Jakarta Genjot 70 Strategi Pengendalian setelah Juara Polusi Udara di Indonesia

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Seorang warga berjemur dengan latar belakang gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Selasa, 20 April 2021. Berdasarkan data "World Air Quality Index" pada 20 April pukul 10.00 WIB tingkat polusi udara di Jakarta berada pada angka 174 yang menunjukkan bahwa kualitas udara di Ibu Kota termasuk kategori tidak sehat. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggenjot penerapan 70 strategi pengendalian pencemaran udara di Ibu Kota agar manfaat dan hasilnya bisa dirasakan oleh semua pemangku kepentingan serta dapat dipertahankan secara berkelanjutan.

"Strategi tersebut sebagian sudah kami kerjakan dan dilakukan berkelanjutan," kata Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yogi Ikhwan di Jakarta, Jumat, 16 September 2022.

Menurut dia, sebanyak 70 strategi tersebut masuk dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI yang saat ini dalam proses penuntasan dan ditargetkan terbit pada akhir 2022.

Tujuannya, lanjut dia, Pergub itu diharapkan mengikat pemangku kebijakan di Jakarta termasuk untuk Gubernur DKI selanjutnya.

Adapun 70 rencana aksi itu sebagian sudah dilakukan di antaranya peningkatan tata kelola pengendalian pencemaran udara.

Inventarisasi emisi berkelanjutan

Langkahnya, lanjut dia, meningkatkan inventarisasi emisi berkelanjutan, meningkatkan pemantauan dan evaluasi hingga pengawasan dan penegakan hukum terhadap pencemaran udara.

Strategi lainnya yakni mengurangi pencemaran udara dari sumber bergerak di antaranya peremajaan angkutan umum, pengembangan transportasi ramah lingkungan untuk transportasi publik dan pemerintah.

Untuk transportasi ramah lingkungan, Pemprov DKI melalui BUMD TransJakarta kini mengoperasikan 30 unit bus listrik dan target 100 unit akhir 2022.

Kemudian, penerapan uji emisi kendaraan bermotor dan pengembangan kawasan rendah emisi, meningkatkan infrastruktur untuk mendukung kesadaran menggunakan transportasi umum hingga manajemen rekayasa lalu lintas.

Strategi selanjutnya yakni pengurangan emisi dari sumber tidak bergerak di antaranya dengan memperbanyak ruang terbuka hijau, memperbanyak instalasi panel surya atap, mengendalikan polusi udara dari kegiatan industri.

Panel surya atap

Untuk instalasi panel surya atap, Pemprov DKI sebelumnya melakukan efisiensi energi di antaranya dengan membangun 124 panel surya di fasilitas pemerintah yakni rumah sakit dan sekolah.

Adapun energi listrik yang dihasilkan dari 124 panel surya itu mencapai 11 megawatt.

Rencananya, tahun ini DKI fokus pada peningkatan fasilitas di 28 RSUD lebih ramah lingkungan itu memanfaatkan alokasi APBD 2022.

"Upaya itu tidak bisa satu dua tahun tapi kami memastikan itu berkesinambungan, jangka panjang minimal 2030," ucap Yogi.

Jakarta kota paling berpolusi di Indonesia

Lembaga data kualitas udara IQ Air menempatkan Jakarta sebagai peringkat pertama dari sepuluh besar kota  paling berpolusi di Indonesia dengan indeks kualitas udara di angka 180 pada Senin, 18 Juli 2022.

Peringkat udara Jakarta lebih buruk dari sejumlah daerah lain di Indonesia seperti Surabaya (Jawa Timur-indeks kualitas udara 159) di posisi dua, dan Bekasi (Jawa Barat-indeks kualitas udara 129) di posisi empat berdasarkan pantauan pukul 07.45 WIB.

Melansir dari laman resmi IQ Air di Jakarta, kualitas udara ibu kota masuk kategori tidak sehat karena saat ini konsentrasi Particulate Matter (PM) 2.5 berada pada angka 111.5 mikrogram per meter kubik atau 22,3 kali di atas nilai pedoman kualitas udara tahunan Badan Kesehatan Dunia (WHO). 

Bahkan pos pemantauan di Pesing, Jakarta Barat menunjukkan IQ Air berada pada kategori berbahaya (indeks kualitas udara 348) dengan konsentrasi PM2.5 berada pada angka 298 mikrogram per meter kubik.

Kemudian di Wisma Matahari Power, pos pemantauan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, IQ Air memperlihatkan kualitas udara  pada kategori sangat tidak sehat (indeks kualitas udara 218) dengan konsentrasi PM2.5 berada pada angka 168 mikrogram per meter kubik.

