Banyak yang Belum Tahu Stasiun BNI City Kini Layani KRL Commuter

Calon penumpang menunggu kereta di Stasiun BNI CIty, Jakarta, Kamis, 28 Juli 2022. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menjadikan Stasiun BNI City yang sebelumnya hanya melayani penumpang kereta Bandara Soekarno Hatta, sebagai stasiun pemberhentian KRL Commuter Line. ANTARA/Rivan Awal Lingga

TEMPO.CO, Jakarta - Stasiun BNI City yang dahulunya hanya khusus melayani KA Bandara, kini juga melayani KRL Commuter sejak Sabtu kemarin.

Namun, dari beberapa penumpang yang diwawancara Tempo, mereka masih merasa kesulitan untuk akses berjalan kaki sambil menuntun koper saat keluar masuk stasiun.

Berdasarkan pantauan Tempo pada Ahad pagi, 31 Juli 2022, jumlah penumpang yang menggunakan KRL untuk melanjutkan perjalanan menggunakan kereta bandara terbilang masih sepi.

Masih banyak pengguna KA Bandara yang datang dari luar stasiun dengan menuntun koper-kopernya dan pengguna KRL yang memang ingin turun di Stasiun BNI City.

Adam, 25 tahun, misalnya, pegawai swasta yang berprofesi di bidang teknik masih menuntun kopernya dari luar stasiun untuk menggunakan kereta bandara karena akan dinas ke luar kota. Adam mengaku belum mengetahui ada layanan KRL yang bisa turun naik di Stasiun BNI City untuk melanjutkan perjalanan dengan kereta bandara.

menurut Adam, Stasiun BIN City belum memudahkan para pengguna kereta bandara yang ingin masuk atau keluar dari Stasiun BNI City, sebab aksesnya untuk pindah moda transportasi umum masih agak jauh, dan ke jalan besar juga harus turun naik serta harus melalui trotoar bergelombang.

Penumpang sarankan akses pejalan kaki dipermudah

Ia menyarankan lebih baik dibuatkan jalanan khusus bagi pejalan kaki yang membawa koper agar bisa langsung jalan menuju jalan besar yang menjadi titik-titik transportasi umum. 

"Dari pada ini dijadikan tempat hub nya, maksudnya tempat berhenti KRL, mending dibikin koneksi ke Sudirman nya. Karena kalau di luar negeri pun kurang lebih sama," kata Adam di Stasiun BNI City, Jakarta Pusat, Ahad 31 Juli 2022.

Menurut Adam, selama dia menyambangi negara dengan fasilitas transportasi kereta bandara yang sudah canggih, akses pejalan kaki yang membawa koper besar sudah lebih tersedia, misalnya di Dubai, Uni Emirat Arab, dan Jepang. Pengguna kereta bandara di negara itu kata dia bisa langsung mengakses jalan yang mudah ke tempat pemberhentian dan ruang terbuka.

"Kebetulan saya pernah dinas 2 kali di sana, nah itu tuh akses yang individu, personal, yang bawa koper lebih mudah. Kalau ini kan pertama kita dipaksa jalan, ke dalam agak susah mobil masuk, transportasi umum lebih susah lagi, karena di develop nya bukan untuk orang, untuk mobil ini " ucap Adam. 

Senada, Annisa, 28 tahun, yang juga menuntun kopernya dari Jl. Sudirman mengatakan hal yang serupa. Kata dia, ketimbang naik KRL dari Stasiun Sudirman untuk melanjutkan perjalanan dengan kereta bandara di Stasiun BNI City, lebih baik ada akses pejalan kaki yang mulus dari jalan besar langsung ke stasiun, seperti adanya jalur ke peron.

"Sama aja kan jatuhnya. Ini saya naik dari sini karena lagi ada urusan saja di sekitar sini. Kalau dari rumah di Bekasi, bisa langsung naik KRL ke Stasiun Manggarai, lanjut pakai KA Bandara," ucap Annisa.

