Pinangki Sirna Malasari Pagi-pagi Lapor Diri, Penjaga Bapas Belum Tahu, Pejabat Bilang Pukul 07.30

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Terdakwa kasus penerimaan suap dari Djoko Tjandra terkait pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA), Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 8 Februari 2021. ANTARA/Reno Esnir

TEMPO.CO, JakartaPinangki Sirna Malasari telah melapor ke Balai Pemasyarakatan Kelas I Jakarta Selatan tadi pagi. Kepala Balai Pemasyarakatan Jakarta Selatan Ricky Dwi Biantoro mengatakan bahwa Pinangki melapor pagi-pagi sekali hari ini.

"Saya menyampaikan kepada teman-teman media bahwa Ibu Pinangki sudah melapor diri pertama dan registrasi pada hari ini," ujarnya saat konferensi pers di Bapas Jakarta Selatan, Kamis, 8 September 2022.

Dia menjelaskan bahwa yang bersangkutan wajib lapor diri setiap bulan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Setelah bebas bersyarat Selasa lalu, Pinangki wajib lapor hingga 15 Desember 2024. "Ibu Pinangki wajib melakukan lapor diri setiap bulannya hingga 15 Desember 2024," tuturnya.

Wajib lapor itu juga berlaku jika Pinangki ingin keluar kota dan keluar negeri. Untuk keluar kota wajib lapor ke Kepala Badan Pemasyarakatan, sedangkan keluar negeri ke Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Eks Jaksa dari Kejaksaan Agung itu juga mendapatkan bimbingan kepribadian dan kemandirian dari Badan Pemasyarakatan. Ricky menuturkan bentuk bimbingan itu berupa konseling. "Nanti bimbingan akan seperti konseling, bimbingan kepribadian dan yang tadi saya sampaikan untuk Ibu Pinangki," katanya.

Dia yakin bahwa mantan narapidana kasus suap oleh Djoko Tjandra itu bisa mematuhi aturan wajib yang berlaku. Selama kewajiban lapor per bulan itu juga akan dievaluasi dan dilakukan assesment terhadap Pinangki.

Namun, kata Ricky, jika yang bersangkutan melakukan tindak pidana lagi, maka bebas bersyaratnya dicabut. "Jika Ibu Pinangki melanggar syarat umum yaitu melakukan tindak pidana lagi, maka pembebasan bersyaratnya dapat dicabut bila melakukan pelanggaran hukum," ujarnya.

Kehadiran yang tidak tampak oleh media

Berdasarkan pantauan Tempo, Pinangki tidak sempat terlihat oleh awak media yang hadir mulai pukul 09.30 WIB. Petugas yang berjaga di depan mengatakan belum mengetahui pasti mantan narapidana itu sudah datang atau tidak menjelang pukul 10.00 WIB.

Kasubsi Bimbingan Kerja Seksi Bimbingan Klien Dewasa, Devi Sartika, mengatakan Pinangki itu sudah tiba pukul 07.30 WIB. "Tadi jam 07.30 karena kebetulan yang bersangkutan punya kepentingan pribadi yang tidak bisa ditinggalkan," ujarnya pada kesempatan yang sama.

Awak media juga sempat meminta dokumentasi foto Pinangki saat melapor. Namun Devi mengatakan tidak ada gambar yang diambil ketika yang bersangkutan wajib lapor.

Maka dari itu dia meminta maaf karena tidak adanya dokumentasi yang diambil. "Ini juga jadi pembelajaran buat kita juga sih ke media," tuturnya.

Baca juga: Pinangki Sirna Malasari Akan Lapor Diri Perdana Hari Ini Usai Bebas Bersyarat

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Banjir di 5 Jalan Jakarta Selatan Sore Ini: TB Simatupang hingga Fatmawati Terdampak

1 hari lalu

Banjir di 5 Jalan Jakarta Selatan Sore Ini: TB Simatupang hingga Fatmawati Terdampak

BPBD DKI mencatat banjir di lima ruas jalan Jakarta Selatan sore ini. Berikut wilayah yang terdampak.


Kapolda Metro Jaya: Balap Liar di Jaksel Meresahkan Saya

1 hari lalu

Kapolda Metro Jaya: Balap Liar di Jaksel Meresahkan Saya

Kapolda Metro Jaya mengatakan suara knalpot brong yang digunakan pelaku balap liar sangat mengganggu masyarakat, terutama lansia.


Heru Budi Hartono Guyon di Hadapan Pangdam, Kapolda, dan Ketua RW, Dulu Gemuk 120 Kilogram

3 hari lalu

Heru Budi Hartono Guyon di Hadapan Pangdam, Kapolda, dan Ketua RW, Dulu Gemuk 120 Kilogram

Heru Budi Hartono melontarkan guyonan dihadapan Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.


3 Rekomendasi BPS buat Hapus Kemiskinan Ekstrem DKI Jakarta yang Berjumlah 95.668 Orang

9 hari lalu

3 Rekomendasi BPS buat Hapus Kemiskinan Ekstrem DKI Jakarta yang Berjumlah 95.668 Orang

BPS DKI Jakarta Suryana menuturkan pihaknya memberi tiga rekomendasi untuk penghapusan kemiskinan ekstrem di Jakarta.


Lapas Manado Dikepung Banjir, Ratusan Narapidana Dievakuasi

11 hari lalu

Lapas Manado Dikepung Banjir, Ratusan Narapidana Dievakuasi

"Petugas Lapas harus mengevakuasi warga binaan dan sejumlah inventaris kantor," kata Murdiana.


Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak Mobil Pensiunan Polisi

12 hari lalu

Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak Mobil Pensiunan Polisi

Polda Metro menerbitkan SP3 kasus mahasiswa UI yang tewas ditabrak mobil pensiunan polisi. Artinya, penyidikan kasus tersebut dihentikan.


Mahasiswa UI yang Tewas Tertabrak Mobil Pensiunan Polisi Jadi Tersangka, Polisi: karena Lalai

12 hari lalu

Mahasiswa UI yang Tewas Tertabrak Mobil Pensiunan Polisi Jadi Tersangka, Polisi: karena Lalai

Polisi menetapkan mahasiswa UI yang tewas tertabrak mobil pensiunan polisi sebagai tersangka. Alasannya karena mahasiswa itu dianggap lalai.


Heru Budi Akhirnya Resmikan Skywalk Kebayoran Lama, Habiskan Anggaran Rp 52 Miliar

12 hari lalu

Heru Budi Akhirnya Resmikan Skywalk Kebayoran Lama, Habiskan Anggaran Rp 52 Miliar

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meresmikan skywalk Kebayoran Lama hari ini. Pembangunan jembatan itu membutuhkan dana Rp 52 miliar.


Anak Usaha Jakpro Gandeng Swasta Bangun 48 Kilometer SJUT di Jakarta Selatan

13 hari lalu

Anak Usaha Jakpro Gandeng Swasta Bangun 48 Kilometer SJUT di Jakarta Selatan

Anak usaha PT Jakpro menggandeng pihak swasta untuk membangun SJUT sepanjang 48 kilometer di Jakarta Selatan.


Ada Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan, Warga Cikoko Janji Tak BAB Asal

14 hari lalu

Ada Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan, Warga Cikoko Janji Tak BAB Asal

Pemkot Jaksel minta kepada warga Cikoko agar tidak lagi melakukan buang air besar sembarangan dengan adanya deklarasi stop buang air sembarangan.