Dinyatakan Sehat, Roy Suryo Kembali Diperiksa di Polda Metro Jaya

Gestur mantan Menteri Pendidikan dan Olahraga Roy Suryo bersama kuasa hukumnya, Elza Syarief usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis malam, 28 Juli 2022. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, JakartaMantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, kembali menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka penistaan agama di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

 

"Hari ini pukul 13.00 WIB yang bersangkutan (Roy Suryo) telah penuhi undangan hadir. Tahapan yang dilakukan adalah pemeriksaan kesehatan kepada yang bersangkutan. Apakah betul sakit dan sebagainya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan kepada wartawan, Jumat, 5 Agustus 2022.

 

Untuk memastikan kondisi kesehatan Roy Suryo, kata Zulpan, penyidik melalui bagian kesehatan Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan. Sebab, dalam pemeriksaaan terakhir Roy Suryo dinyatakan sakit. "Ada tugas lain yang dilakukan di luar yang semestinya tidak dilakukan," ujarnya.

 

Setelah dilakukan pemeriksaan, ujar Zulpan, hasilnya Roy Suryo dinyatakan sehat sehingga bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan terkait laporan yang telah dilayangkan oleh Keving Wu dan Kurniawan Santoso. "Riksa sedang berlangsung, nanti gimana hasilnya, tentunya kami akan ketahui hasilnya setelah selesai,” ucap dia.

 

Ketika ditanya penahanan terhadap Roy, Zulpan mengatakan belum bisa menjawabnya. “Nanti penyidik yang memutuskan karena riksa belum selesai," katanya.

 

Sebelumnya, beredar video rekaman yang menampilkan pakar telematika Roy Suryo sedang asyik touring bersama komunitas Meredes Benz meski saat dia berstatus sebagai tersangka kasus penisataan agama.

 

Dalam video yang beredar di media sosial, Roy Suryo tampak mengenakan penyangga leher medis dan baju komunitas mobil Mercedes Benz.

 

Mantan Menpora itu tampak tengah asyik berbincang dan tertawa bersama beberapa anggota komunitas lainnya dengan sejumlah mobil mewah milik anggota komunitas terparkir di area parkir.

 

Namun, Roy Suryo mengaku bahwa aksi viral saat nongkrong bersama klub mobil tua pada Ahad, 31 Juli 2022 karena menghadiri syukuran ulang tahun mantan Wakapolri Nanan Soekarna.

 

"Kehadiran saya di sana adalah sebuah apresiasi kepada salah satu anggota senior MBSL (Mercedes Benz SL) yang saat itu mengadakan syukuran hari kelahirannya, yakni Bapak Komjen Pol (Pur) Nanan Sukarna yang dilanjutkan dengan acara doa bersama," kata Roy Suryo pada keterangan tertulis pada Rabu, 3 Agustus 2022.

 

Roy mengonfirmasi bahwa saat itu ia benar hadir bersama Komunitas Mercedes Benz SL Club (MBSL) Indonesia. Pada saat itu kegiatan tersebut diadakan di titik kumpul di Rest Area KM 11 Jagorawi.

 

Pakar telematika ini menjelaskan bahwa karena ia belum sembuh total maka ia membawa asisten pribadi dan sopir. Pada saat itu ia juga menggunakan penopang leher medis sesuai petunjuk dokter yang menanganinya.

 

"Karena masih dalam pemulihan kesehatan, maka saya datang tidak sendiri namun didampingi aspri dan bahkan disopiri oleh driver, di samping tetap masih menggunakan Cervical-Collar (penopang leher medis) sesuai petunjuk rumah sakit," kata Roy.

 

Meski terlihat bisa tertawa, hal tersebut, kata Roy, agar menghilangkan stres. Ia pun meminta maaf kepada kepolisian karena statusnya sebagai tersangka penistaan agama.

 

MUTIA YUANTISYA

Baca juga: Dua Tersangka Penistaan Agama yang Tak Ditahan: Roy Suryo dan Ahok






Penulis The Satanic Verses, Salman Rushdie Ditusuk di New York

3 jam lalu

Penulis The Satanic Verses, Salman Rushdie Ditusuk di New York

Salman Rushdie, penulis novel "The Satanic Verses" yang dinilai menghina Islam, diserang di atas panggung di sebuah acara di New York.


Penggerebekan Judi Online di Jakarta Utara, Polda Metro Jaya Tangkap 78 Orang

8 jam lalu

Penggerebekan Judi Online di Jakarta Utara, Polda Metro Jaya Tangkap 78 Orang

Penggerebekan judi online itu dilakukan Jumat pukul 02.00 di Rukan Exclusive Blok E nomor 39A Bukit Golf Mediterania Jalan Pantai Indah Kapuk,


Polda Metro Jaya Tolak Penangguhan Penahanan Roy Suryo

9 jam lalu

Polda Metro Jaya Tolak Penangguhan Penahanan Roy Suryo

Penyidik Polda Metro Jaya menolak permohonan penangguhan penahanan dari Roy Suryo.


Polda Metro Jaya Pastikan Tak Berikan Perlakuan Khusus Saat Roy Suryo Ditahan

10 jam lalu

Polda Metro Jaya Pastikan Tak Berikan Perlakuan Khusus Saat Roy Suryo Ditahan

Selama ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Roy Suryo juga ditempatkan satu sel bersama tersangka lain.


Tersangka Dapat Biji Kokain dari Pohon Koka di Kebun Raya Bogor, Polisi: Pelaku Lulusan IPB

18 jam lalu

Tersangka Dapat Biji Kokain dari Pohon Koka di Kebun Raya Bogor, Polisi: Pelaku Lulusan IPB

Polda Metro Jaya menelusuri Kebun Raya Bogor sebagai tindak lanjut pengembangan kasus perdagangan narkotika jenis biji kokain.


Daftar Lokasi Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya Hari Ini

20 jam lalu

Daftar Lokasi Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya Hari Ini

Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling bagi masyarakat yang hendak mengurus perpanjangan masa berlaku SIM hari ini.


Penyidiknya Diperiksa, Polda Metro Jaya Jamin tidak Halangi Timsus Mabes Polri

1 hari lalu

Penyidiknya Diperiksa, Polda Metro Jaya Jamin tidak Halangi Timsus Mabes Polri

Satu penyidik Polda Metro Jaya diperiksa terkait kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J


Mayat di Hotel Somerset Kuningan Korban Pembunuhan Berencana

1 hari lalu

Mayat di Hotel Somerset Kuningan Korban Pembunuhan Berencana

Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka di kasus pembunuhan ini, tetapi identitasnya belum diungkap


Polda Metro Jaya Temukan Rp 2,3 Miliar di Kantor Pusat Khilafatul Muslimin Lampung

1 hari lalu

Polda Metro Jaya Temukan Rp 2,3 Miliar di Kantor Pusat Khilafatul Muslimin Lampung

Polda Metro Jaya menemukan uang Rp 2,3 miliar dari brankas di kantor pusat Khilafatul Muslimin Lampung yang disita pada Juni 2022.


Bendahara Gadaikan dan Jual Saham, Dilaporkan Merugikan Perusahaan Rp 14,3 Miliar

1 hari lalu

Bendahara Gadaikan dan Jual Saham, Dilaporkan Merugikan Perusahaan Rp 14,3 Miliar

Bendahara Umum APNI Antonius Setyadi dilaporkan atas dugaan penggelapan dan/atau penipuan saham ke Polda Metro Jaya.