Deolipa Yumara Sebut Putri Candrawathi Lebih Berbahaya daripada Irjen Ferdy Sambo

Mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo beserta istri Putri Candrawathi saat mengikuti rekonstruksi terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Selasa, 30 Agustus 2022. Proses rekonstruksi atau reka ulang pembunuhan terhadap Brigadir J yang melibatkan 5 orang tersangka ini merekaulang sebanyak 74 adegan. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, JakartaDeolipa Yumara mengatakan tidak mengetahui soal isu Putri Candrawathi ikut menembak Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Alasannya, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, yang sempat didampinginya, tidak menyampaikan hal tersebut.

“Eliezer gak menyampaikan, dia cuma bilang dia menembak abis itu Sambo menembak. Abis itu Sambo nembak dinding, abis itu Eliezer down jiwanya,” tutur Deolipa saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 14 September 2022.

Kala itu, kata Deolipa, Bharada E merasa bersalah karena menembak rekan kerjanya sendiri. Dia juga tidak tahu soal kemungkinan istri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo itu ikut menarik pelatuk pistol. 

Eks Pengacara Bharada E itu mengutip pernyataan Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Agus Andrianto yang mengatakan hanya Tuhan saja yang mengetahui. “Persoalan apakah kemudian si Putri menembak kemudian si Kuat ikut menembak, kita mana tahu? Seperti kata Kabareskrim, yang tahu cuma Tuhan doang,” ujarnya.

Deolipa Yumara Menduga Putri Candrawathi Lebih Berbahaya

Namun Deolipa menduga Putri Candrawathi lebih berbahaya daripada suaminya dalam kasus pembunuhan berencana ini. Menurutnya, Putri dan Kuat Ma’ruf ditengarai memprovokasi Ferdy Sambo untuk melakukan tindak pidana tersebut.

“Karena dia yang bisik-bisik di awal. Dia dan Kuat yang memprovokasi Sambo untuk melakukan tindakan pembunuhan berencana. Itu kan dari mereka, kalau gak ada mereka Sambo baik-baik aja sebenarnya. Walaupun gak baik sih secara 303,” katanya.

Dia mengatakan saat ini keterangan saksi dari Bharada E dan Brigadir Polisi Kepala Ricky Rizal belum menguatkan. Sebab masih ada Kuat Ma’ruf, asisten rumah tangga bernama Susi, serta ajudan lain yang mesti bercerita.

Baginya kasus pembunuhan berencana ini sudah mulai terbongkar banyak. “Bukan sedikit-sedikit, mulai banyak-banyak kebongkar,” ujarnya.

Saat ini Deolipa Yumara sudah tidak menjadi kuasa hukum Bharada E sejak tanggal 10 Agustus 2022. Dia lantas menggugat perdata mantan kliennya, pengacara baru Bharada E, dan Kabareskrim karena pencabutan kuasa yang dianggap alasannya tidak jelas.

Baca juga: Deolipa Yumara Kawal Kasus Brigadir J, Kejar Terus Meski Bukan Kuasa Hukum






Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

7 jam lalu

Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

Empat polisi bekas bawahan Irjen Ferdy Sambo diwajibkan menjalani pembinaan mental kepribadian, keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan


Sidang Etik Kasus Brigadir J Dilanjutkan Senin Mendatang, Giliran Ipda Arsyad Daiva Gunawan yang Hadapi KKEP

11 jam lalu

Sidang Etik Kasus Brigadir J Dilanjutkan Senin Mendatang, Giliran Ipda Arsyad Daiva Gunawan yang Hadapi KKEP

Ipda Arsyad Daiva Gunawan merupakan salah satu personil yang mengolah TKP pembunuhan Brigadir J.


Akademisi dan Amnesty International Minta Kejaksaan Gelar Penyelidikan Lanjutan Kasus Brigadir J

1 hari lalu

Akademisi dan Amnesty International Minta Kejaksaan Gelar Penyelidikan Lanjutan Kasus Brigadir J

Komnas HAM dinilai perlu mengoptimalkan wewenangnya dalam penyelidikan pro justitia atas kasus pembunuhan Brigadir J.


Kabar 3 Kapolda Dukung Skenario Ferdy Sambo, Polri: Tidak Ada Keterkaitan

1 hari lalu

Kabar 3 Kapolda Dukung Skenario Ferdy Sambo, Polri: Tidak Ada Keterkaitan

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa ketiga Kapolda tersebut tidak ada keterlibatan pada kasus yang menjerat Ferdy Sambo.


Mengungkap Konsorsium 303, Diduga Berperan di Jaringan Perdagangan Orang di Kamboja

1 hari lalu

Mengungkap Konsorsium 303, Diduga Berperan di Jaringan Perdagangan Orang di Kamboja

Konsorsium 303 beredar di media sosial sebagai sebuah bagan yang menunjukkan nama dan peran orang-orang yang diduga terlibat dalam suatu jaringan bisnis ilegal.


Ada Saksi Kunci Sakit, Polri: Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Tetap Digelar Pekan Depan

1 hari lalu

Ada Saksi Kunci Sakit, Polri: Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Tetap Digelar Pekan Depan

Meski salah satu saksi kunci sakit, sidang etik terhadap Brigjen Hendra Kurniawan akan tetap digelar pekan depan. Saksi kunci itu baru selesai operasi


Hasil Sidang Etik Iptu Hardista, Dihukum Demosi Selama Satu Tahun

1 hari lalu

Hasil Sidang Etik Iptu Hardista, Dihukum Demosi Selama Satu Tahun

Pada sidang etik yang dilaksanakan 22 September lalu, Iptu Hardista terbukti bersalah dan mendapat hukuman demosi selama 1 tahun.


Polri Sudah Serahkan Putusan Pemecatan ke Ferdy Sambo

1 hari lalu

Polri Sudah Serahkan Putusan Pemecatan ke Ferdy Sambo

Polri sudah kirimkan surat pemecatan hasil sidang banding Komisi Kode Etik Polri ke Ferdy Sambo.


Kapolda Metro Fadil Imran Tunjuk 11 Kapolsek Baru

1 hari lalu

Kapolda Metro Fadil Imran Tunjuk 11 Kapolsek Baru

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menunjuk 11 Kapolsek baru. Kapolsek Penjaringan Kompol Ratna Quratul Ainy jabat Kasubdit Renakta Direskrimum.


Ferdy Sambo Gugat Hasil Sidang Etik ke PTUN, Pengamat Waspadai Hakim Masuk Angin

1 hari lalu

Ferdy Sambo Gugat Hasil Sidang Etik ke PTUN, Pengamat Waspadai Hakim Masuk Angin

Gugatan Ferdy Sambo di PTUN disebut bisa dikabulkan jika hakimnya masuk angin.