Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

Petugas mengevakuasi jenazah yang ditemukan di Kali Mookevart, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu 15 September 2022. ANTARA/Walda

TEMPO.CO, Jakarta - Polsek Cengkareng menyelidiki penemuan mayat pria tanpa identitas yang mengambang di Kali Mookevart, Cengkareng, Jakarta Barat. Mayat laki-laki itu ditemukan pada Rabu petang.  

"Mayat kami identifikasi," kata Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo di Jakarta, Kamis, 15 September 2022, seperti dikutip Antara.

Ardhie mengatakan penemuan mayat itu dilaporkan oleh saksi yang semula sedang duduk di pinggir Kali Mookevart pada Rabu petang pukul 17.00.  Saksi tiba-tiba melihat ada sesosok jasad mengambang di sungai itu dalam posisi telungkup.

Saksi kaget dan langsung berteriak memanggil warga sekitar kali itu.  Dia juga membawa jasad itu ke pinggir kali.

Temuan mayat di Kali Mookevart itu lantas dilaporkan ke polisi.  

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata Ardhie, polisi tidak menemukan ada luka atau bekas  penganiayaan di tubuh pria tersebut.

"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada mayat itu. Selanjutnya mayat dikirim ke RSCM untuk autopsi," ujarnya.

Kapolsek Cengkareng menduga pria tersebut sudah meninggal sejak sehari yang lalu. Kondisi mayat itu sudah mengalami pembengkakan.

Polsek Cengkareng memeriksa sejumlah saksi untuk penyelidikan kasus penemuan mayat pria tanpa identitas itu.

Baca juga: Mayat Pria Berkaos dan Celana Panjang Hitam Mengambang di Kali Ciliwung, Kondisi Belum Membusuk






Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

4 hari lalu

Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

Aldi memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialami dua wartawan oleh pejabat Kabupaten Karawang


Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

9 hari lalu

Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

Tersangka penganiayaan, yang masih berusia 17 tahun, berdalih sedang mencari pekerjaan ke Jakarta namun kehabisan uang sehingga tak bisa bayar taksi.


Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

10 hari lalu

Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

Remaja tersebut tidak mengambil uang atau barang dari sopir taksi online yang ia lukai. Mengaku ingin mencari kerja tapi kehabisan uang.


Polres Ponorogo Gelar Rekonstruksi Kasus Tewasnya Santri Gontor

10 hari lalu

Polres Ponorogo Gelar Rekonstruksi Kasus Tewasnya Santri Gontor

Polres Ponorogo menggelar rekonstruksi kasus dugaan penganiayaan di Pondok Modern Darussalam Gontor yang mengakibatkan salah satu santri tewas


Tawuran Maut Pelajar di Depok Sebabkan Satu Tewas, Polisi: Ngakunya Korban Begal

10 hari lalu

Tawuran Maut Pelajar di Depok Sebabkan Satu Tewas, Polisi: Ngakunya Korban Begal

Tawuran maut antar kelompok pelajar di Kota Depok kembali terjadi, akibatnya seorang pelajar berinisial AZS (20) meninggal dunia terkena sabetan celurit.


Cerita Istri Pegawai Bapenda Semarang yang Hilang saat Jadi Saksi Kasus Korupsi

10 hari lalu

Cerita Istri Pegawai Bapenda Semarang yang Hilang saat Jadi Saksi Kasus Korupsi

Pada pukul 02.00 dini hari, Onee ketiduran dan terbangun sejam setelahnya. Namun suaminya yang bekerja di Bapenda Kota Semarang belum pulang.


Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Tangerang, Lalu Menyerahkan Diri ke Polsek Ciledug

11 hari lalu

Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Tangerang, Lalu Menyerahkan Diri ke Polsek Ciledug

Seorang suami aniaya istrinya hingga tewas di rumahnya, setelah itu ia menyerahkan diri ke Polsek Ciledug Tangerang.


Wali Santri Gontor Korban Penganiayaan Ingin Peluk Para Pelaku

12 hari lalu

Wali Santri Gontor Korban Penganiayaan Ingin Peluk Para Pelaku

Polisi telah menetapkan dua tersangka dalam kasus kematian santri Gontor.


Politikus PKS Khawatir Ada Politisasi di Kasus Kekerasan Pesantren Gontor

12 hari lalu

Politikus PKS Khawatir Ada Politisasi di Kasus Kekerasan Pesantren Gontor

Kekerasan di lingkungan pesantren tidak dapat dibenarkan. Gontor perlu mendapat teguran agar berbenah sehingga hal serupa tidak terjadi lagi.


Polres Ponorogo Tetapkan Dua Tersangka Penganiayaan Santri Gontor

12 hari lalu

Polres Ponorogo Tetapkan Dua Tersangka Penganiayaan Santri Gontor

Polisi menyebut ada tiga korban dalam penganiayaan santri Pesantren Gontor tersebut. Dua diantaranya luka-luka.