Dua Tersangka Penistaan Agama yang Tak Ditahan: Roy Suryo dan Ahok

Reporter

Eks Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo didampingi kuasa hukum berikan penjelasan usai menjalani pemeriksaan terkait meme Candi Borobudur yang di edit wajah Presiden RI Joko Widodo di Polda Metro Jaya , Jakarta Selatan. Kamis 30 Juni 2022. Polda Metro Jaya menerima dua laporan atas Roy Suryo yang telah naik ke tingkat penyidikan, yakni laporan Kurniawan Santoso di Polda Metro Jaya dan pelapor bernama Kevin Wu di Bareskrim Polri. Roy mendapat sebanyak 18 pertanyaan dan polisi menyita akun twiter miliknya untuk pemeriksaan lebih lanjut. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama dan ujaran kebencian oleh Polda Metro Jaya. Namun, polisi memutuskan tidak langsung menahannya.

Keputusan polisi ini dipertanyakan oleh pihak pelapor dan komunitas umat Buddha. Pasalnya setelah ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama, Roy Suryo kepergok mengikuti touring komunitas pemilik Mercedes Benz.

"Mengenai viralnya video tersangka RS yang viral kemarin, kami sangat kecewa melihatnya. Bukan hanya umat Buddha, tapi seluruh bangsa Indonesia yang mengikuti perjalanan kasus ini," kata penasihat hukum Kurniawan Santoso, Herna Suntana, saat konferensi pers bersama Forum Kader Bela Negara pada Rabu 3 Agustus 2022. 

Herna pun membandingkan kasus Roy Suryo dengan mantan politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, yang juga terjerat kasus penistaan agama. Ferdinand langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan, Roy masih dibiarkan menghirup udara bebas bahkan berkumpul dengan klub mobil.

"Masih ada pertanyaan, negara kita ini kesamarataan setiap warga negara di mata hukum dijamin oleh Undang-Undang, artinya proses hukum semua harus sama tidak berbeda. Kita berkaca dari semua kasus penistaan agama semua langsung ditahan. Kayak kasus Ferdinand Hutahean langsung ditahan, loh," kata Herna dalam keterangannya, pada Rabu 3 Agustus 2022.

Penjelasan Polda Metro Jaya

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan memastikan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Roy Suryo akan berlanjut hingga ke pengadilan, meski Roy tidak ditahan.

 

Dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Zulpan menyatakan penyidik tengah melengkapi berkas dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu.  Roy telah dua kali diperiksa sebagai tersangka kasus patung Buddha mirip Jokowi. 

"Kasus ini akan berlanjut, kami sekarang sedang melengkapi berkasnya. Sehingga nanti kalau sudah lengkap, dikirim ke kejaksaan, apabila dinyatakan lengkap, baru tahap dua, lanjut proses persidangan," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Senin 1 Agustus 2022.

Menurut Zulpan, pihak kepolisian telah menangani kasus yang menjerat Roy sesuai dengan prosedur. Penyidik memiliki alasan yang kuat untuk tidak menahan tersangka kasus meme stupa Candi Borobudur mirip wajah Presiden Jokowi itu.

"Memang tidak dilakukan penahanan karena penyidik menganggap atas pertimbangan penyidik tidak perlu dilakukan penahanan sebagaimana diatur dalam KUHP yaitu penyidik bisa atas keyakinannya ya, pertimbangan penyidik, tidak dilakukan penahanan," kata Zulpan.

Dalam pertimbangannya, Zulpan mengungkapkan penyidik meyakini Roy akan bersikap kooperatif hingga proses penahanan tidak perlu dilakukan. "Di antaranya atas dasar Roy Suryo kooperatif, kemudian tidak akan melarikan diri, tidak akan menghilangkan barang bukti, dan sebagainya sehingga tidak dilakukan penahanan," katanya.

Kasus Penistaan Agama Ahok

Tak hanya Roy Suryo tersangka penistaan agama yang tidak langsung ditahan oleh polisi. Mundur ke 2016, ada nama eks gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang juga menjadi tersangka penistaan agama, tetapi tak langsung ditahan.

“Kami menetapkan saudara Insinyur Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka,” kata Kepala Bareskrim Mabes Polri saat itu Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto, Rabu, 16 November 2016. Ahok dikenai Pasal 156-A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE.

Kapolri saat itu, Jenderal Muhammad Tito Karnavian, mengatakan dalam keputusan penahanan, diperlukan syarat obyektif dan syarat subyektif. “Syarat obyektif itu adalah keputusan mutlak sebuah kasus merupakan pidana. Namun, dalam kasus ini, penyelidik terbelah sehingga tidak mutlak,” kata Tito dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 16 November 2016.

