Ketua DPRD DKI Temukan Banyak Masalah Pergantian Pejabat di Era Anies Baswedan

Reporter

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyerahkan tiga nama calon Pj Gubernur DKI usulan DPRD ke Kementerian Dalam Negeri di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu, 14 September 2022. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudisepertinya punya stok pansus yang siap ia gulirkan di DPRD. Kali ini ia siap membawa kasus penunjukan dan pelantikan pejabat di Pemprov DKI ke pansus. 

Masalah pergantian pejabat ini ia singgung berkaitan dengan permintaannya kepada Anies Baswedan untuk tidak lagi melantik pejabat baru jelang berakhirnya masa jabatannya sebagai gubernur.  

Sebab, kata Prasetio, dirinya menemukan sejumlah masalah dalam pelantikan pejabat di organisasi perangkat daerah di Pemprov DKI Jakarta. Banyak pejabat, kata dia, yang tiba-tiba diganti dan ditaruh di posisi sembarangan.   

"Kalau tidak baik, orang ditaruh sembarangan tiba-tiba diganti oleh penjabat, ini politis dipelintir lagi karena bukan apa-apa, saya menemukan ada beberapa di SKPD yang kena hukuman disiplin, dilantik, itu kan tidak bagus," ucapnya saat menyerahkan tiga nama calon penjabat Gubernur DKI ke Kemendagri hari ini, Rabu, 14 September 2022.

Ia enggan membeberkan SKPD yang disebut ada pejabat bermasalah dan mendapatkan posisi tersebut. "Banyaklah nanti di pansus akan kami buka," ucapnya.

Karena itu, menurut dia, tidak etis apabila kepala daerah menjelang lengser dalam waktu dekat membuat kebijakan strategis dengan mengganti pejabat di bawahnya. Meski melantik pejabat tidaklah melanggar undang undang.

"Artinya secara etis, kalau bicara mengenai undang-undang tidak. Seharusnya  serahkan sajalah kepada penjabat kepala daerah yang baru," kata Prasetio. Menurut dia, usulan untuk tidak membuat kebijakan strategis itu untuk menghindari munculnya kepentingan politik.

Prasetio Edi minta Anies Baswedan tak melantik pejabat baru

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur DKI Anies Baswedan untuk tidak melantik pejabat atau kepala perangkat daerah menjelang pensiun pada 16 Oktober 2022.

Alasannya, lanjut dia, untuk menjaga stabilitas sosial politik birokrasi yang sehat dalam memperlancar program pembangunan dan pelayanan publik di DKI.

Adapun lima jabatan tinggi pratama yang akan diadakan seleksi terbuka yakni Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah DKI, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik DKI,  Kepala Biro Kepala Daerah Sekretariat Daerah DKI, Direktur RSKD Duren Sawit, dan Direktur RSUD Pasar Minggu.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum DKI Yayan Yuhana menjelaskan Gubernur DKI Anies Baswedan tetap dapat menentukan kebijakan sampai akhir masa jabatan pada 16 Oktober 2022.

"Gubernur memiliki tugas dan tanggung jawab, termasuk dalam mengambil kebijakan menurut aturan berlaku," katanya Selasa kemarin

Menurut Yayan, tidak terdapat pengaturan mengenai tugas dan wewenang gubernur selama satu bulan masa jabatan berakhir. Dengan demikian, ia menyimpulkan tugas dan wewenang Anies Baswedan sebagai gubernur tetap mengacu kepada Pasal 65 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014.

Baca juga: Tak Ada Pilkada, Anies Baswedan Tetap Bisa Menentukan Kebijakan Hingga Akhir Masa Jabatan






Anies Baswedan Terima Kunjungan Gubernur Maluku Murad Ismail di Balai Kota

38 menit lalu

Anies Baswedan Terima Kunjungan Gubernur Maluku Murad Ismail di Balai Kota

Gubernur Maluku Murad Ismail menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. Membahas kerja sama antar daerah.


