Puluhan Orang Demo Tuntut Padi Padi Picnic Ditutup

Suasana Padi Padi Picnic Groud di Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Rabu 31 Agustus 2022. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan orang yang mengaku dari Forum Masyarakat Tangerang Utara menggeruduk restoran Padi Padi Picnic di Desa Kramat Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 15 September 2022. 

Mereka menuntut agar restoran itu ditutup. "Karena tidak memberikan kontribusi apapun kepada warga dan pemerintah," ujar Koordinator Aksi Said Kosim. 

Sambil berorasi, puluhan warga ini membawa spanduk yang bertuliskan agar pemerintah menertibkan pengusaha nakal yang tidak mengantongi izin. "Jangan biarkan rakyat yang bergerak main hakim sendiri," salah satu isi kalimat yang mereka bentangkan. 

Para pendemo ini mengajukan sejumlah tuntutan pada aksi tersebut, di antaranya; mendukung Polres Metro Tangerang mengusut kasus perusakan portal  aset Pemkab Tangerang di jalan masuk Padi Padi Picnic, menangkap sembilan tersangka dan pemilik Padi Padi, mendukung Pemkab Tangerang menindaktegas pelaku pelanggaran aturan.

Said mengatakan, selain di Padi Padi Picnic, mereka bergerak menggelar aksi ke Polres Metro Tangerang dan Kantor Bupati Tangerang di Tigaraksa. 

Mendapati kedatangan pendemo ini, pemilik Padi Padi Picnic Ground Pakuhaji, Bong Thiam Kim, mengaku kaget. "Mereka salah alamat demo datang ke sini," ujar Kim saat dihubungi Tempo. 

Menurut Kim, sebagai pengusaha ia sudah taat aturan dengan mengurus semua perizinan. "Semua izin kami punya dan sudah kami tunjukan ke Camat Pakuhaji, dan soal IMB saat ini sedang dalam proses," ujarnya. 

Kasus perusakan portal di jalan masuk area Padi Padi di Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang yang dipasang oleh Satpol Kecamatan Pakuhaji terjadi pada 24 Maret 2022 lalu. Portal dipasang untuk menutup sementara restoran dengan pemandangan area persawahan yang sempat viral di media sosial itu karena tidak memiliki ijin membangun (IMB).

Namun, beberapa hari kemudian Portal dicabut dan hilang. Kecamatan Pakuhaji melaporkan perusakan itu ke Polres Metro Tangerang. 

Buntut dari laporan itu, pemilik restoran Bong Thiam Kim dan suaminya, Anton Wijaya Salim, beserta empat karyawannya dan tiga petani ditetapkan sebagai tersangka. 

Direktur LBH Cakra Perjuangan, Boy Kanu, yang juga kuasa hukum Padi Padi Picnic menduga pemasangan portal tersebut ada hubungannya dengan rencana pengembang besar yang ingin membeli lahan Padi Padi seluas 7 hektar itu. Namun, pemilik menolak. "Sejak itu rentetan teror halus terjadi sampai pihak kecamatan gencar mempermasalahkan ijin dan memasang portal," kata Boy. 

JONIANSYAH HARDJONO

Baca juga: Komnas HAM Tanggapi Permintaan Lindungi Hak Petani Padi Padi Picnic

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Persita Tangerang Klaim Kecolongan di Kasus Pelemparan Bus Persis Solo, Kini Evaluasi Mendalam

7 jam lalu

Persita Tangerang Klaim Kecolongan di Kasus Pelemparan Bus Persis Solo, Kini Evaluasi Mendalam

Tim ofisial Persita Tangerang menyebut tidak ada penambahan tersangka dalam kasus pelemparan bus Persis Solo yang terjadi di Tangerang


Rutan Jambe Over Capacity, Pemkab Tangerang Diminta Segera Berikan Hibah Lahan 7 Hektare

13 jam lalu

Rutan Jambe Over Capacity, Pemkab Tangerang Diminta Segera Berikan Hibah Lahan 7 Hektare

Rutan Jambe kini sudah kelebihan kapasitas. Kepala Rutan Kelas 1A Tangerang Ahmad Zaenal Fikri meminta Pemkab Tangerang segera memberikan hibah.


Polres Tangerang Buru Komplotan Ganjal ATM Asal Sumsel: 2 Ditangkap, 5 Buron

2 hari lalu

Polres Tangerang Buru Komplotan Ganjal ATM Asal Sumsel: 2 Ditangkap, 5 Buron

Polres Metro Tangerang Kota menangkap dua dari tujuh komplotan pelaku pencurian modus mengganjal ATM


Stok Kosong, Bulog Tangerang Akui Sulit Dapatkan Minyakita

2 hari lalu

Stok Kosong, Bulog Tangerang Akui Sulit Dapatkan Minyakita

Badan Urusan Logistik atau Perum Bulog Tangerang mengakui stok Minyakita di wilayah Tangerang kosong.


Komplotan Pembobol ATM Kuras Rp 104 Juta dari Rekening Korban, Polisi Buka Call Center Pengaduan

2 hari lalu

Komplotan Pembobol ATM Kuras Rp 104 Juta dari Rekening Korban, Polisi Buka Call Center Pengaduan

Kapolres Metro Tangerang mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban pembobol ATM dengan modus ganjal ATM ini segera lapor.


Suporter Persita Tangerang Lempari Pemain Persis Solo, Panpel : Mereka Mengincar Pendukung

5 hari lalu

Suporter Persita Tangerang Lempari Pemain Persis Solo, Panpel : Mereka Mengincar Pendukung

Paniti penyelenggara menyebut suporter Persita Tangerang ingin memberikan tekanan terhadap pedukung Persis Solo.


Angin Kencang Terjang Kabupaten Tangerang Ahad Pagi, Satu Rumah Roboh di Pakuhaji

5 hari lalu

Angin Kencang Terjang Kabupaten Tangerang Ahad Pagi, Satu Rumah Roboh di Pakuhaji

Warga di wilayah utara Kabupaten Tangerang, terutama di kawasan pesisir, diimbau agar waspada terhadap angin kencang dan gelombang tinggi.


Sensasi Menikmati Salad Sayur Microgreen yang Langsung Dipetik di Depan Mata

6 hari lalu

Sensasi Menikmati Salad Sayur Microgreen yang Langsung Dipetik di Depan Mata

Pengunjung bisa melihat sendiri tumbuhan yang siap dipetik untuk dimasukkan ke dalam mangkuk salad mereka


Polisi Selidiki Kasus Pelemparan Batu ke Bus Pemain Persis Solo di Tangerang

6 hari lalu

Polisi Selidiki Kasus Pelemparan Batu ke Bus Pemain Persis Solo di Tangerang

Polres Tangerang periksa tujuh orang suporter Persita Tangerang yang diduga terlibat pelemparan batu ke bus Persis Solo.


Polisi Tangkap 7 Suporter Persita Tangerang usai Bus Pemain Persis Solo Dilempari

6 hari lalu

Polisi Tangkap 7 Suporter Persita Tangerang usai Bus Pemain Persis Solo Dilempari

Sejumlah orang melempari bus official Persis Solo usai Persita Tangerang ditahan imbang dalam lanjutan Liga 1