Eks Pegawai Situs Judi Online Laporkan Penganiayaan, Colong Uang Rp 13 Juta untuk Keperluan Anak

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Daftar PSE yang masuk dalam situs Kominfo menuai kritik masyarakat karena mengizinkan situs judi online, tetapi memblokir sejumlah PSE yang digunakan untuk transaksi pembayaran internasional hingga layanan layanan e-sports atau olahraga elektronik seperti Steam dan Epic. Foto : Twitter

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan karyawan pelayanan pelanggan di salah satu perusahaan penyedia situs judi online di Penjaringan berinisial J (22) melaporkan perusahaan ke Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara pada 16 April 2022.

Pada laporan polisi yang diterima wartawan di Jakarta Utara pada Kamis, 11 Agustus 2022, itu tercantum nomor LP/B/289/TV/2022/SPKT/POLRES METRO JAKUT/POLDA METRO JAYA.

Korban J saat ditemui wartawan di tempat tinggalnya, Jalan Budi Mulia, Pademangan, Jakarta Utara, mengatakan laporan polisi dibuat karena kasus dugaan penganiayaan yang dialaminya saat masih menjadi karyawan perusahaan judi "online" tersebut.

Perusahaan judi itu diduga melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dengan menyekap J selama tiga hari sekitar April 2022, saat baru bekerja lebih kurang setahun. Selain itu juga diduga melakukan kekerasan seperti memukul, memecut dengan selang, hingga mencucuh dengan api rokok.

Perlakuan itu diterima J karena mengambil uang milik perusahaan senilai Rp13 juta dan mengirim uang dari para pemain yang menang bertaruh di situs judi "online" tersebut ke rekening pribadi.

J mengatakan memakai uang perusahaan sebesar Rp 13 juta rupiah itu tanpa diketahui atasan, untuk memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk mencukupi keperluan anak semata wayangnya.


Mengaku ambil uang perusahaan Rp 13 juta

Aksinya ketahuan pada 12 April 2022, ketika J baru saja tiba di kantor, dipanggil atasannya yang ingin menanyakan masalah uang tersebut. "Memang awalnya saya dipanggil oleh atasan untuk dibawa ke ruang pertemuan untuk ditanya-tanya," kata J.

Namun karena belum mengaku, J dibawa ke ruangan kosong bekas tempat isolasi COVID-19. Di dalam ruangan kosong itu, J masih terus mengelak hingga diduga membuat emosi salah satu pegawai perusahaan judi "online" yang ikut menginterogasi.

J diduga mendapat kekerasan di ruangan itu dengan cara dipukul hingga mengaku kepada atasannya bahwa uang senilai Rp 13 juta itu telah dipakai untuk kepentingan pribadi. Setelah mengaku pun, J masih mendapatkan kekerasan dari pegawai di kantor.

"Saya diarak-arak lagi sama karyawan sana, diarak ke ruko komplek itu dalam kondisi enggak pake baju, cuma celana dalam aja. Terus di leher digantungi tulisan, 'Saya mengambil uang sekitar Rp13 juta'," kata J.

Setelah diarak, pihak perusahaan diduga menyekap J selama tiga hari di dalam ruangan kosong kantor dengan cara dikunci dari luar dan telepon genggamnya pun disita pihak perusahaan. Dugaan penyekapan itu diketahui oleh istri J karena bekerja di area ruko yang sama dengan korban dan melihat langsung ketika J diarak berkeliling.

Setelah itu, istri J pulang ke rumah dan memberitahu yang dialami korban kepada keluarganya. Pihak keluarga mendatangi kantor tempat bekerja J untuk melakukan negosiasi agar J dibebaskan. J akhirnya dibebaskan setelah keluarga memberikan jaminan uang senilai Rp5 juta dan BPKB sepeda motor kepada pihak perusahaan judi tersebut.

J yang tidak terima dengan perlakuan kantornya akhirnya melapor ke pihak berwajib. J mengatakan sudah melakukan visum, dengan hasil mengalami luka memar di bagian punggung, paha dan wajah.

"Saya luka-luka di bagian punggung, bagian paha memar-memar, dan saya masalah psikologi dan trauma saya di hari itu sampai sekarang. Sempat meriang, sakit kepala, pusing, tidak bisa tidur," katanya.

Baca juga: Setelah Puji Penanganan Kasus Ferdy Sambo, Lemkapi Minta Polri Tegas Berantas Judi Online






Lesti Kejora Cedera Parah hingga Tulang Lengan Bergeser, Ada Kemungkinan Dioperasi

10 jam lalu

Lesti Kejora Cedera Parah hingga Tulang Lengan Bergeser, Ada Kemungkinan Dioperasi

Akun yang tampaknya dikendalikan orang terdekat Lesti Kejora itu terus memperbarui informasi kabar terakhir penyanyi dangdut itu.


Mabes Polri Bilang Bareskrim Tak Temukan Adanya Konsorsium 303

1 hari lalu

Mabes Polri Bilang Bareskrim Tak Temukan Adanya Konsorsium 303

Konsorsium 303 disebut-sebut sebagai jaringan judi online yang diduga melibatkan Ferdy Sambo serta pejabat tinggi Polri.


Mabes Polri Ungkap 612 Kasus Judi Online Sepanjang 2022

1 hari lalu

Mabes Polri Ungkap 612 Kasus Judi Online Sepanjang 2022

Tidak hanya pidana judinya, pelaku serta bandar judi online juga dijerat pasal pencucian uang.


Pencapaian Bekerja Keras dan Uang Apakah Pasti Kebahagiaan?

2 hari lalu

Pencapaian Bekerja Keras dan Uang Apakah Pasti Kebahagiaan?

Arrival fallacy sebutan dalam Bahasa Inggris untuk menggambarkan tujuan yang tercapai setelah bekerja keras tak ada rasa bahagia


KPAI Sebut Sindikat Judi Online Sasar Anak-anak Lewat Mainan

3 hari lalu

KPAI Sebut Sindikat Judi Online Sasar Anak-anak Lewat Mainan

KPAI menemukan indikasi para sindikat judi online kini menyasar anak-anak lewat mainan, setelah Kapolri mulai mengetatkan penuh terhadap judi online


Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

3 hari lalu

Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

Dua orang wartawan diduga dianiaya dan disekap oleh pejabat di Pemerintahan Kabupaten Karawang


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

3 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Apa Itu Suku Bunga dan Fungsinya?

8 hari lalu

Apa Itu Suku Bunga dan Fungsinya?

Naik turunnya tingkat suku bunga dipengaruhi penawaran dan permintaan uang


Kasino, Apakah hanya tempat Perjudian?

8 hari lalu

Kasino, Apakah hanya tempat Perjudian?

Kasino tempat hiburan yang dilengkapi perangkat perjudian


Dugaan Jaringan TPPO Terhubung Konsorsium 303, Begini Tanggapan Polri

8 hari lalu

Dugaan Jaringan TPPO Terhubung Konsorsium 303, Begini Tanggapan Polri

Anis Hidayah menyatakan WNI yang menjadi korban perdagangan orang di Kamboja diduga ada yang terhubung dengan Konsorsium 303 Ferdy Sambo