Polda Metro Punya Program Police Goes to School untuk Cegah Tawuran Pelajar

Ilustrasi tawuran pelajar. Dok. TEMPO/Dasril Roszandi;

TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya memiliki program khusus memberantas aksi tawuran pelajar yang kerap kali memakan korban jiwa. Program itu disebut police goes to school. 

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Endra Zulpan mengatakan, program itu sudah rutin dijalankan oleh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) yang berada dibawah naungan Polsek hingga Polres.

"Jadi Polda Metro saat ini sesuai kebijakan bapak Kapolda, kita sudah memiliki program 'Ada polisi'. Dimana dalam program ini mengedepankan peran dari kepolisian mulai Polsek, Polres dengan mengedepankan Bhabin," kata Zulpan dikutip dari keterangannya, Sabtu, 30 Juli 2022.

Melalui program itu, Zulpan mengatakan, aparat kepolisian akan memberikan pemahaman bahaya tawuran kepada para pelajar karena mereka bisa menjadi pelaku atau korban kekerasan. Setelah memberikan edukasi, spanduk berisi imbauan tak tawuran akan dipasang. 

Dalam program ini kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya kata dia turut mencegah siswa ikut dalam kelompok geng sepeda motor hingga penggunaan narkoba. Menurutnya geng sepeda motor seringkali berujung pada keterlibatan dalam aksi tawuran maupun balapan liar.

"Kami juga akan mendatangi orangtuanya, karena banyak sekali orangtua itu tidak tahu anaknya terlibat dalam geng sepeda motor, narkoba atau tawuran," ujar Zulpan.

Program ini menurur Zulpan juga sekaligus difungsikan untuk memetakan kelompok-kelompok pelajar yang seringkali terlibat dalam aksi tawuran, balap liar, hingga narkoba. Dengan pemetaan ini, polisi menurutnya sudah memilili profil para pelajar yang terlibat dalam kriminalitas itu.

"Kita sudah memiliki data semuanya, sehingga dengan data yang kita miliki ini, kita bisa profiling siapa kelompok kelompok ini baik ketua, anggota, kemudian apa visi misi kelompoknya kita sudah tahu," ucap Zulpan.

Aparat kepolisian juga mengimbau kepada pihak sekolah agar tidak segan-segan mengeluarkan pelajar yang melakukan tindak pidana secara berulang setelah ditangkap polisi. Dengan adanya ancama itu, akan memberi efek psikologis kepada siswa lain supaya tak ikut-ikutan aksi tindak pidana.

"Di situ kita sampaikan kenapa libatkan pihak sekolah dan guru. Karena disitu ada ancaman yang diberikan apabila mengulangi kejahatan tawuran, maka sekolah juga bisa mengeluarkan yang bersangkutan," ujar Zulpan.

Sebagai informasi, kasus tawuran kembali terjadi akhir-akhir ini. Teranyar, Polda Metro Jaya mengungkap kasus tawuran yang terjadi di Cipondoh pada Sabtu pekan lalu hingga menyebabkan satu orang tewas. Tawuran berdarah ini berawal dari saling ejek.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Kota Komisaris Mobri Cardo Panjaitan mengatakan peristiwa itu berawal dari saling ejek di media sosial Instagram. Kedua kelompok itu saling menawarkan untuk melakukan tawuran melalui Instagram.

“Contohnya ‘jika kalian berani ayo kita main’ seperti di TKI. Kemudian mereka ketemu di situ sesuai waktu yang ditentukan. Siapa yang duluan yang berani menyerang nanti di situ terjadi saling adu kekuatan berkelahi,” kata dia.

Dalam kasus ini polisi menangkap tiga orang tersangka, yakni R alias Merong, DAA alias Bejo, dan AA. Polisi masih memburu dua pelaku lain yang berinisial inisal S dan BU

Barang bukti yang disita polisi, yakni satu unit sepeda motor merek Yamaha Jupiter Z Nomor Polisi B-6279-CDO warna biru silver berikut kunci kontak; satu helai sweater warna hitam dan celana warna krem yang dipakai korban; satu lembar hasil visum; dan satu bilah celurit.

