Beredar Selebaran Demo Lempar Botol Air Kencing ke Kominfo, Polisi Segera Lakukan Pengamanan

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan saat konferensi pers pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatik, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Juli 2022 [Tempo/Eka Yudha Saputra]

TEMPO.CO, Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Komarudin akan menurunkan personelnya ke gedung Kominfo setelah beredar selebaran ajakan demo melempar botol berisi air kencing. Dalam selebaran unjuk rasa tersebut, kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada Senin, 1 Agustus 2022 mulai pukul 14.00 di depan depan Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo), Jakarta Pusat..

"Ramai-ramai lempar botol pipis ke Kementerian Komunikasi dan Informatika," tulis selebaran yang tersebar sejak Minggu, 31 Juli 2022.

Komarudin menyampaikan polisi bakal menindak tegas penyampaian pendapat yang tidak sesuai dengan aturan.

"Siapapun masyarakat boleh menyampaikan pendapatnya di muka umum sepanjang tidak menabrak aturan. Kalau menabrak aturan ya kita akan tindak tegas," ujar Komarudin saat dihubungi pada Senin 1 Agustus 2022.

Namun Komarudin belum menerima surat pemberitahuan demo ke Gedung Kominfo yang diduga hendak memprotes kebijakan pemblokiran sejumlah situs dan aplikasi pada 30 Juli 2022.

Pemblokiran dilakukan Kominfo dengan alasan aplikasi dan situs tidak terdaftar resmi dalam Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020.

Adapun beberapa situs dan aplikasi yang diblokir oleh Kominfo karena tidak terdaftar PSE, antara lain PayPal, Yahoo, Epic Games, Steam, Dota, Counter Strike, Xandr.com, Origin (EA) hingga Steam. Pemblokiran ini mendapat kecaman dari masyarakat, karena berbagai aplikasi dan situs tersebut memilki banyak pengguna. 

Kapolres Metro Jakarta Pusat memastikan para peserta unjuk rasa terancam ditangkap jika melakukan pelemparan urine ke kantor Kominfo. "Kalau kita temukan itu ya kita amankan. Nggak boleh," kata Komarudin.

Untuk mencegah terjadinya demo itu, Komarudin menyiapkan sejumlah personel mengamankan sekitar gedung Kominfo. "Sementara personel satu SSK (Satuan Setingkat Kompi). Rekayasa lalu lintas situasional," katanya.

Baca juga: Demo Putusan PTUN Soal UMP DKI 2022, Buruh: Sangat Menyakitkan






Tuntut Heru Budi Putuskan UMP 2023 Naik 10 Persen, Buruh: Angka yang Wajar untuk Jakarta

1 hari lalu

Tuntut Heru Budi Putuskan UMP 2023 Naik 10 Persen, Buruh: Angka yang Wajar untuk Jakarta

Buruh menggelar demonstasi di depan Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat hari ini sehubungan dengan UMP Jakarta 2023. Mereka menolak keputusan Heru Budi.


Pemerintah Targetkan 50 Kota Jadi Smart City pada 2023

1 hari lalu

Pemerintah Targetkan 50 Kota Jadi Smart City pada 2023

Smart City ditujukan untuk meningkatkan mobilitas, menciptakan kualitas hidup, bangunan ramah lingkungan dan memakai sumber energi terbarukan.


FSPMI: Keputusan Heru Budi Soal UMP Jakarta 2023 Menyakiti Hati Kaum Buruh

1 hari lalu

FSPMI: Keputusan Heru Budi Soal UMP Jakarta 2023 Menyakiti Hati Kaum Buruh

Buruh menggelar demonstasi menolak kenaikan UMP Jakarta 2023 yang diputuskan Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono.


Rizieq Shihab Ungkap Sempat Bimbang Hadiri Reuni 212

1 hari lalu

Rizieq Shihab Ungkap Sempat Bimbang Hadiri Reuni 212

Rizieq Shihab atau biasa disapa Habib Rizieq khawatir dicomot lagi masuk penjara 1 tahun jika datang ke Reuni 212.


Kabag Ops Polres Jakpus AKBP Saufi Salamun Terluka Kena Lemparan Batu Saat Amankan Demo di Patung Kuda

2 hari lalu

Kabag Ops Polres Jakpus AKBP Saufi Salamun Terluka Kena Lemparan Batu Saat Amankan Demo di Patung Kuda

Kabag Ops Polres Jakpus AKBP Saufi Salamun mengalami luka di kepala akibat lemparan batu saat amankan demo di kawasan Patung Kuda.


Protes Aturan Covid-19 di Cina Menyebar ke Luar Negeri

2 hari lalu

Protes Aturan Covid-19 di Cina Menyebar ke Luar Negeri

Warga Cina yang menetap di Sydney hingga Toronto ikut melakukan aksi protes terhadap aturan Covid-19 dengan menyerukan Cina yang bebas


Top 3 Dunia: Polisi China Buru Peserta Unjuk Rasa, Warga Iran Rayakan Kemenangan AS

2 hari lalu

Top 3 Dunia: Polisi China Buru Peserta Unjuk Rasa, Warga Iran Rayakan Kemenangan AS

Top 3 dunia adalah China memburu peserta unjuk rasa, Anwar Ibrahim dituding jadi agen Israel hingga demonstran Iran merayakan kemenangan AS.


Warga Cina yang Ikut Unjuk Rasa Menolak Aturan Covid-19 Mulai Diburu Polisi

3 hari lalu

Warga Cina yang Ikut Unjuk Rasa Menolak Aturan Covid-19 Mulai Diburu Polisi

Dua sumber yang ikut berunjuk rasa menolak aturan Covid-19, di telepon oleh Kepolisian Beijing yang meminta mereka melakukan lapor diri.


Sejumlah Negara Mendukung Unjuk Rasa Menolak Lockdown di Cina

4 hari lalu

Sejumlah Negara Mendukung Unjuk Rasa Menolak Lockdown di Cina

Inggris mengatakan Cina harus mau mendengarkan suara rakyatnya sendiri. Warga Cina mencoba mengatakan mereka tidak senang dengan aturan Covid-19.


Polisi China Cari Demonstran yang Ikut Unjuk Rasa Pembatasan Covid

4 hari lalu

Polisi China Cari Demonstran yang Ikut Unjuk Rasa Pembatasan Covid

Demonstrasi di China yang mengecam pembatasan Covid mulai diselidiki pemerintah. Polisi memburu peserta unjuk rasa.