Ganti Beras Bansos yang Rusak, JNE Kehilangan Honor Rp 37 Juta

Reporter

Kondisi barang yang diduga bansos presiden yang ditimbun di kawasan Kampung Serab, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Minggu, 31 Juli 2022. Di dalam timbunan tanah itu terdapat berkarung-karung beras yang diduga bansos presiden untuk warga terdampak Covid-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta -  Perusahaan jasa ekspedisi PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) mengeluarkan dana Rp 37 juta rupiah untuk mengganti biaya beras bansos presiden yang rusak dalam proses pengiriman. Beras bansos yang rusak itu kemudian dikubur oleh pihak JNE.

"JNE bayar beras yang rusak dengan cara honornya dipotong. Namanya debit note," ujar Pengacara JNE, Hotman Paris. dalam konferensi pers yang digelar Kamis, 4 Agustus 2022.

Dilansir dari Antara, Hotman menyebut persentase beras Banpres yang rusak dan dikubur di daerah Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok tersebut sebanyak 3,4 ton atau 0,05 persen dari total 6.199 ton beras bansos presiden yang akan disalurkan.

Hotman mengatakan biaya penggantian beras rusak tersebut ditanggung oleh pihak JNE melalui skema potong honor yang seharusnya diterima JNE dari PT SSI (Storesend Elogistics Indonesia) selaku rekanan pemerintah untuk menyalurkan bansos yang kemudian bekerja sama dengan JNE dalam hal pendistribusian.

Kuasa Hukum JNE, Hotman Paris memberikan konferensi pers soal beras bantuan sosial Presiden pada Kamis 4 Agustus 2022. Tempo/Hamdan C Ismail

"Menurut kontrak tanggungjawab dari JNE harus mengganti rugi, dan rakyat enggak boleh dirugikan caranya JNE minta lagi beras tambahan, mengganti beras yang rusak, dan itu disampaikan ke keluarga penerima manfaat," katanya.

Beras bansos pengganti yang dipesan baru tersebut, kata Hotman, telah disalurkan ke seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) di 11 kecamatan Depok.

Hotman juga menepis adanya unsur melawan hukum terkait isu penguburan beras bansos presiden yang sengaja disalahgunakan atau dikorupsi untuk mendulang keuntungan.

"Kenapa dicurahkan berasnya, dijual lagi aja ke pasar? Akhirnya kan beras itu dicurahkan, dibuang ke dalam tanah, itulah bukti tidak ada sama sekali niat korupsi. Karena ini memang beras kita. Beras milik JNE," ujar Hotman menegaskan.

Ia menyebut beras yang rusak pada Mei 2020 sebanyak 3,4 ton tersebut sudah menjadi milik JNE kemudian disimpan lama di gudang selama 1,5 tahun, dan karena kondisinya semakin rusak akhirnya diputuskan untuk menguburnya pada November 2021 guna mencegah beras disalahgunakan.

Baca juga: JNE Tak Langsung Mengubur Beras Bansos yang Rusak, Sempat Disimpan di Gudang 1,5 Tahun






Dubes Belanda Ingin Rumah Cimanggis jadi Wisata Sejarah Belanda di Depok

11 jam lalu

Dubes Belanda Ingin Rumah Cimanggis jadi Wisata Sejarah Belanda di Depok

Dubes Lambert Grijns telah mengunjungi Rumah Cimanggis dengan didampingi Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono.


BLT BBM Tahap 2 Mulai Cair, Penyaluran Diselesaikan dalam 10 Hari

14 jam lalu

BLT BBM Tahap 2 Mulai Cair, Penyaluran Diselesaikan dalam 10 Hari

Selain BLT BBM tahap 2 periode November-Desember, Pos Indonesia menyalurkan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk triwulan IV.


Muncul Petisi Tuntut Pemkot Depok Soal Polemik SDN Pondokcina 1, Diteken 578 Warganet

4 hari lalu

Muncul Petisi Tuntut Pemkot Depok Soal Polemik SDN Pondokcina 1, Diteken 578 Warganet

Petisi itu mengajak masyarakat turut peduli dengan SD negeri yang telah berdiri sejak tahun 1946 di Kelurahan Pondok Cina Depok tersebut.


Teddy Minahasa Dikonfrontir dengan Dody Prawiranegara Selama 22 Jam

4 hari lalu

Teddy Minahasa Dikonfrontir dengan Dody Prawiranegara Selama 22 Jam

Kuasa hukum Dody Prawiranegara mengatakan mantan Kapolres Bukittinggi itu menjalani pemeriksaan konfrontasi dengan tabah.


Hotman Paris Beberkan Kejanggalan Kasus Sabu Teddy Minahasa

4 hari lalu

Hotman Paris Beberkan Kejanggalan Kasus Sabu Teddy Minahasa

Dari hasil konfrontasi antara Teddy MInahasa dan Dody Prawiranegara hari ini terungkap ada hampir dua kilogram sabu yang diduga hilang.


Hotman Paris Bandingkan Kasus Teddy Minahasa dan Ferdy Sambo

4 hari lalu

Hotman Paris Bandingkan Kasus Teddy Minahasa dan Ferdy Sambo

Hotman Paris mengatakan Dody Prawiranegara tidak bisa berdalih perintah atasan dalam perkara sabu yang melibatkan Teddy MInahasa itu.


Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara Perdebatkan Selisih Sabu yang Hilang

4 hari lalu

Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara Perdebatkan Selisih Sabu yang Hilang

Hotman Paris mengatakan Teddy Minahasa curiga kalau selisih narkoba jenis sabu tersebut yang beredar tanpa sepengetahuannya.


Irjen Teddy MInahasa Vs AKBP Dody Prawiranegara Dikonfrontasi, Hotman: Mantan Bos dan Anak Buah, tapi...

4 hari lalu

Irjen Teddy MInahasa Vs AKBP Dody Prawiranegara Dikonfrontasi, Hotman: Mantan Bos dan Anak Buah, tapi...

Hotman Paris mengatakan pemeriksaan canggung karena Teddy Minahasa adalah mantan Kapolda Sumatera Barat, atasan AKBP Dody Prawiranegara.


Pemeriksaan Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara Cs Digelar Hari Ini

4 hari lalu

Pemeriksaan Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara Cs Digelar Hari Ini

Pemeriksaan konfrontasi tersangka perkara sabu Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara Cs semula dijadwalkan pada Senin lalu.


SDN Pondok Cina 1 jadi Masjid, Wali Kota Depok: Clear, Anggaran Sudah Diteken

4 hari lalu

SDN Pondok Cina 1 jadi Masjid, Wali Kota Depok: Clear, Anggaran Sudah Diteken

Wali Kota Depok Mohammad Idris menyatakan rencana relokasi dan alih fungsi lahan SDN Pondok Cina 1 menjadi masjid sudah sesuai prosedur