Adapun terkait dengan syarat subyektif, polisi memiliki tiga poin. Dari ketiga poin itu, Ahok tidak memenuhi unsur teresbut sehingga keputusan tidak dilakukannya penahanan sudah baik.

Tito pun menjelaskan tiga syarat subyektif yang dimaksudkan, yaitu, pertama, penahanan bisa dilakukan ketika terjadi kekhawatiran pelaku kabur. Polisi hakulyakin Ahok tidak akan kabur karena sedang mengikuti pemilihan gubernur DKI Jakarta. Namun, untuk antisipasi, penyelidik memutuskan melakukan pencekalan. “Kami tidak mau kecolongan,” katanya.

Kedua, ada kekhawatiran tersangka menghilangkan barang bukti. Adapun dalam kasus ini, barang bukti sudah di tangan polisi berupa video. Ketiga, KUHAP mengatur adanya kekhawatiran pelaku mengulang perbuatannya.

“Atas dasar-dasar itulah tim penyelidik, yang saat ini menjadi penyidik, tidak menahan yang bersangkutan,” Tito menjelaskan alasan Ahok tidak ditahan.

Baca juga: Roy Suryo Jelaskan Video Viral Ia Nongkrong di Komunitas Mercedes, Ulang Tahun Jenderal Nana Soekarna






Operasi Zebra Jaya 2022, Dirlantas Polda Metro Jaya: Tilang Adalah Pilihan Terakhir

10 jam lalu

Operasi Zebra Jaya 2022, Dirlantas Polda Metro Jaya: Tilang Adalah Pilihan Terakhir

Berbeda dengan razia Operasi Zebra Jaya, tidak ada toleransi bagi pelanggar lalu lintas yang tertangkap kamera tilang elektronik atau ETLE.


Dugaan KDRT ke Lesti Kejora, Rizky Billar Terancam 5 Tahun Penjara

1 hari lalu

Dugaan KDRT ke Lesti Kejora, Rizky Billar Terancam 5 Tahun Penjara

Muhammad Rizky alias Rizky Billar terancam pidana 5 tahun penjara dan denda 15 juta atas dugaan KDRT yang dilakukannya pada istrinya, Lesti Kejora


Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

1 hari lalu

Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

Warga kembali berunjuk rasa di depan Balai Kota menagih janji Anies Baswedan yang mau mencabut Pergub Penggusuran


Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

1 hari lalu

Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berjanji bakal mencabut Pergub Nomor 207 Tahun 2016 alias Pergub Penggusuran


Kasus KDRT Lesti Kejora, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Terhadap Rizky Billar

1 hari lalu

Kasus KDRT Lesti Kejora, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Terhadap Rizky Billar

Pedangdut Lestiani atau Lesti Kejora melaporkan suaminya, Muhammad Rizky alias Rizky Billar, ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan KDRT


Polisi: KDRT Lesti Kejora dari Rizky Billar Kekerasan Nyata, Bukan Settingan

1 hari lalu

Polisi: KDRT Lesti Kejora dari Rizky Billar Kekerasan Nyata, Bukan Settingan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan Rizky Billar diduga mendorong, membanting, dan mencekik Lesti Kejora


Dugaan KDRT Rizky Billar ke Lesti Kejora Disaksikan ART dan Karyawan Leslar Entertainment

1 hari lalu

Dugaan KDRT Rizky Billar ke Lesti Kejora Disaksikan ART dan Karyawan Leslar Entertainment

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan Rizky Billar diduga mendorong, membanting, dan mencekik Lesti Kejora


Polisi: KDRT yang Diterima Lesti Kejora dari Rizky Billar Kekerasan Fisik

1 hari lalu

Polisi: KDRT yang Diterima Lesti Kejora dari Rizky Billar Kekerasan Fisik

Penyanyi Lestiani atau Lesti Kejora melaporkan suaminya, Muhammad Rizky alias Rizky Billar, atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).


4 Pelaku Perampokan Toko Emas Gondol 600 Gram Emas, Polisi Selidiki Kaitan dengan Terorisme

1 hari lalu

4 Pelaku Perampokan Toko Emas Gondol 600 Gram Emas, Polisi Selidiki Kaitan dengan Terorisme

Empat pelaku perampokan toko emas di Tangerang Selatan sudah ditangkap.


Lesti Kejora Laporkan KDRT Rizky Billar, Polisi Akan Beri Keterangan Siang Ini

1 hari lalu

Lesti Kejora Laporkan KDRT Rizky Billar, Polisi Akan Beri Keterangan Siang Ini

Polres Metro Jakarta Selatan belum menerima hasil visum et repertum Lesti Kejora yang diduga mendapat perlakuan KDRT.