3 Rumah Ibadah di Jakarta Utara Bisa Akses Sistem PeDeKaTe untuk Pencatatan Perkawinan

Ilustrasi pernikahan. (Pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Utara memfasilitasi 3 rumah ibadah selain agama Islam untuk mempermudah pencatatan perkawinan dan pendaftaran pemberkatan agama.

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Utara Edward Idris mengatakan rumah ibadah yang difasilitasi itu mulai dari gereja, vihara dan pura di Cilincing, Penjaringan dan Tanjung Priok. Dengan fasilitas tersebut, rumah ibadah itu bisa mengakses sistem Paket Dokumen Kawin Tercatat (PeDeKaTe) di Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat.

"Ini memudahkan masyarakat dalam mengajukan pencatatan perkawinan dan pendaftaran pemberkatan agama," kata Edward di Jakarta Utara, Senin, 19 September 2022. 

Sudin Dukcapil Jakarta Utara telah melakukan sosialisasi sistem PeDeKaTe kepada pengurus 117 gereja, 24 vihara dan sebuah pura di Jakarta Utara. Menurut Edward, dengan sistem ini pencatatan perkawinan dan pendaftaran pemberkatan agama sudah bisa dilakukan di masing-masing rumah ibadah yang dituju pemohon.

“Dengan adanya sistem ini, pemohon cukup datang ke rumah ibadah saja. Pengajuan pencatatan perkawinan bisa diajukan melalui pengurus rumah ibadah saat pendaftaran pemberkatan agama di rumah ibadah,” katanya. 

Pengurus tiga rumah ibadah sudah bisa masuk ke dalam aplikasi Sudin Dukcapil Jakarta Utara dan mengunggah berkas permohonan pencatatan perkawinan para pemohon. 

Namun secara teknis, berkas yang diunggah melalui sistem PeDeKaTe ini akan tetap ditindaklanjuti oleh petugas. Satuan Pelaksana Kecamatan Sudin Dukcapil Jakarta Utara akan menjadwalkan pemanggilan pemohon.

Pemanggilan itu bertujuan memverifikasi data pemohon hingga tanda tangan register permohonan yang diajukan.

Ada 3 paket dokumen yang diterbitkan Sudin Dukcapil yaitu Akta Perkawinan, Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El), dan Kartu Keluarga (KK). "Dengan adanya Akta Perkawinan, maka pernikahan diakui sah secara hukum," ujarnya. 

Akta Perkawinan diperlukan pasangan menikah untuk mempermudah berbagai urusan birokrasi. Seorang istri memiliki kepastian untuk mendapatkan haknya, kepastian anak-anak mendapatkan kesejahteraannya dalam keluarga, juga memudahkan pengurusan hak asuh anak.

Kemudahan layanan ini diberikan setelah Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengimbau warga yang melangsungkan perkawinan di rumah ibadah selain agama Islam, agar segera mencatatkan perkawinannya ke Dinas Dukcapil terdekat. Jika perkawinan tidak segera dicatat di Dinas Dukcapil, bakal berakibat terlambatnya perubahan status perkawinan di dokumen Kartu Keluarga dan e-KTP.

Baca juga: Anies Baswedan Beri Bantuan Rp 11 Miliar untuk Rumah Ibadah di DKI Selama 2022






Ke Pelabuhan Muara Angke Nanti Tak Lagi Lewati Jalan yang Becek dan Bau Ikan

3 hari lalu

Ke Pelabuhan Muara Angke Nanti Tak Lagi Lewati Jalan yang Becek dan Bau Ikan

Dinas Perhubungan DKI sedang membuat akses masuk baru Pelabuhan Muara Angke untuk mengakomodir keluhan pengunjung


3.000 Mangrove Ditanam di Pantai Indah Kapuk, Wali Kota: 13 Sungai Bermuara di Teluk Jakarta

4 hari lalu

3.000 Mangrove Ditanam di Pantai Indah Kapuk, Wali Kota: 13 Sungai Bermuara di Teluk Jakarta

Sebanyak 3.000 mangrove ditanam di Pantai Indah Kapuk, Jakarta.


Tito Karnavian Temui Mendagri Jepang, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

8 hari lalu

Tito Karnavian Temui Mendagri Jepang, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengunjungi Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, Minoru Terada di Tokyo.


Ledakan Diduga dari Granat Kejut Terjadi di Gang Sempit Jakarta Utara

9 hari lalu

Ledakan Diduga dari Granat Kejut Terjadi di Gang Sempit Jakarta Utara

Ledakan diduga berasal dari granat kejut (stun grenade) terjadi di gang sempit Jalan Tipar Timur, RT 08 RW 04 Kelurahan Semper Barat Cilincing.


Simalakama Tempat Hiburan Malam Rawa Malang, dan Prostitusi Sajem di Jakarta Utara

10 hari lalu

Simalakama Tempat Hiburan Malam Rawa Malang, dan Prostitusi Sajem di Jakarta Utara

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Utara Yusuf Madjid menilai tempat hiburan malam di Kampung Rawa Malang harus disatukan dengan TPU.


Menteri Bintang Puspayoga Ungkap Remaja Putri 13 Tahun Korban Kekerasan Seksual Sangat Trauma

11 hari lalu

Menteri Bintang Puspayoga Ungkap Remaja Putri 13 Tahun Korban Kekerasan Seksual Sangat Trauma

Menteri Bintang Puspayoga mengunjungi rumah remaja putri berusia 13 tahun korban kekerasan seksual.


DKI Ajak TNI dan Polri Gerebek Lumpur Bersihkan Waduk Pluit Jakarta

11 hari lalu

DKI Ajak TNI dan Polri Gerebek Lumpur Bersihkan Waduk Pluit Jakarta

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Juaini bersama personel gabungan Pemerintah Kota, TNI, Polri, dan komunitas menjalankan gerebek lumpur di Waduk Pluit.


Kekerasan Seksual Anak di Jakarta Utara, Menteri Bintang Puspayoga Salut Keberanian Kakak

11 hari lalu

Kekerasan Seksual Anak di Jakarta Utara, Menteri Bintang Puspayoga Salut Keberanian Kakak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengajak masyarakat berani melaporkan tindak kekerasan seksual anak.


Menteri PPPA Kunjungi Remaja Korban Pemerkosaan Empat Anak di Jakarta Utara

11 hari lalu

Menteri PPPA Kunjungi Remaja Korban Pemerkosaan Empat Anak di Jakarta Utara

Korban pemerkosaan yang masih berusia 13 tahun diberikan pendampingan khusus


Riza Patria Janji Tutup Semua Lokasi Prostitusi di Jakarta

12 hari lalu

Riza Patria Janji Tutup Semua Lokasi Prostitusi di Jakarta

Riza Patria berjanji menutup semua lokasi prostitusi karena praktik tersebut melanggar aturan hukum.