Petugas Posyandu yang Beri Obat Kedaluwarsa ke Bayi saat Imunisasi Dinonaktifkan

Reporter

Petugas medis Peskemas Gebang Raya memberikan imunisasi campak dan rubella kepada pelajar di SDIT Baidhaul Ahkam, Kota Tangerang, Banten, Kamis, 15 Oktober 2020. Program imunisasi kepada pelajar di Kota Tangerang terus berjalan di tengah pandemi COVID-19 guna menjaga kesehatan anak dari serangan penyakit. ANTARA FOTO/Fauzan

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kesehatan Kota Tangerang memberikan sanksi kepada petugas kesehatan yang bertugas di Posyandu Kenanga kota setempat, karena diduga lalai memberikan obat penurun panas kedaluwarsa kepada balita saat pelaksanaan Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten Dini Anggraeni mengatakan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan secara khusus kepada petugas yang terlibat oleh inspektorat setempat.

"Sanksinya kami sesuaikan dengan aturan kepegawaian. Kami sudah non-aktifkan," kata Dini dalam keterangannya, Jumat, 19 Agustus 2022 dikutip dari Antara.

Dini menjelaskan pemberian sanksi kepada petugas kesehatan sekaligus menjadi peringatan keras dari Pemerintah Kota Tangerang yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan paripurna kepada seluruh masyarakat.

"Kami akan terus berbenah dan terus berupaya optimal dalam hal pelayanan kesehatan, juga berusaha agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ujarnya.

Kronologi Pemberian Obat Kedaluwarsa di Posyandu

Sebelumnya diberitakan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Banten membenarkan petugas puskesmas telah memberikan obat kedaluwarsa kepada seorang bayi pada saat pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN). 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dokter Dini Anggraeni mengatakan petugas puskesmas memberikan obat penurun panas sebagai antisipasi bila mengalami kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI).

Dini menjelaskan pada Senin, 8 Agustus 2022, petugas puskesmas menemukan tiga obat PCT drop kedaluwarsa di dalam tas Posyandu, kemudian langsung dipisahkan dan berencana diserahkan ke petugas Farmasi Puskesmas. Namun, saat sampai Puskesmas petugas tersebut lupa menyerahkan kepada petugas Farmasi Puskesmas.

Kemudian, hari berikutnya, Selasa, 9 Agustus 2022, saat pelaksanaan BIAN di Kenanga Pondok Pucung, obat kedaluwarsa tersebut terbawa sehingga diberikan kepada pasien karena berasal dari tas yang sama tanpa memeriksa kembali ED (expired date) obat yang diberikan.

Kemudian diperoleh laporan dari kader atas kondisi salah satu bayi yang telah meminum obat kedaluwarsa dan petugas langsung bergerak melakukan penarikan obat tersebut. "Kami sangat menyayangkan kejadian ini, dan memohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga atas kelalaian pengelolaan obat yang terjadi di luar gedung Puskesmas," katanya.

Posyandu Bunga Kenanga sudah dua tahun tidak aktif karena pandemi. Obat yang lama itu belum sempat dilaporkan atau dikembalikan ke petugas farmasi di puskesmas. "Sekali lagi, Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga pasien," kata Dini.

Rabu lalu, 10 Agustus 2022 seluruh petugas baik petugas Posyandu, Puskesmas, Ketua Mutu, UKP, UKM hingga Dinkes langsung melakukan pembahasan untuk menelusuri lebih jauh kejadian tersebut dan segera menindaklanjuti serta melakukan perbaikan atas kondisi kelalaian yang terjadi.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada korban, pihak Dinkes juga memantau secara berkala kesehatan korban. "Kita lakukan pemantauan lewat PKM kondisinya bagus, " kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang Darto Z.

Baca juga: Bulan Imunisasi, 48 Ribu Anak Jakarta Sudah Disuntik Vaksin Campak - Rubella

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kemenkes Sebut Capaian Imunisasi Kejar di Luar Jawa-Bali Masih Rendah

4 hari lalu

Kemenkes Sebut Capaian Imunisasi Kejar di Luar Jawa-Bali Masih Rendah

Berdasarkan temuan, Provinsi di luar Jawa-Bali memiliki capaian imunisasi kejar yang lebih rendah dibandingkan dengan wilayah regional Jawa Bali.


Penyakit Campak pada Anak: Kenali Gejala dan Pencegahannya

5 hari lalu

Penyakit Campak pada Anak: Kenali Gejala dan Pencegahannya

Gejala campak biasanya muncul 7-14 hari setelah tertular.


Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

6 hari lalu

Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

Anak yang tidak diberi imunisasi lengkap dan tepat waktu dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatannya.


Vaksin Booster Kedua Tersedia di Puskesmas, Jakarta Pusat Target 164.909 Lansia

6 hari lalu

Vaksin Booster Kedua Tersedia di Puskesmas, Jakarta Pusat Target 164.909 Lansia

Jakarta Pusat menargetkan sebanyak 164.909 warga lanjut usia (lansia) dapat ikut serta pemberian vaksinasi COVID-19 penguat atau vaksin booster kedua.


Daftar 11 Lokasi Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

8 hari lalu

Daftar 11 Lokasi Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Metro Jaya menginformasikan lokasi gerai Samsat Keliling di 11 titik layanan di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi pada hari ini.


Perempuan 41 Tahun Tewas Terbakar di Tangerang, Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri

8 hari lalu

Perempuan 41 Tahun Tewas Terbakar di Tangerang, Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri

Polres Metro Tangerang Kota hingga kini masih mendalami motif seorang wanita IYN, 41 tahun di Cipondoh yang tewas dalam kondisi terbakar.


Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

12 hari lalu

Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan vaksin booster untuk lansia 60 tahun ke atas sudah tersedia di Pusat Kesehatan Masyarakat.


Kapan Sebaiknya Anak Diberikan Vaksin Polio?

12 hari lalu

Kapan Sebaiknya Anak Diberikan Vaksin Polio?

Imunisasi vaksin polio merupakan salah satu rangkaian dari vaksin dasar yang diberikan bayi sebelum berusia satu tahun.


IDAI Ingatkan Jangan Ragu Cegah Penyakit Polio dengan Pemberian Vaksin

13 hari lalu

IDAI Ingatkan Jangan Ragu Cegah Penyakit Polio dengan Pemberian Vaksin

Efek samping vaksin polio pada anak jauh lebih ringan dibandingkan saat anak sudah terkena penyakit polio


Terdakwa Pemalsu Paspor Meksiko Divonis Bebas, Kejari Tangerang Ajukan Kasasi

14 hari lalu

Terdakwa Pemalsu Paspor Meksiko Divonis Bebas, Kejari Tangerang Ajukan Kasasi

Kedubes Meksiko sudah menyatakan bahwa paspor milik Erick Wong tersebut tidak masuk di dalam sistem pembuatan paspor negaranya