Polemik JIS Tak Berstandar Internasional, DKI Jakarta Akhirnya Ikut Saran PSSI

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Jakarta International Stadium (JIS) Jakarta Utara, Ahad, 24 Juli 2022.

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menegaskan Jakarta International Stadium (JIS) sudah memenuhi standar internasional meskipun tetap membutuhkan penyempurnaan. "Sebetulnya JIS itu dibuat sedemikian tidak hanya bagus megah juga memenuhi standar internasional. Nanti ada beberapa yang memang harus disempurnakan, kami akan sempurnakan," kata Riza Patria di Jakarta, Senin malam, 13 September 2022.

Riza merespons pernyataan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang menyebut JIS belum layak untuk menggelar FIFA match day setelah dilakukan uji kelayakan. Riza Patria mengatakan ada tambahan syarat yang harus dipenuhi JIS untuk menjadi stadion internasional. 

Menurut Riza, tambahan ini disampaikan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). "Teman-teman dari PSSI ingin bahwa JIS itu memenuhi standar internasional," kata dia di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 12 September 2022. "Secara umum JIS itu tidak hanya baik dan megah, tapi juga kapasitas yang besar dan memenuhi standar internasional, tapi dari PSSI ada beberapa tambahan syarat yang harus dipenuhi," ucapnya.

Riza menyampaikan, ada yang harus disempurnakan pada stadion yang berlokasi di Jakarta Utara. Politikus Partai Gerindra ini tak mendetailkan aspek-aspek yang perlu ditambah. "Kami akan sempurnakan," ujar dia.

Pada Jumat (9/9), PSSI melalui laman resmi menyebutkan JIS awalnya akan menjadi tuan rumah pelaksanaan pertandingan kedua Timnas Indonesia dan Curacao. Setelah dinilai tidak layak, PSSI masih dalam taraf pembicaraan dengan beberapa stadion untuk pertandingan kedua di antaranya Stadion Pakansari, Bogor, dan Stadion Patriot, Bekasi.

Berdasarkan hasil inspeksi tim Infrastructure Safety and Security PSSI, JIS belum memenuhi kelayakan 100 persen infrastruktur. Kelayakan infrastruktur itu di antaranya mencakup area penurunan tim, sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter menumpuk di barat utara.

Bahkan, menurut PSSI, concourse timur belum dapat digunakan, perimeter tribune perlu pengkajian ulang, pagar perimeter di bawah concourse barat tidak kokoh dan sarana prasarana pendukung seperti kantung parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion belum sesuai standar.

Penjelasan PSSI

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menjelaskan untuk menggelar sebuah pertandingan FIFA Match Day yang mengundang animo penonton banyak maka perlu dilakukan simulasi perihal jumlah penonton. "Mulai dari 25 persen, 50 persen, 75 persen, 100 persen dari perhitungan maximum safety capacity," kata Yunus Nusi.

Dikutip dari laman resmi PSSI, berdasarkan hasil inspeksi tim Infrastructure Safety and Security PSSI, Stadion JIS belum memenuhi kelayakan 100 persen infrastruktur. Kelayakan infrastruktur itu mencakup area drop off tim, sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter menumpuk di barat utara.

Pencahayaan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu, 11 Desember 2021. Kini pembangunan JIS sudah mendekati 90 persen yakni 87,85 persen. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Bahkan, menurut PSSI, concourse timur belum dapat digunakan, perimeter tribune perlu pengkajian ulang, pagar perimeter di bawah concourse barat tidak kokoh dan sarana prasarana pendukung seperti kantung parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion belum sesuai standar.

Yunus Nusi, mengklaim bahwa pihaknya belum pernah diajak bicara terkait pembangunan stadion tersebut. Tetapi, ia menyebut pembangunannya mendapat pendampingan dari FIFA. "Setahu saya dengan PSSI tidak pernah (komunikasi). Saya, 2016 sudah berada di PSSI. Pada 2017 saya menjadi Komite Eksekutif PSSI. Tetapi kita juga mengetahui ada pengawasan oleh FIFA, hanya saja kita tidak tahu persis," kata Yunus Nusi di Jakarta, Senin, 12 September 2022. 

"Bagi kami itu sudah benar, akan lebih benar lagi ketika Stadion JIS itu berada di tengah-tengah kota Madrid, London atau Milan. Itu sangat representatif untuk sebuah stadion sekelas JIS," kata dia. 

Yunus Nusi menyebut stadion sekelas JIS, infrastrukturnya cocok di Madrid, London dan Milan, jika mengacu pada akses tempat parkir. Ia melanjutkan, tempat parkir di luar negeri bagus, khususnya di Eropa. 

Menurut dia, tidak ada salahnya FIFA membangun stadion sekelas JIS tersebut. "Tetapi FIFA tahu enggak di sekitarannya ada rel kereta api, pemukiman padat penduduk, jalan sempit dan tidak ada kantong-kantong parkir," kata dia.

"Lalu, ketika nanti tim tamu misalnya, langsung berhenti di area umum, di sana ada pemain-pemain hebat, juga ada ribuan suporter yang melihatnya, itu kan keamanannya kurang begitu bagus."

"Ketika bus juga tidak bisa masuk langsung ke dekat akses lorong masuk ruang ganti, itu yang kami khawatirkan," ujarnya. Ia menilai JIS akan sangat layak di Indonesia untuk tiga sampai lima tahun kemudian.

Yunus Nusi mengtakan, karakteristik suporter Indonesia sangat berbeda dengan suporter di Eropa yang bisa tertib untuk antri. "Ketika nanti dengan puluhan ribu suporter hanya dengan satu flow masuknya, itu kan bisa stagnan di sana. Apalagi bus tamu yang kita jaga," ucapnya.