Sementara itu, Soni, yang menggunakan KRL untuk turun di Stasiun BNI City, mengaku memang lebih mudah jika ingin menuju ke daerah Grand Indonesia. Dia tinggal berjalan kaki ke kawasan itu dari Stasiun BNI City karena tak lagi harus turun di Stasiun Sudirman. Tapi, Soni tidak membawa barang bawaan yang banyak seperti pengguna kereta api bandara yang menuntun koper.

"Saya dari Parung Panjang, turun di sini karena memang mau ke GI (Grand Indonesia). Tapi memang tergantung kebutuhan aja sih, mau ke mana dulu. Kalau dulu memang turunnya di Stasiun Sudirman kalau mau ke GI, atau ke kantor turun di Stasiun Karet," ucap Soni.

Stasiun BNI City layani KRL Commuter

Mulai Sabtu, 30 Juli 2022 KAI Commuter melakukan ujicoba operasi Stasiun BNI City sebagai stasiun KRL untuk pelayanan naik dan turun pengguna dari sebelumnya di Stasiun BNI City hanya melayani perjalanan KA Bandara relasi Manggarai – Bandara Soekarno Hatta PP yang dikelola oleh KAI Bandara.

Stasiun ini setiap hari akan melayani perjalanan KRL relasi Cikarang atau Bekasi – Kampung Bandan via Pasar Senen ataupun via Manggarai. Sebanyak 199 perjalanan KRL dan 40 perjalanan KA Bandara akan beroperasi dengan lokasi diantara lintas Manggarai – Tanah Abang tepatnya di KM 2 +5, Stasiun BNI City termasuk Stasiun Besar tipe C dengan memiliki 2 jalur untuk pelayanan perjalanan KA.

Pelayanan naik turun pengguna KRL di Stasiun Sudirman dan Stasiun Karet tetap beroperasi normal. Stasiun BNI City diprediksi akan melayani rata-rata pengguna KRL pada hari kerja sebanyak 9.320 orang per hari dan 3.803 orang pengguna di akhir pekan. KAI Commuter juga memprediksi volume pengguna yang akan beralih ke Stasiun BNI City dari Stasiun Sudirman sebanyak 40 persen dan 30 persen pengguna dari Stasiun Karet.

Direktur KAI Commuter Roppiq Lutzfi Azhar mengatakan dengan pengoperasian Stasiun BNI City untuk pengguna KRL, diharapkan bisa menjadi pilihan untuk naik dan turun selain di Stasiun Sudirman dan Stasiun Karet. “Uji coba pengoperasian stasiun ini juga diharapkan dapat memberikan lagi kemudahan dan kenyamanan dalam menggunakan transportasi KRL," kata dia melalui siaran pers.

Pindah dari KA Bandara ke Commuter Line di peron yang sama

Direktur Utama KAI Bandara Anggoro Triwibowo menambahkan bahwa dengan mulai melayaninya Stasiun BNI City untuk naik turun penumpang KRL pada 30 Juli 2022, diharapkan menjadi alternatif bagi penumpang KA Bandara yang akan melakukan perpindahan antar moda di Stasiun BNI City. 

“Jika sebelumnya penumpang KA Bandara yang turun di Stasiun BNI City harus berjalan 200-300 meter untuk melanjutkan menggunakan commuterline di Stasiun Sudirman, maka kini penumpang cukup tap out di Lantai 1 Stasiun BNI City dan melanjutkan menggunakan Commuterline pada peron yang sama," ucapnya.

Untuk fasilitas pelayanan perjalanan KRL, KAI Commuter telah menyiapkan loket, tujuh buah gate elektronik untuk proses masuk dan keluar pengguna, tiga buah C-VIM untuk top up dan marka-marka petunjuk di area stasiun. Sedangkan untuk fasilitas pelayanan penumpang KA Bandara tetap sama, yaitu dapat melakukan pembelian tiket di Vending Machine yang terletak di lantai 1 Stasiun BNI City maupun melalui aplikasi dan website. 

Selain itu, untuk memudahkan perpindahan antar moda bagi penumpang Commuterline yang akan menggunakan KA Bandara, terdapat juga program Tap N Go. Penumpang Commuterline cukup tap KMT maupun kartu prepaid Perbankan di Gate KA Bandara dengan memastikan minimal saldo Rp. 70.000 (harga relasi terjauh). 

