Protes Penebangan Pohon Peneduh Jalan, Warga Mega Cinere Depok Somasi Pengurus Lingkungan

Sejumlah pohon peneduh jalan di Perumahan Mega Cinere, Kota Depok, ditebang habis oleh pengurus lingkungan hingga memicu protes warga. TEMPO/ADE RIDWAN

TEMPO.CO, Depok - Warga perumahan Mega Cinere, Kota Depok, memprotes pengurus lingkungan setempat yang melakukan penebangan pohon peneduh jalan di lingkungan komplek. Protes itu disampaikan karena pengurus lingkungan dinilai tidak memperhatikan pengelolaan lingkungan hidup hingga menebang habis pohon hingga ke akarnya.

Warga setempat, Anton (62 tahun) mengatakan, tidak seharusnya pengurus lingkungan membabat habis pepohonan yang telah tumbuh belasan tahun di lingkungan rumahnya. Selain menjaga keasrian lingkungan, pepohonan itu memberikan keteduhan bagi penghuni.

"Kita menyayangkannya itu karena itu barang hidup dan sudah banyak membantu dalam hal menyerap polusi, memberikan keteduhan, itu aja," kata Anton kepada Tempo, Sabtu, 17 September 2022.

Warga Perumahan Mega Cinere lain, Rini PWI (68) mengatakan pemotongan pohon tersebut menimbulkan kerugian bagi dia dan warga lain di komplek itu. "Jadi panas dan kasihan juga pohonnya, kalau memang mau jangan tebang habis, kan bisa hanya dahannya saja yang dipotong," kata Rini.

Rini menambahkan, sesuai edaran yang telah disampaikan kepada masyarakat sebelumnya pun, pengurus lingkungan memberi tahu hanya akan merapikan pohon peneduh jalan tersebut. "Dalam edaran yang kami terima ditulis perapihan. Bukan potong habis atau eksekusi pohon," kata Rini.

Rini pun mengaku akan serius memprotes sikap pengurus lingkungan karena menebang habis pohon dan bukan pemangkasan untuk merapikan. Dia telah melayangkan somasi melalui kuasa hukumnya.

Kuasa hukum Rini, Odie Hudiyanto mengatakan telah melayangkan somasi terhadap Ketua RW setempat karena telah abai terhadap kepentingan masyarakat.

"Penebangan pohon itu tidak sesuai dengan Perda Kota Depok No. 3 tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Perlindungan Lingkungan Hidup," kata Odie.

Odie memberikan waktu tiga hari untuk ketua RW perumahan Mega Cinere melakukan klarifikasi terhadap penebangan pohon tersebut sebelum pihaknya melayangkan gugatan secara perdata dan pidana.

"Sebelum kami melakukan upaya hukum secara pidana dan perdata, kami meminta klarifikasi dan tanggung jawab ketua RW selambatnya sejak somasi dilayangkan," kata Odie.

Odi mengatakan dalam perda tertulis, jika seseorang melakukan penebangan pohon tanpa koordinasi lebih dulu dengan yang berkewajiban bisa dipidanakan. "Selama 3 bulan kurungan serta denda Rp 50 juta," tambahnya.

ADE RIDWAN YANDWIPUTRA 

Baca juga: DKI Ungkap 39 Kasus Penebangan Pohon Ilegal Sejak 2017, Denda Terkumpul Rp 584 Juta






Bukan Kemendagri Tapi Ridwan Kamil yang Tolak Perda Kota Religius Depok

3 jam lalu

Bukan Kemendagri Tapi Ridwan Kamil yang Tolak Perda Kota Religius Depok

Kemendagri menyatakan penolakan Perda Kota Religius di Kota Depok dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.


Perda Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri, Fraksi PDIP: Jadi Mubazir

11 jam lalu

Perda Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri, Fraksi PDIP: Jadi Mubazir

Fraksi PDIP sebut penolakan Perda Kota Religius itu sentilan keras terhadap Pemerintah Kota Depok agar tidak terlalu memaksakan kehendak.


Baim Wong dan Paula Verhoeven Disomasi Atas Video Prank Laporan Palsu KDRT ke Polisi

13 jam lalu

Baim Wong dan Paula Verhoeven Disomasi Atas Video Prank Laporan Palsu KDRT ke Polisi

Polres Jakarta Selatan memastikan proses hukum terhadap Baim Wong dan Paula Verhoeven tetap berjalan, meski Baim sudah minta maaf ke polisi.


Wali Kota Depok Minta Warganya Kibarkan Bendera dan Dengarkan Pidato Nadiem Makarim Hari Ini

3 hari lalu

Wali Kota Depok Minta Warganya Kibarkan Bendera dan Dengarkan Pidato Nadiem Makarim Hari Ini

Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta warga dan juga para ASN untuk mengibarkan bendera setengah tiang kemarin. Mendengarkan pidato Nadiem Makarim.


Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

5 hari lalu

Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

Polres Metro Depok menetapkan pelaku pelecehan seksual di KRL sebagai tersangka. Terancam hukuman penjara lebih dari lima tahun.


Profil Paulus Waterpauw, Pj Gubernur Papua Barat Berikan Somasi kepada Kuasa Hukum Lukas Enembe

5 hari lalu

Profil Paulus Waterpauw, Pj Gubernur Papua Barat Berikan Somasi kepada Kuasa Hukum Lukas Enembe

Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw memberikan somasi kepada tim kuasa hukum Lukas Enembe. Siapa dia dengan pangkat terakhir Komjen Polisi ini?


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

6 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

6 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Diinjak Lehernya Saat Dihukum Push Up, Sopir Truk Akhirnya Berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Depok

7 hari lalu

Diinjak Lehernya Saat Dihukum Push Up, Sopir Truk Akhirnya Berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Depok

Sopir truk Ahmad Misbah akhirnya berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri. Polisi menyatakan kasus ini telah selesai.


Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

7 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

DPD Partai Golkar Kota Depok menjadwalkan pemanggilan terhadap Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri, Senin petang, 26 September 2022.