Jakpro sebut JIS sudah penuhi kriteria FIFA

BUMD DKI PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola JIS mengatakan stadion anyar di Ibu Kota itu sesuai dengan standar FIFA. Jakpro mengeluarkan sejumlah poin yang mengungkap JIS sudah sesuai dengan kriteria stadion standar FIFA.

Jakpro menegaskan JIS telah berstandar FIFA berdasarkan kelengkapan fasilitas, infrastruktur, serta memenuhi rekomendasi, teknis dan persyaratan hingga penyediaan fasilitas ramah bagi siapa pun.

Jakpro menyatakan JIS dirancang oleh Buro Happold, konsultan perencana dari Inggris, yang memiliki pengalaman internasional dalam merancang stadion sepak bola modern seperti Tottenham Hotspur Stadium di London serta perancangan beberapa stadion Piala Dunia Qatar 2022.

"JIS merupakan salah satu stadion yang mirip dengan stadion di Eropa, baik secara desain maupun fasilitas. Selain itu, Jakpro juga didampingi langsung oleh asesor FIFA pada saat perencanaan dan desain JIS dilakukan," ujar Pelaksana Tugas Direktur Proyek JIS, Arry Wibowo.

Timnas Indonesia akan menggelar dua pertandingan FIFA Matchday, melawan Timnas Curacao, September ini. Semula, salah satunya akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS), tetapi dibatalkan karena PSSI menilai stadion tersebut belum layak untuk laga internasional.

Laga pertama akan berlangsung pada 24 September, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Pertandingan kedua pada 27 September mendatang, awalnya direncanakan berlangsung di JIS, tetapi dibatalkan PSSI.

Baca juga: PSSI Menilai JIS Seharusnya Dibangun di Madrid, London atau Milan Bukan di Jakarta Utara

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kata Ketua Umum PSSI Soal 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Termasuk Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita

5 jam lalu

Kata Ketua Umum PSSI Soal 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Termasuk Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita

Netizen terus menyoroti Mochamad Iriawan setelah tragedi Kanjuruhan, bahkan ada tuntutan agar dia mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI.


Kapolri Umumkan Akhmad Hadian Lukita Tersangka Tragedi Kanjuruhan Malang, Ini Rekam Jejak Dirut PT LIB

6 jam lalu

Kapolri Umumkan Akhmad Hadian Lukita Tersangka Tragedi Kanjuruhan Malang, Ini Rekam Jejak Dirut PT LIB

Kapolri Listyo Sigit umumkan Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita menjadi tersangka tragedi Kanjuruhan Malang. Ini rekam jejaknya.


Tim Investigasi Tragedi Kanjuruhan yang Dibentuk Kapolri Berangkat ke Surabaya

8 jam lalu

Tim Investigasi Tragedi Kanjuruhan yang Dibentuk Kapolri Berangkat ke Surabaya

Tim investigasi Tragedi Kanjuruhan Mabes Polri berangkat ke Surabaya untuk membantu proses penyidikan.


Politikus PDIP Sebut Anies Baswedan Sepelekan Korban Banjir

8 jam lalu

Politikus PDIP Sebut Anies Baswedan Sepelekan Korban Banjir

Politikus PDIP Gilbert Simanjuntak menyatakan Anies Baswedan menyepelekan korban banjir dengan mengatakan indikator utama adalah tak ada korban jiwa.


Stok Vaksin Covid-19 Tipis, DKI Jakarta Minta Opsi Relokasi

12 jam lalu

Stok Vaksin Covid-19 Tipis, DKI Jakarta Minta Opsi Relokasi

Dinas Kesehatan DKI Jakarta meminta opsi relokasi vaksin COVID-19 dari daerah lain untuk mengantisipasi stok vaksin yang mulai menipis.


Anies Baswedan Genggam Tangan Ibu Siswa MTsN 19 Jakarta Korban Tewas Tembok Ambruk

13 jam lalu

Anies Baswedan Genggam Tangan Ibu Siswa MTsN 19 Jakarta Korban Tewas Tembok Ambruk

Anies Baswedan menggenggam tangan ibu, salah satu korban tembok roboh Madrasah Tsanawiyah Negeri atau siswa MTsN 19 Jakarta di Pondok Labu.


Pemakaman 3 Siswa MTsN 19 Jakarta Korban Tembok Ambruk Ditangani Kementerian Agama

13 jam lalu

Pemakaman 3 Siswa MTsN 19 Jakarta Korban Tembok Ambruk Ditangani Kementerian Agama

Kantor Wilayah Kementrian Agama Jakarta Selatan tangani pemakaman 3 siswa MTsN 19 Jakarta korban meninggal akibat robohnya tembok.


Anies Baswedan Sebut Riza Patria Mirip Pasangan Ganda Badminton, meski Dukung Prabowo

14 jam lalu

Anies Baswedan Sebut Riza Patria Mirip Pasangan Ganda Badminton, meski Dukung Prabowo

Anies Baswedan menganggap, dirinya dan Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria seperti pasangan ganda badminton.


Banjir Renggut Nyawa 3 Siswa MTsN 19 Jakarta, BPBD DKI: Drainase Buruk

14 jam lalu

Banjir Renggut Nyawa 3 Siswa MTsN 19 Jakarta, BPBD DKI: Drainase Buruk

BPBD) Provinsi DKI Jakarta mencatat tiga siswa MTsN 19 Jakarta meninggal dan dua lainnya luka tertimpa tembok pembatas bangunan.


Tragedi Kanjuruhan, Ketua Umum PSSI: Kami Hormati Penetapan Tersangka oleh Polri

15 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, Ketua Umum PSSI: Kami Hormati Penetapan Tersangka oleh Polri

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menghormati langkah hukum yang diambil Polri dalam kasus tragedi Kanjuruhan.