Fasilitas-fasilitas penunjang lainnya juga tersedia di stasiun ini seperti lift dan eskalator untuk pengguna prioritas, musholla, toilet,  ruang menyusui, tempat parkir kendaraan bermotor dan area komersil. Stasiun ini terhubung langsung dengan Stasiun Sudirman dan Jalan Protokol Jenderal Sudirman. Stasiun ini juga terintegrasi dengan Stasiun MRT dan Halte Trans Jakarta. 

Baca juga: Stasiun BNI City, Tak Ada Kereta dari Stasiun Bogor yang Melintasinya






Peminat Walking Tour Membeludak, dan Jokowi Instruksikan MRT Jakarta Beli KCI Jadi Top 3 Metro

1 hari lalu

Peminat Walking Tour Membeludak, dan Jokowi Instruksikan MRT Jakarta Beli KCI Jadi Top 3 Metro

Peminat walking tour Jakarta yang meningkat tinggi dan dan instruksi Presiden Jokowi agar MRT Jakarta membeli KCI jadi Top 3 Metro hari ini.


Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

3 hari lalu

Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

Polres Metro Depok menetapkan pelaku pelecehan seksual di KRL sebagai tersangka. Terancam hukuman penjara lebih dari lima tahun.


Syarat Naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta Terbaru 2022

3 hari lalu

Syarat Naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta Terbaru 2022

Berikut syarat dan ketentuan naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta terbaru 2022.


Tim Transisi Otorita: Mobilitas Pejalan Kaki Prioritas Utama di IKN, Mobil dan Kendaraan Pribadi Paling Bawah

7 hari lalu

Tim Transisi Otorita: Mobilitas Pejalan Kaki Prioritas Utama di IKN, Mobil dan Kendaraan Pribadi Paling Bawah

Wicaksono Sarosa mengatakan mobilitas di IKN berorientasi dan memprioritaskan pada manusia serta pejalan kaki.


KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

7 hari lalu

KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

KAI Commuter menyatakan sudah melakukan berbagai upaya agar pelecehan seksual tak terjadi. Tapi mengapa terus berulang?


Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Terekam CCTV Analytic, Tak Boleh Lagi Masuk Stasiun

8 hari lalu

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Terekam CCTV Analytic, Tak Boleh Lagi Masuk Stasiun

Tindakan pelecehan seksual kembali berulang di KRL. Pelaku sudah diserahkan ke polisi. Wajahnya terekam CCTV analytic, terlarang untuk masuk stasiun.


Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di KRL, Pelaku Dekati Penumpang Wanita Lalu Masturbasi

9 hari lalu

Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di KRL, Pelaku Dekati Penumpang Wanita Lalu Masturbasi

Pelaku pelecehan seksual di KRL ini melakukan masturbasi hingga ejakulasi. Pelaku sudah ditangkap Polres Metro Depok.


Syarat Naik Kereta Api Terbaru September 2022 untuk Jarak Jauh, Lokal dan Aglomerasi

10 hari lalu

Syarat Naik Kereta Api Terbaru September 2022 untuk Jarak Jauh, Lokal dan Aglomerasi

berikut syarat naik kereta api terbaru September 2022 untuk persyaratan naik kereta jarak jauh dan kereta lokal


KCI Akhirnya Siapkan Tempat Parkir Sepeda di Stasiun, setelah Dikecam Bike To Work

15 hari lalu

KCI Akhirnya Siapkan Tempat Parkir Sepeda di Stasiun, setelah Dikecam Bike To Work

KCI menyiapkan shelter sepeda untuk memfasilitasi pengguna commuterline yang membawa sepeda guna mencegah kehilangan di stasiun.


Anies Baswedan Sebut Revitalisasi Kota Tua Manjakan Pejalan Kaki Saksikan Ikon Unik

20 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Revitalisasi Kota Tua Manjakan Pejalan Kaki Saksikan Ikon Unik

Anies Baswedan mengatakan revitalisasi Kota Tua memadukan masa lalu dan masa depan yang diproyeksikan menjadi salah satu ikon unik pariwisata Ibu Kota