Berapa Ton Beras Bansos yang Rusak yang Akhirnya Dikubur JNE di Depok?

Kondisi barang yang diduga bansos presiden yang ditimbun di kawasan Kampung Serab, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Minggu, 31 Juli 2022. Di dalam timbunan tanah itu terdapat berkarung-karung beras yang diduga bansos presiden untuk warga terdampak Covid-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus beras bansos dikubur di lahan dekat gudang JNE di Depok telah dihentikan pengusutannya oleh Polda Metro Jaya. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro menilai tidak ada unsur pidana dalam kasus tersebut.

Penyidik Direskrimum bahkan menerjunkan tim khusus untuk melihat langsung kondisi lahan tempat beras bansos itu dikubur, di Kecamatan Sukmajaya Depok. Sejumlah pihak, termasuk pejabat Kementerian Sosial telah dimintai keterangan soal temuan bansos dikubur ini.

Sejumlah menteri pun turut bicara, mulai dari Menteri Koordinator Pembangunan Manusia Muhadjir Effendy hingga Menteri Sosial Tri Rismaharini. Keduanya menyatakan tidak ada unsur kerugian dalam kasus tersebut, karena JNE telah menggantinya dengan beras yang bagus. 

Namun pertanyaan yang belum terjawab adalah? seberapa banyak beras bansos yang dikubur di lahan kosong tersebut? dan seberapa banyak JNE menerima kontrak pengiriman bansos?       

Kuasa Hukum JNE, Hotman Paris memberikan konferensi pers soal beras bantuan sosial Presiden pada Kamis 4 Agustus 2022. Tempo/Hamdan C Ismail

Pada konferensi pers yang digelar hari ini, JNE melalui kuasa hukum mereka Hotman Paris Hutapea membantah beras yang ditemukan terkubur itu adalah beras bansos. Karena mereka telah mengganti dengan beras yang bagus untuk kemudian dibagikan kepada penerima.   

Lalu Hotman mengungkapkan bahwa beras yang diterima JNE sebesar 6.119 ton. Dari jumlah itu, beras yang rusak sebesar 3,4 ton. Rencananya beras bansos itu akan diserahkan ke 247.997 keluarga penerima manfaat (KPM) di Depok.

"Beras yang diterima JNE 6.119 ton, yang rusak cuma 3,4 ton atau 0,05 persen. Yang rusak sudah diganti dengan baru. Beras yang rusak menjadi milik JNE," kata Hotman.

Beras bansos yang rusak itu bila diuangkan akan senilai Rp 37 juta. Karena sudah diganti, beras yang rusak tersebut sudah menjadi milik JNE.  Ketika itu, beras yang rusak itu tidak langsung dibuang atau ditimbun, tapi sempat disimpan di gudang JNE.

"Oleh JNE disimpan di gudang lama, setelah satu tahun lebih, baru dibuang. JNE sama saja membuang beras sendiri," ujar Hotman. 

Baca juga: Kubur Beras Bansos yang Rusak, JNE: Diganti Beras yang Bagus Lalu Dibagikan ke Penerima






Pemprov DKI Ganti Ketua Dewan Pengawas Pasar Jaya

4 hari lalu

Pemprov DKI Ganti Ketua Dewan Pengawas Pasar Jaya

Mayor Jenderal purnawiran Suko Pranoto diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas Pasar Jaya.


Asisten Hotman Paris Diduga Dianiaya di Tempat Hiburan

5 hari lalu

Asisten Hotman Paris Diduga Dianiaya di Tempat Hiburan

Asisten pribadi pengacara Hotman Paris Hutapea, Intan, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria


Ogah Berdamai dengan Ferry Irawan, Ini Alasan Venna Melinda

6 hari lalu

Ogah Berdamai dengan Ferry Irawan, Ini Alasan Venna Melinda

Venna Melinda mengatakan enggan berdamai dengan Ferry Irawan dalam kasus KDRT lantaran suaminya tersebut tidak mau mengakui perbuatannya.


Venna Melinda Cerita soal Curhatan Mantan Istri Ferry Irawan

6 hari lalu

Venna Melinda Cerita soal Curhatan Mantan Istri Ferry Irawan

Venna Melinda mengaku pernah diingatkan Anggia Novita soal Ferry Irawan sejak setahun yang lalu, namun tak menggubris karena terlanjur cinta.


Jalani Pemeriksaan Tambahan, Venna Melinda Tutup Pintu Damai dengan Ferry Irawan

6 hari lalu

Jalani Pemeriksaan Tambahan, Venna Melinda Tutup Pintu Damai dengan Ferry Irawan

Venna Melinda memenuhi panggilan penyidik Polda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan tambahan kasus KDRT.


Keluarga Ferry Irawan Somasi Denny Sumargo, Hotman Paris dan Sunan Kalijaga Saling Sindir

12 hari lalu

Keluarga Ferry Irawan Somasi Denny Sumargo, Hotman Paris dan Sunan Kalijaga Saling Sindir

Hotman Paris mengomentari somasi yang dilayangkan keluarga Ferry Irawan kepada Denny Sumargo karena menyebarkan video suami Venna Melinda menangis.


PSI Surati Pasar Jaya, Desak Penjelasan soal Temuan Seribu Ton Beras Rusak di Pulogadung

12 hari lalu

PSI Surati Pasar Jaya, Desak Penjelasan soal Temuan Seribu Ton Beras Rusak di Pulogadung

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta meminta Pasar Jaya klarifikasi soal temuan seribu ton beras bansos yang rusak


Pasar Jaya Jelaskan Soal 920 Ton Beras Rusak yang Tersimpan di Gudang Pulo Gadung

13 hari lalu

Pasar Jaya Jelaskan Soal 920 Ton Beras Rusak yang Tersimpan di Gudang Pulo Gadung

Perumda Pasar Jaya menjelaskan soal status 920 ton beras rusak tak layak konsumsi yang tersimpan di sebuah gudang di Pulo Gadung.


Kasus KDRT Venna Melinda, Hotman Paris Sindir Pihak yang Memanfaatkan Keadaan

15 hari lalu

Kasus KDRT Venna Melinda, Hotman Paris Sindir Pihak yang Memanfaatkan Keadaan

Hotman Paris diduga menyindir Sunan Kalijaga yang mengaku dihubungi dan dimintai tolong oleh Ferry Irawan terkait kasus KDRT terhadap Venna Melinda.


Ferry Irawan Ditahan atas Kasus KDRT Venna Melinda, Hotman Paris Cari Hotma Sitompul

15 hari lalu

Ferry Irawan Ditahan atas Kasus KDRT Venna Melinda, Hotman Paris Cari Hotma Sitompul

Hotman Paris mempertanyakan keberadaan Hotma Sitompul ketika Ferry Irawan resmi ditahan sebagai tersangka kasus KDRT Venna Melinda.