Sedangkan pos pemantauan di Jakarta Utara, seperti Jalan Puri  Jimbaran 2 dan Jalan Pasir Putih II  di Ancol Pademangan, dan Pantai Mutiara di Pluit, Penjaringan, kualitas udaranya menurut IQ Air berada pada kategori tidak sehat dengan indeks kualitas udara antara 188 (Pantai Mutiara) hingga 196 (Jimbaran 2).

Baca juga: Polusi Udara Jakarta Paling Buruk di Indonesia, Masuk Kategori Berbahaya dan Tidak Sehat

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Anies Baswedan Gencar Resmikan Proyek Jelang Lengser, Manuver Politik Pilpres 2024?

7 jam lalu

Anies Baswedan Gencar Resmikan Proyek Jelang Lengser, Manuver Politik Pilpres 2024?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan gencar meresmikan berbagai proyek yang menjadi janji politiknya. Tancap gas politik buat pilpres 2024?


Jakarta Innovation Days, Inovasi Ibu Kota dari Hasil Pertanyaan

22 jam lalu

Jakarta Innovation Days, Inovasi Ibu Kota dari Hasil Pertanyaan

Gubernur Anies Baswedan menularkan semangat bertanya kepada seluruh jajaran di Pemprov DKI. Namun setiap gagasan atau inovasi yang muncul harus membawa semangat keadilan sosial.


Jakarta Ditargetkan Jadi Kota Berketahanan Iklim Pada 2030

1 hari lalu

Jakarta Ditargetkan Jadi Kota Berketahanan Iklim Pada 2030

Sekda DKI Jakarta Marullah Matali mengatakan Jakarta ditargetkan menjadi Kota Berketahanan Iklim pada 2030 dan Net Zero pada 2050.


Peminat Walking Tour Membeludak, Menikmati Wajah Baru Jakarta dengan Jalur Pedestrian yang Lebar

1 hari lalu

Peminat Walking Tour Membeludak, Menikmati Wajah Baru Jakarta dengan Jalur Pedestrian yang Lebar

Pemprov DKI Jakarta menggelar kegiatan walking tour menikmati wisata urban di Ibu Kota. Didukung jalur pedestrian yang lebar.


MRT Jakarta Harmoni-Mangga Besar: Punya Stasiun 4 Lantai Hingga 28 Meter di Bawah Tanah

1 hari lalu

MRT Jakarta Harmoni-Mangga Besar: Punya Stasiun 4 Lantai Hingga 28 Meter di Bawah Tanah

MRT Jakarta fase 2A akan mempunyai stasiun empat lantai dengan kedalaman hingga 28 meter di bawah tanah.


Masih Manis Hingga Kini, Ini 4 Kedai Es Krim Legendaris di Jakarta

1 hari lalu

Masih Manis Hingga Kini, Ini 4 Kedai Es Krim Legendaris di Jakarta

Banyak juga kedai es krim yang sudah ada sejak dahulu dan masih eksis dan bersaing dengan dengan kedai es krim modern.


Prakiraan Cuaca BMKG: Wilayah Jaksel Diguyur Hujan Disertai Petir Saat Sore

1 hari lalu

Prakiraan Cuaca BMKG: Wilayah Jaksel Diguyur Hujan Disertai Petir Saat Sore

Prakiraan cuaca BMKG memberi peringatan dini, wilayah Jakarta Selatan kemungkinan hujan disertai petir pada sore.


Tak Cuma Hijau Pohon, 4 Taman di Jakarta ini Punya Fasilitas Menarik

1 hari lalu

Tak Cuma Hijau Pohon, 4 Taman di Jakarta ini Punya Fasilitas Menarik

Tak sekadar rindang pohon, beberapa taman di Jakarta sudah disulap menjadi taman yang menarik.


Jakarta Pasti Terdampak Perubahan Iklim Dunia: Air Laut Naik Hingga Ancaman Tenggelam

1 hari lalu

Jakarta Pasti Terdampak Perubahan Iklim Dunia: Air Laut Naik Hingga Ancaman Tenggelam

Sekda DKI Marullah Matali mengatakan perubahan iklim dunia mau tidak mau pasti akan berdampak pada Kota Jakarta.


Anies Baswedan Andalkan Sumur Resapan, Sekda DKI Bilang Tak Signifikan Kurangi Banjir di Jakarta

1 hari lalu

Anies Baswedan Andalkan Sumur Resapan, Sekda DKI Bilang Tak Signifikan Kurangi Banjir di Jakarta

Sekda DKI Marullah Matali mengatakan sumur resapan tak signifikan mengurangi titik banjir di Jakarta. Padahal jadi andalan Anies Baswedan.