Deolipa Yumara Tunggu Balasan Surat dari Jokowi Soal Kasus Brigadir J

Deolipa Yumara saat menghadiri persidangan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 14 September 2022. Tempo/M. Faiz Zaki

TEMPO.CO, JakartaDeolipa Yumara menunggu balasan surat dari Presiden Joko Widodo mengenai perkembangan kasus Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Mantan pengacara Bharada E itu telah mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo atau biasa disapa Jokowi, Menkopolhukam Mahfud MD, Kapolri, Komnas HAM, dan Komnas Perempuan.

“Kemarin saya udah mengajukan permintaan kepada Kapolri, Presiden Jokowi, permintaan juga kepada Menkopolhukam, supaya Kabareskrim maupun Dirtipidum diganti," ujarnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 14 September 2022.

Menurut Deolipa, semua suratnya sudah diterima resmi. "Tinggal tunggu jawabannya, biasanya 14 hari kerja. Namun belum menjawab,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa bentuk jawabannya bisa berupa balasan surat atau penggantian Kabareskrim atau Dirtipidum. Deolipa minta kedua petinggi Mabes Polri itu harus diganti karena saat ini tersangka pembunuhan berencana, yaitu Putri Candrawathi belum ditahan.

Seharusnya, kata Deolipa, istri Irjen Ferdy Sambo itu harus ditahan karena dijerat ancaman lebih dari lima tahun penjara menurut KUHAP. Putri menjadi tersangka bersama suaminya beserta Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Brigadir Polisi Kepala Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.

Mereka dijerat Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati atau hukuman seumur hidup atau dikurung 20 tahun. Baginya pasal soal pembunuhan itu paling berat dalam KUHP.

“Kalau gak diganti, kami gugat lagi Kapolri, kami gugat lagi presiden. Artinya presiden, Menkopolhukam, dan Kapolri tidak menjalankan amanat Undang-Undang,” katanya.

Deolipa Yumara beranggapan dua pejabat Polri tersebut tidak menjalankan penyidikan secara Pro Justitia. Maka dari itu semestinya diganti agar sesuai aturan yang ada. “Karena mereka melakukan penyidikan yang cacat secara Pro Justitia, harus diganti. Kalau mereka gak manut sama penangkapan si Putri ini supaya ditahan, ya harus kita ganti,” tuturnya.

Baca juga: Deolipa Yumara Kawal Kasus Brigadir J, Kejar Terus Meski Bukan Kuasa Hukum






Jalani Pelimpahan Tahap II, Bripka Ricky Rizal Klarifikasi Sangkaan Pasal Pembunuhan Berencana

11 menit lalu

Jalani Pelimpahan Tahap II, Bripka Ricky Rizal Klarifikasi Sangkaan Pasal Pembunuhan Berencana

Bripka Ricky Rizal tetap menolak tudingan dirinya ikut melakukan perencanaan pembunuhan Brigadir J bersama Ferdy Sambo.


PN Jakarta Selatan Lakukan Persiapan Sidang Ferdy Sambo Cs

56 menit lalu

PN Jakarta Selatan Lakukan Persiapan Sidang Ferdy Sambo Cs

Kasus Ferdy Sambo sebentar lagi akan masuk ke persidangan. PN Jakarta Selatan menyatakan siap untuk menggelar persidangan kasus ini.


Teken Kepres TGIPF Kanjuruhan, Jokowi Jamin Keamanan Anggota Tim

1 jam lalu

Teken Kepres TGIPF Kanjuruhan, Jokowi Jamin Keamanan Anggota Tim

Presiden Jokowi resmi meneken Kepres TGIPF Tragedi Kanjuruhan yang diketahui Mahfud Md. Tim dijamin keamanannya dalam melaksanakan tugas.


Pengacara Bharada E Tolak Mediasi Soal Gugatan Rp 15 Miliar Deolipa Yumara

7 jam lalu

Pengacara Bharada E Tolak Mediasi Soal Gugatan Rp 15 Miliar Deolipa Yumara

Pengacara Bharada E enggan mediasi dengan Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin yang menuntut Rp15 miliar.


Ogah Mediasi dengan Deolipa Yumara, Pengacara Bharada E Ingin Ke Pokok Perkara

8 jam lalu

Ogah Mediasi dengan Deolipa Yumara, Pengacara Bharada E Ingin Ke Pokok Perkara

Majelis hakim memberi waktu 30 hari untuk Deolipa Yumara dan Bharada E untuk melakukan mediasi.


Majelis Hakim Perintahkan Deolipa Yumara dan Bharada E Mediasi

12 jam lalu

Majelis Hakim Perintahkan Deolipa Yumara dan Bharada E Mediasi

Majelis hakim memberikan waktu 30 hari untuk Deolipa Yumara dan Bharada E untuk melakukan mediasi.


Temui Presiden FIFA, Erick Thohir Sampaikan Surat Jokowi tentang Tragedi Kanjuruhan

13 jam lalu

Temui Presiden FIFA, Erick Thohir Sampaikan Surat Jokowi tentang Tragedi Kanjuruhan

Erick Thohir bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino di Qatar, pada Rabu, 5 Oktober 2022. Membahas soal tragedi Kanjuruhan?


Besuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Tanyakan Kronologi Kejadian

14 jam lalu

Besuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Tanyakan Kronologi Kejadian

Jokowi membesuk para korban selamat dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar,


Tim Pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Mulai Fokus Hadapi Persidangan

16 jam lalu

Tim Pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Mulai Fokus Hadapi Persidangan

-Pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah mulai fokus hingga proses persidangan setelah kliennya menjalani pelimpahan tahap 2


Jokowi Buka Kongres Kelima Peradilan Konstitusi Dunia di Bali

16 jam lalu

Jokowi Buka Kongres Kelima Peradilan Konstitusi Dunia di Bali

Jokowi berharap Kongres Kelima Peradilan Konstitusi Dunia dapat menjadi forum untuk bertukar pikiran dan bertukar pengalaman.