Kasus Pelecehan Seksual Eksibisionis Ditutup, Ayah Sebut Pelaku Pernah Jadi Korban Perundungan

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

ilustrasi pelecehan seksual (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Majikan sekaligus pendamping korban DS (20), Yurike Budiman mengatakan bahwa kasus pelecehan seksual berupa tindakan eksibisionis terhadap pekerja rumah tangga (PRT) yang terjadi di perumahan mewah Sunter Indah, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Setelah kemarin dilaporkan, keluarga pelaku, bapak sama abangnya datang menemui korban untuk meminta maaf dan mengupayakan jalur damai,” kata Yurike, Jumat, 16 September 2022.

Dalam mediasi, kata Yurike, telah disepakati keputusan bersama antara korban dan keluarga pelaku. Orang tua pelaku, mengungkapkan latar belakang anaknya, HH (29 tahun) yang dulu sempat menjadi korban perundungan.

Menurutnya, HH menjadi pribadi yang tertutup bahkan dengan orang terdekatnya. “Bapaknya ini bilang memang si pelaku dulu pernah jadi korban bullying banyak orang. Makanya itu, mungkin berimbas ke perilakunya sekarang,” kata Yurike.

Menurut Yurike, korban DS yang sebelumnya sempat tertekan. Namun, kini sudah memaafkan pelaku. Selain itu, para penghuni rumah tempat DS bekerja masih melakukan pendampingan kepada korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febri Isman Jaya turut mengonfirmasi bahwa korban sudah mencabut laporan.

Pelecehan seksual terekam CCTV

Kasus pelecehan seksual ini terjadi pada Selasa pagi, 13 September 2022, saat korban tengah menyiram tanaman.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku awalnya yang mengenakan kaus dan celana panjang hitam datang dan bersembunyi dari balik mobil dan memantau aktivitas korban yang sedang menyiram tanaman.

Melihat korban, pelaku kemudian mengeluarkan alat vital dari celananya. Menyadari kehadiran pelaku eksibisionis itu, korban kemudian meminta pelaku pergi dari hadapannya.

Usai diusir korban, pelaku bukannya pergi justru tertawa dengan berjalan santai sambil memasukkan alat vital ke dalam celana.

Sebab, merasa takut dan resah, korban mengadu ke majikannya untuk selanjutnya diteruskan ke petugas keamanan dan pengurus RT setempat.

Setelah menerima laporan, Panit Ipda Rudolf Marpaung bersama Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok segera menangkap pelaku dan dibawa ke Unit PPA atau Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Metro Jakarta Utara.

Baca juga: Pelaku Eksibisionis Berulah di Jakarta Utara, Jadi Tersangka Pornografi

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kuasa Hukum Putri Candrawathi Ungkap 11 Asumsi Jaksa dalam Replik dan Tuntutan

2 hari lalu

Kuasa Hukum Putri Candrawathi Ungkap 11 Asumsi Jaksa dalam Replik dan Tuntutan

Tim kuasa hukum Putri Candrawathi membeberkan 11 asumsi yang digunakan jaksa untuk membangun tuntutan hingga replik dalam perkara pembunuhan Yosua.


Kuasa Hukum Putri Candrawathi Anggap Replik Jaksa Menyedihkan dan Nyaris Sia-sia

2 hari lalu

Kuasa Hukum Putri Candrawathi Anggap Replik Jaksa Menyedihkan dan Nyaris Sia-sia

Jaksa menuturkan kuasa hukum Putri Candrawathi seharusnya mempersiapkan bukti-bukti valid tentang pelecehan dan pemerkosaan di awal persidangan.


Yosua Difitnah sebagai Pemerkosa, Keluarga Berharap Ferdy Sambo Divonis Minimal Penjara Seumur Hidup

3 hari lalu

Yosua Difitnah sebagai Pemerkosa, Keluarga Berharap Ferdy Sambo Divonis Minimal Penjara Seumur Hidup

Keluarga Yosua berharap majelis hakim bisa menjatuhkan putusan seadilnya-adilnya saat vonis terdakwa Ferdy Sambo pada 13 Februari 2023.


Jaksa Sebut Putri Candrawathi Tak Lakukan Visum karena Berusaha Pertahankan Ketidakjujuran

5 hari lalu

Jaksa Sebut Putri Candrawathi Tak Lakukan Visum karena Berusaha Pertahankan Ketidakjujuran

Menurut jaksa keterangan ahli psikologi forensik dalam kasus Putri Candrawathi tidak relevan dijadikan alat bukti.


Jaksa Sebut Tim Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan Tanpa Bukti Valid

5 hari lalu

Jaksa Sebut Tim Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan Tanpa Bukti Valid

Jaksa menuding Putri Candrawathi malah tidak berkata jujur dan ketidakjujuran ini didukung oleh tim kuasa hukumnya.


Dani Alves Berada Satu Sel dengan Pengawal Ronaldinho di Penjara Brians 2 di Barcelona

5 hari lalu

Dani Alves Berada Satu Sel dengan Pengawal Ronaldinho di Penjara Brians 2 di Barcelona

Dani Alves saat ini mendekam di penjara Brians 2 di Barcelona karena kasus pelecehan seksual sejak 20 Januari lalu.


Pengacara Yakin Dani Alves Bisa Dibebaskan dari Penjara dalam Waktu Satu Bulan

5 hari lalu

Pengacara Yakin Dani Alves Bisa Dibebaskan dari Penjara dalam Waktu Satu Bulan

Tim kuasa hukum Dani Alves berencana mengajukan banding terhadap perintah penahanan sementara tanpa jaminan terhadap kliennya, Senin, 30 Januari 2023.


Khawatir Pelecehan, Warga Minta Petugas Keamanan di Skywalk Kebayoran Lama Ditambah

7 hari lalu

Khawatir Pelecehan, Warga Minta Petugas Keamanan di Skywalk Kebayoran Lama Ditambah

Warga Jakarta, khusunya yang perempuan khawatir terjadi pelecehan seksual di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) atau Skywalk Kebayoran Lama


Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Ini 5 Bukti yang Dapat Memberatkan Dani Alves

9 hari lalu

Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Ini 5 Bukti yang Dapat Memberatkan Dani Alves

Pelapor mengidentifikasi Dani Alves dari tato bulan sabit di perutnya.


Putri Candrawathi Siap Pertanggungjawabkan Kesaksiannya kepada Tuhan

10 hari lalu

Putri Candrawathi Siap Pertanggungjawabkan Kesaksiannya kepada Tuhan

Apapun yang dilakukan, kata Putri Candrawathi, menjadi salah di mata mereka. Dia pun siap mempertanggungjawabkan kesaksiannya kepada Tuhan.