Kembali Dibuka, Tebet Eco Park Pernah Diwarnai Kontroversi

Warga beraktivitas di Tebet Eco Park, Jakarta, Minggu, 24 April 2022. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan keberadaan Tebet Eco Park menjadi contoh naturalisasi dengan mengintegrasikan kawasan hijau dan biru dalam satu ekosistem alami Ruang Terbuka Hijau. TEMPO/ Cristian Hansen

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka fasilitas publik Tebet Eco Park pada 15 Agustus 2022. Pembukaan ini dilakukan seteleah Pemprov DKI Jakarta menutup taman Tebet Eco Park sejak Juni 2022 lalu, Sebelumnya, taman yang terletak di kawasan Jakarta Selatan ini pun telah mengalami drama ‘buka-tutup’.

Melansir laman resmi tebetecopark.id, Tebet Eco Park (TEP) merupakan taman kota yang didedikasikan untuk masyarakat dan lingkungan di atas lahan seluas 7,3 hektare. TEP hadir sebagai ruang terbuka hijau dengan mengusung konsep harmonisasi antara fungsi ekologi, sosial, edukasi dan rekreasi. Keberadaan Tebet Eco Park pun diharapkan bisa dijadikan wadah akan keberlangsungan lingkungan dan interaksi sosial, mulai dari menjaga kualitas alamiah lingkungan hingga meningkatkan kualitas hidup pengunjung dan masyarakat sekitarnya

Meskipun demikian, Tebet Eco Park mengalami sepak terjang naik-turun sebagai kawasan taman kota, salah satunya drama ‘buka-tutup’ taman ini karena berbagai faktor. Melansir berbagai sumber, berikut adalah rangkuman kontroversi Tebet Eco Park.

Kapasitas ektrem penyebab Tebet Eco Park sempat ditutup sementara

Pada 15 Juni 2022 lalu,Tebet Eco Park pernah ditutup sementara karena membludaknya kunjungan ke EP hingga lebih dari 10 ribu orang. Padahal,Tebet Eco Park memiliki kapasitas 8-10 ribu orang sehingga kelebihan kapasitas menyebabkan kepadatan yang ekstrem.

Lokasi Tebet Eco Park 

Pengunjung yang membludak di kawasan Tebet Eco Park  berujung pada padatnya lalu lintas sampai menyebabkan macet. Hal ini karena keberadaan parkir liar yang berujung lalu lintas menjadi semakin sibuk. Sealin itu, lokasi TEP yang berada di tengah pemukiman warga menganggu aktivitas warga sekitar karena banyaknya pengunjung dari luar kawasan Tebet Eco Park. 

Pedagang kaki lima hingga tukang parkir liar

Masyarakat sempat mengeluhkan keberadaan parkir liar dan kegiatan pedagang kaki lima di kawasan TEP. Hal ini membuat kenyamanan masyarakat di Tebet Eco Park pun tergangggu. Selain itu, lingkungan Tebet Eco Park  pun menjadi kotor karena sampah-sampah berserakan dan tata taman yang tidak rapih.

NAOMY A. NUGRAHENI 

Baca: Segera Dibuka, Tebet Eco Park Bakal Punya Empat Fasilitas Baru

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Penumpang Lansia Jatuh Saat Naik KRL Karena Peron yang Rendah, KAI Commuter Minta Maaf

10 hari lalu

Penumpang Lansia Jatuh Saat Naik KRL Karena Peron yang Rendah, KAI Commuter Minta Maaf

KAI Commuter meminta maaf atas peristiwa jatuhnya lansia saat mau naik KRL. Akan dipasang bancik atau tangga portable.


Polisi Selidiki Penyiraman diduga Air Keras Terhadap Siswa SMP di Tebet Saat Pulang Sekolah

10 hari lalu

Polisi Selidiki Penyiraman diduga Air Keras Terhadap Siswa SMP di Tebet Saat Pulang Sekolah

Polres Metro Jakarta Selatan tengah menyelidiki penyiraman diduga air keras terhadap siswa SMP di Tebet saat pulang sekolah.


Heru Budi Larang Warga Berjualan di Kolong Tol Becakayu

25 hari lalu

Heru Budi Larang Warga Berjualan di Kolong Tol Becakayu

Heru Budi mengatakan warga sekitar dapat memanfaatkan lahan penghijauan itu untuk jalan sehat dan memetik hasil panennya.


Parkir Liar dan PKL Menjamur, Alun-alun Bogor Terlihat Kumuh

32 hari lalu

Parkir Liar dan PKL Menjamur, Alun-alun Bogor Terlihat Kumuh

Pengunjung menyayangkan alun-alun Bogor tidak dilengkapi dengan park and ride atau lokasi khusus pedagang kaki lima.


Alun-alun Depok Jadi Pilihan Masyarakat untuk Libur Tahun Baru

34 hari lalu

Alun-alun Depok Jadi Pilihan Masyarakat untuk Libur Tahun Baru

Alun-alun Depok dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari green house, hingga BMX park, outdoor gym, skate park dan wall climbing.


Malam Tahun Baru Ada Tempat Parkir Tambahan di Seputar Malioboro Yogya

37 hari lalu

Malam Tahun Baru Ada Tempat Parkir Tambahan di Seputar Malioboro Yogya

Pada malam tahun baru nanti Dishub Yogya akan memastikan tidak ada parkir liar di sepanjang kawasan wisata, termasuk Jalan Malioboro.


Luiz Inacio Lula da Silva Susun Kabinet Menjelang Pelantikan Presiden Brasil

38 hari lalu

Luiz Inacio Lula da Silva Susun Kabinet Menjelang Pelantikan Presiden Brasil

Luiz Inacio Lula da Silva dikabarkan meminta Senator Simone Tebet untuk menjadi menteri perencanaannya


Cara Turis Hindari Penggembosan Ban Mobil di Yogyakarta

38 hari lalu

Cara Turis Hindari Penggembosan Ban Mobil di Yogyakarta

Petugas Dishub sejatinya tidak ingin melakukan penggembosan ban mobil karena itu akan akan menyulitkan para turis di Yogyakarta.


Jaga Kenyamanan Wisatawan Libur Nataru, Yogyakarta akan Tindak Pelaku Parkir Liar

39 hari lalu

Jaga Kenyamanan Wisatawan Libur Nataru, Yogyakarta akan Tindak Pelaku Parkir Liar

Kawasan rawan parkir liar pada masa libur Nataru di Kota Yogyakarta, terutama seputaran Jalan Malioboro.


Kenali Tempat Parkir Resmi di Yogyakarta Agar Mobil Aman dari Sanksi Penggembosan Ban

39 hari lalu

Kenali Tempat Parkir Resmi di Yogyakarta Agar Mobil Aman dari Sanksi Penggembosan Ban

Libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru di Kota Yogyakarta membuat sejumlah kawasan jalan padat kendaraan bermotor, parkir liar bisa ditindak.