Kuasa Hukum Korban Km 50 Sebut Penembakan Laskar FPI Sama dengan Kasus Ferdy Sambo

Ayah Lutfil Hakim, anggota Laskar FPI yang tewas dalam penembakan di Tol Cikampek Km 50 Senin dini hari, menceritakan kondisi jenazah anaknya di RDPU DPR RI, Kamis, 10 Desember. YOUTUBE/DPR RI

TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa Hukum Korban KM50 Laskar Front Pembela Islam, Azis Yanuar menyamakan kasus pembunuhan 6 laskar FPI dengan kasus pembunuhan yang dilakukan Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo. Menurutnya kasus tersebut sama-sama mempunyai skenario palsu adegan tembak-menembak.

"Kesamaan kasus KM 50 dengan kasus FS adalah adanya kekerasan oleh aparat dan modus rekayasa skenario palsu tembak menembak. Hal itu juga disebarluaskan secara massif melalui corong resmi kekuasaan," kata Aziz saat dihubungi Kamis, 18 Agustus 2022.

Hanya saja pada kasus yang menewaskan Brigadir Yosua Hutabarat ini, menurut Aziz, yang membedakan adalah tidak ada kepentingan penguasa yang ditutupi. Sedangkan pada kasus FS ini tidak ada kepentingan penguasa hingga membuat kasus ini menjadi viral ke khalayak ramai.

Pada kasus pembunuhan Brigadir J ini, Aziz juga menilai ada kepentingan dari penguasa untuk membangun citra positif untuk membuat penegakan hukum yang sebelumnya hancur.

"Perbedaannya, dalam kasus FS, karena tidak ada kepentingan penguasa yang mau ditutupi, justru sebaliknya penguasa berkepentingan membangun citra positif dalam penegakan hukum setelah sekian lama hancur berantakan karena tumpul ke atas tajam ke bawah, gesit dan gerak cepat serta ampuh terhadap oposisi namun letoy dan tak berdaya terhadap para pendukung kekuasaan maka akhirnya kasus FS digunakan sebagai momen untuk membangun citra positif seolah-olah hukum masih baik-baik saja," kata Aziz.

Aziz tuding ada rekayasa kasus

Aziz menambahkan jika menyangkut kepentingan penguasa, rekayasa kasus acapkali menjadi kerap dilakukan. Hukum dalam hal ini dibuat untuk melegitimasi extra judicial killing.

"Namun begitu menyangkut kepentingan penguasa, yang memang menggunakan modus fake fact, rekayasa skenario tembak menembak, maka hukum digunakan justru untuk melegitimasi extra judicial killing. Inilah hal yang paling tidak bermoral dalam dunia hukum dan politik kekuasaan tersebut," kata Aziz.

Ditanya mengenai pengembangan kasus pembunuhan 6 Laskar FPI ini, Aziz mengungkapkan saat ini pihaknya terus melakukan beberapa langkah hukum. Bahkan di antaranya juga melakukan langkah konstitusional dengan beberapa pegiat HAM internasional.

"Adapun langkah hukum dan konstitusional baik dalam negeri maupun internasional yang memungkinkan kita sudah dan akan tempuh dengan bekerja sama dengan beberapa pihak untuk hal itu," katanya.

Baca juga: Putri Candrawathi Disebut Tak Bisa Jadi Tersangka, Eks Kadiv Hukum Polri: Kasihan Bu Putri

 






Diminta Kabareskrim Buka BAP Kasus Ismail Bolong, Ferdy Sambo: Merekalah yang Buka, Kenapa Saya

8 jam lalu

Diminta Kabareskrim Buka BAP Kasus Ismail Bolong, Ferdy Sambo: Merekalah yang Buka, Kenapa Saya

Ferdy Sambo mengatakan seharusnya Kepolisian RI yang membuka BAP penyelidikan kasus Ismail Bolong perihal dugaan setoran hasil tambang ilegal.


Penyidik Polres Jakarta Selatan Jadi Korban Kebohongannya, Ferdy Sambo Minta Maaf

8 jam lalu

Penyidik Polres Jakarta Selatan Jadi Korban Kebohongannya, Ferdy Sambo Minta Maaf

Ferdy Sambo tampak emosional ketika menyampaikan permohonan maaf kepada penyidik Kepolisian Resor Jakarta Selatan.


