Setelah 2x24 jam, Deolipa Yumara Surati Kapolri untuk Berhentikan Kabareskrim dan Dirtipidum

Mantan Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara di Polres Metro Jaksel, Senin, 5 September 2022. Tempo/Mutia Yuantisya

TEMPO.CO, Jakarta - Deolipa Yumara mengirimkan surat kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera memberhentikan Kabareskrim dan Dirtipidum. Pengacara Deolipa, Emanuel Herdyanto mengatakan surat itu dikirimkan kliennya pada hari ini.

"Suratnya berisi permintaan pemberhentian kepada Bapak Kapolri. Itu orang berdua dalam kewenangan mereka tidak boleh begitu, itu kan diskriminatif," ujarnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 7 September 2022.

Pada saat ini, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) dijabat oleh Komisaris Jenderal Agus Andrianto, sedangkan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim dijabat oleh Brigadir Jenderal Andi Rian Djajadi.

Menurut Emanuel, eks pengacara Bharada E itu melihat ada persoalan dalam penegakan hukum pada kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. Dia mempertanyakan mengapa Putri Candrawathi yang telah menjadi tersangka pembunuhan Brigadir J belum ditahan. Polisi beralasan, istri Ferdy Sambo itu  belum ditahan karena masih memiliki anak berumur 1,5 tahun.

"Dalam perkara lain, perkara yang diancam dalam KUHAP Pasal 21 Ayat 4, dengan ancaman lebih di atas lima tahun tetap ditahan," tuturnya.

Dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Polisi telah menetapkan sejumlah tersangka yaitu Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Kuat Ma'ruf, dan Putri Candrawathi. Mereka dijerat Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Atas perbuatan tersebut mereka diancam maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau ditahan selama 20 tahun.

Jika tidak dilakukan penahanan, kata Emanuel, tidak menutup kemungkinan tersangka Putri akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. Apalagi jika yang bersangkutan bisa membuat raib bukti milik tersangka lainnya.

"Ini orang bunuh orang gak ditahan, gimana?" tuturnya.

Sebelumnya, Deolipa Yumara meminta kepada Kapolri agar Agus Andrianto dan Andi Rian Djajadi diberhentikan dalam waktu 2x24 jam. Alasannya, kedua petinggi Polri itu belum juga menahan istri Ferdy Sambo meski diduga terlibat dalam pembunuhan berencana.

Emanuel mengatakan tanda bukti pengiriman surat tersebut ke Mabes Polri sudah diterima bagian Sekretariat Umum pukul 15.30. Dia berharap bahwa surat Deolipa Yumara tersebut dibaca dan ditindaklanjuti oleh Kapolri.

Baca juga: PN Jaksel Hari Ini Gelar Sidang Gugatan Deolipa Yumara Terhadap Bharada E dan Kabareskrim






Deretan Anak Buah yang Kecewa pada Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

21 jam lalu

Deretan Anak Buah yang Kecewa pada Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

Ferdy Sambo membuat sejumlah skenario untuk menutupi Kasus pembunuhan Brigadir J. Namun upaya tersebut gagal bahkan menyeret anak buahnya


Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

23 jam lalu

Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

Sidang kasus Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo cs, telah memasuki agenda pembacaan replik, duplik, dan pleidoi. Berikut merupakan rangkumannya


Bacakan Pleidoi, Irfan Widyanto: Semua Orang Tertipu oleh Ferdy Sambo

1 hari lalu

Bacakan Pleidoi, Irfan Widyanto: Semua Orang Tertipu oleh Ferdy Sambo

Irfan Widyanto menyebut semua orang tertipu oleh Ferdy Sambo pada saat awal kasus pembunuhan Brigadir Yosua ini mencuat.


Pleidoi Irfan Widyanto Sebut Semua Orang Bahkan Petinggi Polri Tertipu oleh Ferdy Sambo

1 hari lalu

Pleidoi Irfan Widyanto Sebut Semua Orang Bahkan Petinggi Polri Tertipu oleh Ferdy Sambo

Irfan Widyanto mengaku tak bisa menolak tugas yang diberikan kepadanya karena tak mengetahui kejadian sebenarnya penyebab kematian Brigadir Yosua.


Istri Arif Rachman Arifin Menangis, Sebut Ferdy Sambo Hancurkan Karier Suaminya

1 hari lalu

Istri Arif Rachman Arifin Menangis, Sebut Ferdy Sambo Hancurkan Karier Suaminya

Istri Arif Rachman Arifin, Nadia Rahma mengungkapkan awal bertemu Ferdy Sambo, ia merasa atasan suaminya itu pemimpin yang baik.


Kuasa Hukum Arif Rachman Arifin Minta Kliennya Dibebaskan karena Anaknya Mengidap Hemofilia

1 hari lalu

Kuasa Hukum Arif Rachman Arifin Minta Kliennya Dibebaskan karena Anaknya Mengidap Hemofilia

Anak Arif Rachman Arifin disebut mengadapi kelainan pembekuan darah atau hemofilia yang perawatannya membutuhkan banyak biaya.


Pledoi Arif Rachman Arifin Singgung Soal Dilema Moral HIngga Budya Polisi yang Mengakar

1 hari lalu

Pledoi Arif Rachman Arifin Singgung Soal Dilema Moral HIngga Budya Polisi yang Mengakar

Arif Rachman Arifin mengaku mengalami dilema moral setelah mendengar cerita Ferdy Sambo bahwa istrinya, Putri Candrawathi, mengalami pelecehan seksual


Hendra Kurniawan Cs Bacakan Pleidoi Kasus Perintangan Penyidikan

1 hari lalu

Hendra Kurniawan Cs Bacakan Pleidoi Kasus Perintangan Penyidikan

Hendra Kurniawan dan lima terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua lainnya hari ini jalani sidang pembacaan pembelaan.


Fakta di Luar Sidang Richard Eliezer: Didatangi Orang Tua hingga Foto Bareng

1 hari lalu

Fakta di Luar Sidang Richard Eliezer: Didatangi Orang Tua hingga Foto Bareng

Sidang duplik Richard Eliezer diwarnai kehadiran kedua orang tuanya. Selain itu ada kelompok bernama Eliezer's Angels yang ramaikan sidang.


Kuasa Hukum Richard Eliezer Sebut Jaksa Galau Tuntut Kliennya 12 Tahun

2 hari lalu

Kuasa Hukum Richard Eliezer Sebut Jaksa Galau Tuntut Kliennya 12 Tahun

Kuasa hukum Richard Eliezer menyinggung soal dilema yuridis yang disampaikan jaksa dalam replik.