4 Pamen Polda Metro Dikurung di Provost Mabes Polri Tersangkut Kasus Ferdy Sambo

Reporter

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan konferensi pers di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 20 Juli 2022. Penonaktifan kedua pejabat polisi itu sebagai bentuk transparansi dalam penangangan kasus kematian Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat di kediaman Irjen Pol Ferdy Sambo. TEMPO/ Febri angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Empat perwira menengah di Polda Metro Jaya ditahan di tempat khusus alias patsus lantaran diduga melanggar kode etik dan tridak profesional dalam menangani tempat kejadian perkara penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo

Empat perwira menengah atau pamen Polda Metro dikurung di patsus, menyusul 12 polisi lainnya yang sudah ditahan. Sehingga total, ada 16 polisi yang ditahan, sebagian ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua Depok    

"Jumlah sampai dengan hari ini 16 orang telah ditempatkan di tempat khusus (patsus)," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 13 Agustus 2022.

Dedi menjelaskan empat pamen Polda Metro Jaya itu ditahan berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara yang dilakukan Jumat malam, 12 Agustus 2022. Ditetapkan empat orang perwira menengah (Pamen) di Polda Metro Jaya menjalankan penempatan khusus di Biro Provost Mabes Polri.

"Empat pamen PMJ itu terdiri tiga AKBP dan satu kompol," ujarnya.

Sehingga, menurut Dedi, terdapat 16 orang perwira Polri yang ditempatkan di tempat khusus karena melanggar prosedur penanganan TKP tewasnya Brigadir Yosua di rumah dinas Inspektur Jenderal Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga.

Ke 16 orang tersebut ditempatkan di dua tempat berbeda, yakni Provost Mabes Polri dan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jabar. "Jadi enam orang di Mako dan 10 orang di Provost," ucap Dedi.

Jumat kemarin, penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menghentikan dua laporan Polisi terkait TKP Duren Tiga yang sebelumnya dilayangkan ke Polres Metro Jakarta Selatan, lalu kemudian ditarik ke Polda Metro Jaya.

Dua laporan polisi yang dihentikan itu adalah laporan dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan Putri Candrawathi dan laporan kekerasan atau ancaman pembunuhan yang dilaporkan anggota Polres Metro Jakarta Selatan dengan korban Bharada Richard Eliezer atau Bharada E. Dalam dua laporan, Brigadir J atau Brigadir Yosua sebagai terlapor.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi menyebutkan, kedua laporan polisi itu sebagai upaya obstraction of justice atau menghalang-halangi penegakan hukum penyidikan dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, sehingga dihentikan laporannya.

Pada Selasa, 9 Agustus 2022, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa ada puluhan personel Polri diduga melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri dalam penanganan TKP Duren Tiga.

Jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah seiring penyidikan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Itsus Polri.

Pemeriksaan yang dilakukan tim khusus terhadap pelanggaran kode etik profesi Polri atau pun tindakan untuk merusak menghilangkan barang bukti, mengaburkan dan merekayasa dengan melakukan mutasi, ke Pelayanan Markas (Yanma) Polri.

Dalam peristiwa ini Timsus telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Irjen Pol. Ferdy Sambo, Bharada E, Bribka RR dan KM. Keempat disangkakan dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Baca juga: Terpopuler Metro: Ferdy Sambo Mengaku Mengarang Skenario Pembunuhan dan Buruknya Kinerja Ancol






Putri Candrawathi Titipkan Anak ke Keluarganya, Komnas PA: Jika Tidak Mampu, Pemerintah Bisa Take Over

1 jam lalu

Putri Candrawathi Titipkan Anak ke Keluarganya, Komnas PA: Jika Tidak Mampu, Pemerintah Bisa Take Over

Jika keluarga Putri Candrawathi tidak mampu merawat anak tersebut, negara bisa mengambil alih peran orang tua.


Kapolri Listyo Sigit Pastikan Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Digelar Pekan Depan

1 jam lalu

Kapolri Listyo Sigit Pastikan Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Digelar Pekan Depan

Kapolri Listyo Sigit juga memastikan pelimpahan berkas perkara kasus pembunuhan Brigadir J berjalan lancar.


Reportase Pasca Putri Candrawathi Ditahan, Jurnallis Tempo Diusir Penjaga Rumah Ferdy Sambo

1 jam lalu

Reportase Pasca Putri Candrawathi Ditahan, Jurnallis Tempo Diusir Penjaga Rumah Ferdy Sambo

Jurnalis Tempo mencoba melihat kondisi rumah Ferdy Sambo di Jalan Saguling setelah Putri Candrawathi ditahan. Diusir penjaga rumah.


Pengamat Ragukan Ketidaktahuan Fadil Imran soal Peran Jerry Siagian di Kasus Ferdy Sambo

2 jam lalu

Pengamat Ragukan Ketidaktahuan Fadil Imran soal Peran Jerry Siagian di Kasus Ferdy Sambo

Kapolri Listyo Sigit menyatakan tiga Kapolda yang dituduh ikut menyokong skenario Ferdy Sambo tidak terlibat, termasuk Fadil Imran.


Putri Candrawathi Baru Ditahan, Kamaruddin Heran Kenapa Perempuan Lain Diperlakukan Berbeda

5 jam lalu

Putri Candrawathi Baru Ditahan, Kamaruddin Heran Kenapa Perempuan Lain Diperlakukan Berbeda

Pengacara Brigadir J tetap menilai penahanan terhadap Putri Candrawathi terlambat.


Kapolri Pastikan Ferdy Sambo cs Diserahkan ke Kejaksaan Pekan Depan

6 jam lalu

Kapolri Pastikan Ferdy Sambo cs Diserahkan ke Kejaksaan Pekan Depan

Kapolri menyatakan penyerahan tahap kedua Ferdy Sambo cs akan dilakukan pada Senin atau Rabu pekan mendatang.


Siapa Saja Polisi yang Menjalani Sanksi Demosi Terseret Kasus Ferdy Sambo?

6 jam lalu

Siapa Saja Polisi yang Menjalani Sanksi Demosi Terseret Kasus Ferdy Sambo?

Kasus Ferdy Sambo menyeret banyak polisi dalam pelanggaran etik, sebagian menjalani sanksi demosi


Polisi Temukan Unsur Kekerasan dalam Laporan KDRT yang Dialami Lesti Kejora

7 jam lalu

Polisi Temukan Unsur Kekerasan dalam Laporan KDRT yang Dialami Lesti Kejora

Polres Metro Jakarta Selatan menemukan adanya unsur kekerasan dalam laporan KDRT yang dialami Lesti Kejora. Polisi segera periksa Rizky Billar.


Kriminolog UI Nilai Penahanan Putri Candrawathi Setelah P-21 Lebih Efisien, Ini Alasannya

8 jam lalu

Kriminolog UI Nilai Penahanan Putri Candrawathi Setelah P-21 Lebih Efisien, Ini Alasannya

Penahanan Putri Candrawathi setelah berkas dinyatakan lengkap dianggap lebih efisien karena beberapa alasan.


Putri Candrawathi Ditahan, Anggota Komisi III DPR Dukung Kapolri

9 jam lalu

Putri Candrawathi Ditahan, Anggota Komisi III DPR Dukung Kapolri

Penahanan terhadap Putri Candrawathi disebut membuktikan bahwa hukum tak hanya tajam ke bawah.