Bupati Tangerang Alokasikan Rp 73 Miliar untuk Kendalikan Inflasi Setelah Harga BBM Naik

Reporter

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melakukan monitoring vaksinasi massal Covid-19. Kabupaten Tangerang menargetkan per hari 35 ribu vaksin untuk 4 juta penduduknya. Senin, 29 Juni 2021. Foto: dokumen Pemkab Tangerang

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp73 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 untuk mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga BBM.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan  bahwa anggaran yang digunakan tersebut nantinya akan dialokasikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah melalui program bantuan sosial tunai.

Dilansir dari Antara, Senin, 19 September 2022, anggaran sebesar itu juga akan digunakan untuk pengendalian ekonomi melalui beberapa sektor strategis. Antara lain, seperti sektor kelompok usaha mikro dengan dialokasikan melalui unit pengelolaan dana bergulir (UPDB). Dan pemberian keringanan atau relaksasi pada sektor bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) serta pajak bumi dan bangunan (PBB).

"Alokasi anggaran ini tentu kita anggarkan untuk bantuan sosial tunai maupun penanganan dampak ekonomi di tiga sektor, pajak, UMKM dan Masyarakat," katanya usai menghadiri rapat paripurna bersama DPRD di Tangerang, Senin..

Ia menambahkan, alokasi pembiayaan sebesar Rp 73 miliar itu bersumber dari dua anggaran, pertama dana transfer umum dari dana alokasi khusus atau dana bagi hasil pemerintah pusat sebesar dua persen. Dan sumber pendapatan kedua, yaitu dari anggaran biaya tak terduga (BTT) Pemerintah Kabupaten Tangerang tahun 2022.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menambahkan untuk penyaluran anggaran sebesar Rp 73 miliar itu akan diprioritaskan terhadap 33.333 masyarakat melalui bantuan langsung tunai, sektor ketahanan pangan, UMKM, dan padat karya.

"Dan ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam rangka untuk meringankan beban masyarakat Kabupaten Tangerang," kata Maesyal.

Baca juga: Bank Indonesia Ungkap Kenaikan Harga BBM Perlambat Tren Kunjungan Wisatawan Nusantara ke Bali






CORE: Garis Kemiskinan Perlu Dikoreksi untuk Mencerminkan Kondisi Riil Kalangan Bawah

12 jam lalu

CORE: Garis Kemiskinan Perlu Dikoreksi untuk Mencerminkan Kondisi Riil Kalangan Bawah

Faisal menjelaskan, yang menjadi basis perhitungan garis kemiskinan dari Bank Dunia adalah purchasing power parity.


Daftar Harga BBM per Oktober, Shell hingga BP AKR Turun

14 jam lalu

Daftar Harga BBM per Oktober, Shell hingga BP AKR Turun

Harga BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) turun per 1 Oktober 2022. Harga Pertamax turun tipis.


Bahlil Ungkap 2 Penyebab Persepsi Publik terhadap Ekonomi Nasional Merosot

15 jam lalu

Bahlil Ungkap 2 Penyebab Persepsi Publik terhadap Ekonomi Nasional Merosot

Bahlil mengatakan masalah harga barang pokok adalah perkara yang harus diselesaikan bersama-sama.


Terkini Bisnis: Sorotan YLKI soal Tragedi Stadion Kanjuruhan, Lonjakan Inflasi September

15 jam lalu

Terkini Bisnis: Sorotan YLKI soal Tragedi Stadion Kanjuruhan, Lonjakan Inflasi September

Sorotan tentang tragedi Stadion Kanjuruhan meramaikan pemberitaan pada Ahad, 2 Oktober 2022.


Survei Indikator: Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi, Efek Jokowi

16 jam lalu

Survei Indikator: Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi, Efek Jokowi

Elektabilitas PDIP tertinggi setelah kenaikan harga BBM karena approval rating terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi mulai pulih.


BI Prediksi Inflasi September 2022 Tembus 5,88 persen karena Kenaikan Harga BBM

17 jam lalu

BI Prediksi Inflasi September 2022 Tembus 5,88 persen karena Kenaikan Harga BBM

BI memprediksi terkereknya inflasi September 2022 dipicu oleh kenaikan harga harga komoditas bensin sebesar 0,91 persen.


Demo Buruh Mundur ke Tanggal 12 Oktober, Ini Alasan KSPI

21 jam lalu

Demo Buruh Mundur ke Tanggal 12 Oktober, Ini Alasan KSPI

Serikat buruh kembali menggelar aksi demonstrasi pada Rabu, 12 Oktober 2022.


Ekonom Sebut Garis Kemiskinan Bank Dunia Realistis, Bagaimana Versi Pemerintah?

21 jam lalu

Ekonom Sebut Garis Kemiskinan Bank Dunia Realistis, Bagaimana Versi Pemerintah?

Menurut ekonom CELIOS, garis kemiskinan yang direvisi Bank Dunia lebih realistis dari pada di Indonesia.


Tarif Angkutan Penyeberangan Naik Hari Ini, Gapasdap: Belum Sesuai Perhitungan

1 hari lalu

Tarif Angkutan Penyeberangan Naik Hari Ini, Gapasdap: Belum Sesuai Perhitungan

Besaran tarif angkutan penyeberangan yang naik 11 persen masih sangat jauh dari perhitungan yang disepakati bersama team tarif dari berbagai instansi.


Senin Depan, Bansos Sembako dan PKH yang Disalurkan Mencapai Rp 18,4 Triliun

1 hari lalu

Senin Depan, Bansos Sembako dan PKH yang Disalurkan Mencapai Rp 18,4 Triliun

Bansos reguler berupa sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang akan didistribusikan pada Senin, 3 Oktober 2022 mencapai Rp 18,4 triliun.