Jakarta Innovation Days Digelar di Balai Kota, Pameran Inovasi Kebijakan Pemprov DKI

1 jam lalu

Jakarta Innovation Days Digelar di Balai Kota, Pameran Inovasi Kebijakan Pemprov DKI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka Jakarta Innovation Days di Balai Kota. Memamerkan sejumlah inovasi kebijakan di DKI.


Anies Baswedan Sebut 92 Persen dari 10,56 Juta Warga Jakarta Tinggal Dekat Taman

1 jam lalu

Anies Baswedan Sebut 92 Persen dari 10,56 Juta Warga Jakarta Tinggal Dekat Taman

Anies Baswedan menyebutkan, sebanyak 92 persen penduduk di Ibu Kota tinggal dekat taman, sebagai salah satu inovasi yang dihadirkan kepada masyarakat.


Partai NasDem Ungkap Anies Baswedan Punya Cara Pandang seperti Jokowi

2 jam lalu

Partai NasDem Ungkap Anies Baswedan Punya Cara Pandang seperti Jokowi

Ali menyebut Anies Baswedan mampu melanjutkan dan menuntaskan program-program Jokowi saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.


Revitalisasi TIM, Duit Pusat Rp 1,4 Triliun, Anies Gelontor Rp 28 Miliar, & Jakpro Memelihara

8 jam lalu

Revitalisasi TIM, Duit Pusat Rp 1,4 Triliun, Anies Gelontor Rp 28 Miliar, & Jakpro Memelihara

Revitalisasi TIM, Jakpro bertugas utama memelihara fasilitas kebudayaan itu.


PDIP Kecam Anies Baswedan Gagal Benahi Transportasi Jakarta, Firaun Juga Bisa

8 jam lalu

PDIP Kecam Anies Baswedan Gagal Benahi Transportasi Jakarta, Firaun Juga Bisa

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menyebut Gubernur Anies Baswedan gagal memperbaiki transportasi Jakarta.


Top Nasional: Kombes Ade Ary Syam Jadi Kapolres Jaksel, Kehadiran Anies di Mukercab PPP Tak Ada Kaitan dengan Pilpres

9 jam lalu

Top Nasional: Kombes Ade Ary Syam Jadi Kapolres Jaksel, Kehadiran Anies di Mukercab PPP Tak Ada Kaitan dengan Pilpres

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi 30 perwira Polri ke sejumlah jabatan, Kapolres Jaksel dijabat Kombes Ade Ary Syam Idradi


Anies Baswedan Siapkan Anak Usaha Jakpro Kelola TIM Jadi BUMD Khusus Bidang Kebudayaan

11 jam lalu

Anies Baswedan Siapkan Anak Usaha Jakpro Kelola TIM Jadi BUMD Khusus Bidang Kebudayaan

Anies Baswedan memastikan Pemerintah DKI akan membiayai kegiatan kebudayaan dan kesenian di TIM pasca revitalisasi.


Anies Baswedan Ingin Fasilitas Pengalaman Jalan Jakarta di TIM Perkaya Pengetahuan

11 jam lalu

Anies Baswedan Ingin Fasilitas Pengalaman Jalan Jakarta di TIM Perkaya Pengetahuan

Anies Baswedan berharap fasilitas Pengalaman Jalan Jakarta (Jakarta Street Experience/JSX) dapat memperkaya pengalaman wisata urban Jakarta.


Anies Baswedan Tugaskan Jakpro Kelola TIM Pasca Revitalisasi Tapi Jangan Ada Komersialisasi

11 jam lalu

Anies Baswedan Tugaskan Jakpro Kelola TIM Pasca Revitalisasi Tapi Jangan Ada Komersialisasi

Anies Baswedan menginginkan adanya fleksibilitas dalam pengelolaan TIM pasca revitalisasi. Agar ada keleluasaan kegiatan eskplorasi seni.