Komnas HAM Tanggapi Permintaan Lindungi Hak Petani Padi Padi Picnic

Direktur LBH Cakra Perjuangan Boy Kanu dan pemilik Padi Padi Picnic Ground Pakuhaji, Bong Thiam Kim saat memberikan keterangan pers di Tangerang Selasa 6 September 2022. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Eksternal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Amiruddin mengatakan tengah memroses laporan 3 petani tersangka perusakan portal Padi Padi Picnic Ground Pakuhaji. Ke-3 petani Kabupaten Tangerang itu meminta perlindungan hukum karena terseret kasus itu. 

"Itu dalam proses oleh bagian Pemantauan atau Media," kata Amiruddin dihubungi Tempo, Jumat, 9 September 2022.

Penanganan laporan 3 petani itu akan dilakukan oleh Subkomisi penegakan HAM/ Komisioner Mediasi Komnas HAM.

Sebelumnya, kuasa hukum Padi Padi Picnic, Boy Kanu meminta Komnas HAM ikut mengawal kasus yang melibatkan rakyat kecil ini. Tiga petani itu dijadikan tersangka pelaku perusakan portal Padi Padi Picnic Ground Pakuhaji oleh Polres Metro Tangerang. 

"Jangan kasus-kasus yang besar saja," ujar Boy, kemarin.

Surat permintaan perlindungan hukum sudah mereka layangkan secara resmi ke Komnas HAM pada 1 September lalu. Untuk memperkuat laporan ini, kata Boy, 3 petani yang diduga menjadi korban kriminalisasi dan rekayasa kasus ini akan mengadu langsung ke Komnas HAM dalam waktu dekat ini. "Mereka akan menyampaikan langsung ke Komnas HAM." kata Boy.

Menurut Boy, Komnas HAM harus Membantu para petani penggarap itu. "Karena mereka orang kecil, tidak mengerti apa-apa. Ketika ditetapkan tersangka, secara psikologis mereka terganggu, stres," kata Boy. 

Kuasa Hukum Padi Padi Picnic Ground Advokasi 3 Petani yang Dijadikan Tersangka

Tim kuasa hukum Padi Padi telah mengadvokasi tiga petani itu. Alasan LBH Cakra Perjuangan mendampingi tiga petani yang bernama Boy, Agus dan Udin itu atas dasar kemanusiaan.

"Mereka adalah petani setempat dari kalangan tidak mampu dan berlatar pendidikan yang rendah. Mereka tidak bisa baca, tidak bisa menulis, tanda tangan pun tidak busa. Jadi mereka sangat  perlu didampingi secara hukum dalam menghadapi permasalahan  ini," ucapnya. 

Boy mengatakan, para petani itu tidak bersalah dan tidak mengerti apa-apa. "Mereka dikriminalisasi dan mereka adalah korban dari rekayasa kasus ini,"kata Boy.

Kuasa hukum Padi Padi Picnic Ground telah melaporkan balik Camat Pakuhaji Asmawi dah mempraperadilkan Polres Metro Tangerang ke Pengadilan Negeri Tangerang.

AYU CIPTA 

Baca juga: 3 Petani Tersangka Perusakan Portal Padi Padi Picnic Minta Perlindungan Komnas HAM






Perempuan 41 Tahun Tewas Terbakar di Tangerang, Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri

21 menit lalu

Perempuan 41 Tahun Tewas Terbakar di Tangerang, Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri

Polres Metro Tangerang Kota hingga kini masih mendalami motif seorang wanita IYN, 41 tahun di Cipondoh yang tewas dalam kondisi terbakar.


Soal Peluang Buka Kembali Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Belum Diputuskan

1 hari lalu

Soal Peluang Buka Kembali Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Belum Diputuskan

Komnas HAM akan menggelar rapat komisioner bulan depan untuk menentukan apakah akan membuka kembali investigasi Tragedi Kanjuruhan atau tidak.


Kekerasan Seksual Masalah Serius, Hubungi 5 Posko Ini untuk Membuat Aduan

2 hari lalu

Kekerasan Seksual Masalah Serius, Hubungi 5 Posko Ini untuk Membuat Aduan

Apabila Anda melihat atau menjadi korban kekerasan seksual, bisa segera hubungi 5 posko pengaduan berikut ini, sekaligus untuk pendampingan hukum.


Pecatan Polisi Ditangkap usai Tipu Wanita di Tangerang

6 hari lalu

Pecatan Polisi Ditangkap usai Tipu Wanita di Tangerang

Tersangka diketahui merupakan pecatan polisi karena desersi atau meninggalkan dinas di Polda Sumatera Selatan


Google.org Beri Hibah Rp 11 Miliar untuk Edufarmers di Cianjur

6 hari lalu

Google.org Beri Hibah Rp 11 Miliar untuk Edufarmers di Cianjur

Google.org juga menyediakan hibah sebesar US$500 ribu atau Rp 7,8 miliar untuk World Food Program, untuk mendukung upaya badan PBB itu di Indonesia.


Polisi Ungkap Identitas Mayat Bertato Bunga Mawar yang Ditemukan 3 Bulan Lalu di Tangerang

8 hari lalu

Polisi Ungkap Identitas Mayat Bertato Bunga Mawar yang Ditemukan 3 Bulan Lalu di Tangerang

Setelah tiga bulan melakukan penyelidikan, Polres Metro Tangerang Kota akhirnya berhasil mengungkap identitas mayat pria dengan ciri tato bunga mawar.


Jenderal Andika Perkasa Pensiun Bulan Depan, Bagaimana Syarat Pengangkatan Panglima TNI?

10 hari lalu

Jenderal Andika Perkasa Pensiun Bulan Depan, Bagaimana Syarat Pengangkatan Panglima TNI?

Jenderal Andika Perkasa akan pensiun Desember mendatang, berikut adalah mekanisme pengangkatan Panglima TNI. Komnas HAM punya 7 syarat.


Petani Lebak Tanam Padi Nutrisi Zinc 1.000 Hektare

10 hari lalu

Petani Lebak Tanam Padi Nutrisi Zinc 1.000 Hektare

Petani Kabupaten Lebak melakukan gerakan tanam padi benih varietas nutrisi zinc seluas 1.000 hektare untuk membantu menurunkan angka stunting.


Anak Petani Gagal Jadi Polwan Diduga Diganti Ponakan AKBP, Kapolri Turun Tangan, Lemkapi: Bijak

11 hari lalu

Anak Petani Gagal Jadi Polwan Diduga Diganti Ponakan AKBP, Kapolri Turun Tangan, Lemkapi: Bijak

Edi Hasibuan menyambut baik keputusan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang bakal meloloskan Sulastri Irwan, anak petani untuk jadi polisi.


Ini Harapan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Kepada Komnas HAM

11 hari lalu

Ini Harapan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Kepada Komnas HAM

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan berharap Komnas HAM bisa mengusut tuntas peristiwa yang menewaskan 135 orang tersebut.