerja virtual yang selenggarakan setiap bulan dalam upaya membantu para pencari kerja.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

3 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Legionellosis Mirip Covid-19, Waspadai Gejalanya

4 hari lalu

Legionellosis Mirip Covid-19, Waspadai Gejalanya

Kenali gejala legionellosis yang bervariasi, bisa menyebabkan beragam tingkat keparahan, mulai dari demam ringan hingga bentuk pneumonia serius.


Penyebab Gagal Hati dan Pengobatannya

6 hari lalu

Penyebab Gagal Hati dan Pengobatannya

Beberapa kasus gagal hati tidak memiliki gejala apapun hingga berangsur pada kondisi serius. Namun, beberapa penderita umumnya mengalami gejala ini.


Waspadai Gejala Penyakit Kawasaki pada Anak

8 hari lalu

Waspadai Gejala Penyakit Kawasaki pada Anak

Penyakit kawasaki umumnya menyerang anak-anak di bawah 5 tahun dan menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening dan selaput lendir pada kulit.


Obat-Obat Keras Golongan G Dijual Bebas di Toko-toko Kosmetik di Tangerang

9 hari lalu

Obat-Obat Keras Golongan G Dijual Bebas di Toko-toko Kosmetik di Tangerang

Polisi menangkap para penjual obat-obat keras golongan G di Tangerang. Dijual dengan berkedok toko kosmetik.


Polisi Tangkap Tiga Penjual Obat Tramadol, Eximer, dan Teihexypenid Berkedok Kios Kosmetik

9 hari lalu

Polisi Tangkap Tiga Penjual Obat Tramadol, Eximer, dan Teihexypenid Berkedok Kios Kosmetik

Polisi Sektor Sepatan Polres Metro Tangerang menangkap tiga penjual obat keras seperti Tramadol, Eximer, dan Teihexypenid.


Uji Emisi di Kota Tangerang, Kendaraan yang Lolos Dikasih Stiker dan Sertifikat

10 hari lalu

Uji Emisi di Kota Tangerang, Kendaraan yang Lolos Dikasih Stiker dan Sertifikat

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan kegiatan uji emisi oleh Dinas Lingkungan Hidup bertujuan untuk mengevaluasi kualitas udara.


Penyebab, Gejala dan Pengobatan Trikofobia, Takut Lihat Rambut

11 hari lalu

Penyebab, Gejala dan Pengobatan Trikofobia, Takut Lihat Rambut

Penderita trikofobia memiliki ketakutan konstan terhadap rambut, terutama melihat atau menyentuh rambut rontok di tubuh, pakaian, atau tempat lain.