“Para tersangka dikenakan Pasal 170 ayat (2) KUHP, dengan pidana penjara paling lama 12 tahun,” tutur Zulpan.

Baca juga: 64 Eks Pelaku Tawuran Ikut Turnamen Bulu Tangkis yang Digelar Polsek Makassar






Polisi Temukan Unsur Kekerasan dalam Laporan KDRT yang Dialami Lesti Kejora

7 jam lalu

Polisi Temukan Unsur Kekerasan dalam Laporan KDRT yang Dialami Lesti Kejora

Polres Metro Jakarta Selatan menemukan adanya unsur kekerasan dalam laporan KDRT yang dialami Lesti Kejora. Polisi segera periksa Rizky Billar.


Revitalisasi Halte Bundaran HI, Transjakarta Tak Minta Rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya

8 jam lalu

Revitalisasi Halte Bundaran HI, Transjakarta Tak Minta Rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya

Transjakarta tidak meminta rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya saat merevitalisasi Halte Bundaran HI. Dinas Kebudayaan DKI tak mempersoalkan.


Ratusan Pelajar dan Mahasiswa di Bogor Kena Tipu Toko Online, Pinjam ke Pinjol untuk Naikkan Rating

12 jam lalu

Ratusan Pelajar dan Mahasiswa di Bogor Kena Tipu Toko Online, Pinjam ke Pinjol untuk Naikkan Rating

Pemilik toko online mengiming-imingi korban akan mendapat komisi 10 persen dari transaksi. Kini anak-anak itu dikejar penagih utang.


Jakarta Innovation Days, Inovasi Ibu Kota dari Hasil Pertanyaan

1 hari lalu

Jakarta Innovation Days, Inovasi Ibu Kota dari Hasil Pertanyaan

Gubernur Anies Baswedan menularkan semangat bertanya kepada seluruh jajaran di Pemprov DKI. Namun setiap gagasan atau inovasi yang muncul harus membawa semangat keadilan sosial.


Anies Baswedan Gencar Resmikan Proyek Jelang Lengser, Manuver Politik Pilpres 2024?

1 hari lalu

Anies Baswedan Gencar Resmikan Proyek Jelang Lengser, Manuver Politik Pilpres 2024?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan gencar meresmikan berbagai proyek yang menjadi janji politiknya. Tancap gas politik buat pilpres 2024?


Seorang Pelajar di Bekasi Tewas Akibat Tawuran

1 hari lalu

Seorang Pelajar di Bekasi Tewas Akibat Tawuran

Seorang pelajar berinisial MRA tewas dalam sebuah tawuran di Jalan Kasuari, Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.


Jakarta Ditargetkan Jadi Kota Berketahanan Iklim Pada 2030

2 hari lalu

Jakarta Ditargetkan Jadi Kota Berketahanan Iklim Pada 2030

Sekda DKI Jakarta Marullah Matali mengatakan Jakarta ditargetkan menjadi Kota Berketahanan Iklim pada 2030 dan Net Zero pada 2050.


Peminat Walking Tour Membeludak, Menikmati Wajah Baru Jakarta dengan Jalur Pedestrian yang Lebar

2 hari lalu

Peminat Walking Tour Membeludak, Menikmati Wajah Baru Jakarta dengan Jalur Pedestrian yang Lebar

Pemprov DKI Jakarta menggelar kegiatan walking tour menikmati wisata urban di Ibu Kota. Didukung jalur pedestrian yang lebar.


MRT Jakarta Harmoni-Mangga Besar: Punya Stasiun 4 Lantai Hingga 28 Meter di Bawah Tanah

2 hari lalu

MRT Jakarta Harmoni-Mangga Besar: Punya Stasiun 4 Lantai Hingga 28 Meter di Bawah Tanah

MRT Jakarta fase 2A akan mempunyai stasiun empat lantai dengan kedalaman hingga 28 meter di bawah tanah.


Bukan Granat yang Meledak di Cilincing Tapi Flashbang Alat untuk Latihan Brimob

2 hari lalu

Bukan Granat yang Meledak di Cilincing Tapi Flashbang Alat untuk Latihan Brimob

Polda Metro memastikan benda yang meledak di Cilincing bukan granat tapi flashbang semacam alat untuk latihan Brimob.