Bantah Pernah Diperiksa Propam soal Ismail Bolong, Kabareskrim Tantang Ferdy Sambo Buka BAP

11 jam lalu

Bantah Pernah Diperiksa Propam soal Ismail Bolong, Kabareskrim Tantang Ferdy Sambo Buka BAP

Kabareskrim Agus Andrianto meminta Ferdy Sambo untuk membuka Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyelidikan kasus Ismail Bolong.


Rekaman CCTV Duren Tiga Diputar, Kuasa Hukum Klaim Ferdy Sambo Tidak Pakai Sarung Tangan Hitam

11 jam lalu

Rekaman CCTV Duren Tiga Diputar, Kuasa Hukum Klaim Ferdy Sambo Tidak Pakai Sarung Tangan Hitam

Kuasa hukum klaim Ferdy Sambo tak mengenakan sarung tangan hitam seperti kesaksian Adzan Romer. Sebab itu, dia minta Romer dihadirkan sebagai saksi.


Ferdy Sambo Sebut Pernah Periksa Kabareskrim soal Ismail Bolong, Agus: Gak Pernah ya, Saya Belum Lupa Ingatan

11 jam lalu

Ferdy Sambo Sebut Pernah Periksa Kabareskrim soal Ismail Bolong, Agus: Gak Pernah ya, Saya Belum Lupa Ingatan

Kabareskrim menyampaikan tanggapannya mengenai ungkapan Ferdy Sambo yang menyebut pernah memeriksanya pada kasus Ismail Bolong.


Eks Kasatreskrim Polres Jaksel Akui Disodorkan Kronologi Berita Acara Interogasi Putri Pesanan Ferdy Sambo

12 jam lalu

Eks Kasatreskrim Polres Jaksel Akui Disodorkan Kronologi Berita Acara Interogasi Putri Pesanan Ferdy Sambo

Ridwan Soplanit, mengatakan penyidik mendapat kronologi tertulis untuk Berita Acara Interogasi (BAI) Putri Candrawathi berdasarkan pesanan Ferdy Sambo


Ferdy Sambo Harap Bareskrim Polri Limpahkan Kasus Ismail Bolong ke Instansi Lain

13 jam lalu

Ferdy Sambo Harap Bareskrim Polri Limpahkan Kasus Ismail Bolong ke Instansi Lain

Ferdy Sambo mengatakan pihaknya sudah memeriksa Ismail Bolong dan Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Agus Andrianto dalam dugaan suap tambang ilegal.


Kasus Ismail Bolong, Ferdy Sambo Sebut Sudah Laporkan ke Pimpinan: Kan Tinggal Ditindaklanjuti

13 jam lalu

Kasus Ismail Bolong, Ferdy Sambo Sebut Sudah Laporkan ke Pimpinan: Kan Tinggal Ditindaklanjuti

Ferdy Sambo mengatakan sudah menyelesaikan penyelidikan kasus dugaan suap tambang ilegal yang melibatkan Ismail Bolong dan menyeret nama Kabareskrim


Ferdy Sambo Sebut Sempat Periksa Ismail Bolong dan Kabareskrim di Kasus Dugaan Suap Tambang Ilegal

14 jam lalu

Ferdy Sambo Sebut Sempat Periksa Ismail Bolong dan Kabareskrim di Kasus Dugaan Suap Tambang Ilegal

Ferdy Sambo mengatakansudah memeriksa Ismail Bolong dan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto dalam penyelidikan dugaan setoran tambang ilegal


JPU Putar Rekaman CCTV Detik-detik Ferdy Sambo Tiba di Rumah Dinas dan Jatuhkan Pistol

15 jam lalu

JPU Putar Rekaman CCTV Detik-detik Ferdy Sambo Tiba di Rumah Dinas dan Jatuhkan Pistol

Rekaman CCTV pos satuan pengamanan Kompleks Polri Duren Tiga yang memperlihatkan Ferdy Sambo tiba di rumah dinasnya diputar di persidangan