Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

Ilustrasi Ganja. Getty Images

TEMPO.CO, Tangerang - Ditresnarkoba Polda Banten menggagalkan pengiriman lima paket ganja seberat 11.144 gram menggunakan jasa pengiriman barang. Polisi menangkap tiga tersangka yaitu
FR (26), RS (33) dan RM (26), satu di antaranya adalah karyawan jasa pengiriman barang itu. 

"Modus operandi para tersangka ini mengirim ganja dengan menggunakan jasa pengiriman JNE dan orang yang mengendalikan dari luar membayar pegawai JNE atau kurir untuk memonitor dan mengirimkan tepat ke penerima walaupun nama penerima dan alamat penerima tidak sesuai dengan alamat yang dituju," ujar Wakil Dirresnarkoba Polda Banten Ajun Komisaris Besar  Nico Setiawan, Senin 19 September 2022. 

Pengiriman paket ganja via jasa pengiriman ini terungkap setelah polisi menerima informasi ada peredaran narkotika jenis ganja lewat jasa pengiriman JNE. 

Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Banten lantas mengecek gudang transit JNE di Tangerang City, Banten. "Benar ada paket yang berisi narkotika jenis ganja dari Medan-Sumut yang akan dikirim ke Bogor," ucap Nico.

Petugas mengawal paket tersebut setelah berkoordinasi dengan pihak JNE Pusat Bogor di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, untuk mengetahui siapa penerimanya. Namun hingga Rabu, 14 September, tidak ada orang yang datang mengambil 5 paket, yang masing-masing berisi 2 kg ganja itu. Alamat penerimanya juga tidak jelas. 

Ada Pegawai JNE Pusat Bogor Diduga Terlibat Pengiriman Ganja

Penyelidikan polisi menunjukkan ada pegawai JNE Pusat Bogor yang telah memberi tahu pemilik paket bahwa ada polisi yang datang ke Kantor JNE Pusat Bogor. "Berbekal informasi tersebut, petugas langsung menangkap pegawai JNE bernama FR pada Rabu 14 September, jam 23.30," kata Nico. 

Setelah diinterogasi FR mengakui telah memberi tahu pemilik paket ganja berinisial VS. FR diminta menghubungi VS untuk menanyakan pengiriman paket ganja tersebut. VS mengarahkan FR agar bertemu seseorang di Bojong Gede pada Kamis, 15 September.

"Orang yang akan mengambil paket ganja tersebut berinisial RS dan langsung ditangkap petugas," ungkap Nico. 

Beberapa jam kemudian ada orang menelpon FR yang mengaku teman dari VS mengarahkan FR untuk menyerahkan sisa paket ganja kepada orang suruhan di depan pom bensin di Kabupaten Bogor. Polisi juga menangkap orang berinisial RM," kata Nico.

Pengendali Jaringan Peredaran Ganja Masuk DPO

Berdasarkan keterangan tersangka RM dan RS, keduanya dibayar untuk menjadi perantara paket Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu. Begitu juga dengan FR kurir dari JNE Pusat Bogor mendapat upah yang sama.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui FR sudah 6 kali membantu menyalurkan ganja. Kemudian RS sudah 3 kali menerima paket ganja. Sedangkan RM sudah 2 kali menerima paket ganja," jelas Nico. 

Adapun barang bukti yang berhasil disita dalam pengungkapan ini yaitu 5 paket ganja dengan keseluruhan berat 11.144 gram dan empat unit handphone. 

Penyidik Ditresnarkoba Polda Banten masih melakukan pengejaran terhadap DPO yakni VS sebagai pengendali jaringan pengedaran narkotika jenis ganja ini. 

Menurut Nico, para tersangka jaringan pengedar ganja ini dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 111 ayat 2 dan Pasal 132 ayat 2 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat 6 tahun paling lama 20 tahun atau seumur hidup atau hukuman mati. 

JONIANSYAH HARDJONO

Baca juga: Polisi Gagalkan Peredaran Ganja 304 Kilogram yang Dimasukkan dalam Truk Sayur






Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

9 jam lalu

Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Sumedang ditangkap karena diduga menyelundupkan ganja dari Aceh untuk diedarkan


25 Rekomendasi Wisata di Bogor yang Hits Serta Harga Tiket Masuknya

15 jam lalu

25 Rekomendasi Wisata di Bogor yang Hits Serta Harga Tiket Masuknya

Rekomendasi tempat wisata di Bogor yang sejuk dan cocok untuk foto-foto bersama keluarga dan teman saat akhir pekan.


10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

1 hari lalu

10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

Sekelompok orang bersenjata tak dikenal melepaskan tembakan di sebuah bar di Meksiko tengah, menewaskan 10 orang pengunjung


Jembatan di Babakan Madang Bogor Ambruk Karena Pergerakan Tanah, Ribuan Warga Desa Terisolir

2 hari lalu

Jembatan di Babakan Madang Bogor Ambruk Karena Pergerakan Tanah, Ribuan Warga Desa Terisolir

Pemerintah desa telah memberitahu Dinas PUPR tentang potensi ambruknya jembatan di Kampung Cicadas Babakan Madang. Karena pergerakan tanah.


Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

2 hari lalu

Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga tersangka narkoba di Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten.


PSI Kritik Pengadaan Karangan Bunga Rp 1,1 Miliar oleh Pemkot Kota Bekasi

2 hari lalu

PSI Kritik Pengadaan Karangan Bunga Rp 1,1 Miliar oleh Pemkot Kota Bekasi

PSI Bekasi bandingkan anggaran pengadaan karangan bunga Kota Bekasi yang lebih besar daripada Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Kota Bogor.


5 Fakta Menarik Tentang Gunung Kencana di Bogor

3 hari lalu

5 Fakta Menarik Tentang Gunung Kencana di Bogor

Gunung Kencana memang belum begitu familier, namun gunung di Bogor ini sebenarnya mempunya segudang fakta menarik di dalamnya.


1,8 Ton Kokain Disita di Nigeria, Akan Dikirim ke Eropa dan Asia

4 hari lalu

1,8 Ton Kokain Disita di Nigeria, Akan Dikirim ke Eropa dan Asia

Sebanyak 1,8 ton kokain disita dari sebuah gudang di Lagos, Nigeria, dengan nilai $278,5 juta atau Rp4,18 triliun


Pemkot Bogor Siapkan Peraturan Wali Kota untuk Mobil Dinas Listrik

4 hari lalu

Pemkot Bogor Siapkan Peraturan Wali Kota untuk Mobil Dinas Listrik

Pemerintah Kota Bogor mengaku sedang menyiapkan peraturan wali kota (perwali) untuk pengadaan kendaraan listrik sebagai mobil dinas.


5 Fakta Menarik tentang Gunung Salak

4 hari lalu

5 Fakta Menarik tentang Gunung Salak

Sejak tahun 2003, Gunung Salak termasuk ke dalam wilayah konservasi yang dikelola oleh Taman Nasional Gunung Halimun-Salak.